• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Prabowo Itu Seperti Ikan Busuk Terbawa Arus – Even The Dead Fish Can Go With The Flow

Ali Syarief by Ali Syarief
January 31, 2026
in Economy, Feature
0
Prabowo Itu Seperti Ikan Busuk Terbawa Arus – Even The Dead Fish Can Go With The Flow
Share on FacebookShare on Twitter

Prediksi World Bank bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh di kisaran 5 persen sering diperlakukan sebagai kabar baik. Angka itu dipoles, dipamerkan, dan dijadikan legitimasi bahwa pemerintahan baru—di bawah Prabowo—akan berjalan di rel yang benar. Padahal, jika kita mau jujur dan sedikit saja berpikir kritis, pertumbuhan 5 persen itu lebih mirip ikan busuk yang terbawa arus sungai.

Kenapa ikan busuk? Karena ia tidak hidup, tidak bernyawa, tidak berjuang. Ia bergerak bukan karena daya, melainkan karena arus. Sungai mengalir, dan apa pun yang ada di dalamnya—hidup atau mati—akan ikut terbawa. Even the dead fish can go with the flow.

Dalam konteks ekonomi Indonesia, angka 5 persen itu bukan prestasi luar biasa. Ia adalah baseline, angka standar yang sudah lama menjadi karakter ekonomi Indonesia. Dengan jumlah penduduk besar, konsumsi domestik yang relatif stabil, dan mesin ekonomi yang terus berputar, pertumbuhan di kisaran itu bisa terjadi dengan atau tanpa pemerintahan yang visioner. Bahkan dalam situasi stagnan kebijakan, ekonomi tetap tumbuh—pelan, rutin, dan nyaris otomatis.

Di sinilah masalahnya. Ketika pertumbuhan yang sekadar ikut arus dirayakan seolah keberhasilan besar, maka yang terjadi adalah penurunan standar kepemimpinan. Pemerintah tidak lagi dituntut untuk berenang, cukup mengapung. Tidak perlu melawan arus, cukup jangan tenggelam.

Padahal, ikan yang hidup tidak demikian. Ia punya insting, tenaga, dan arah. Ia mampu swim to the spring—berenang ke hulu, melawan arus, menuju sumber kehidupan. Dalam metafora ekonomi, ikan hidup adalah kepemimpinan yang berani keluar dari jebakan angka rata-rata. Ia tidak puas dengan pertumbuhan 5 persen, tetapi bertanya: untuk siapa pertumbuhan itu? siapa yang menikmati? dan berapa harga sosial yang dibayar?

Berenang melawan arus berarti berani melakukan reformasi struktural yang sungguh-sungguh: memperbaiki kualitas pendidikan, menciptakan lapangan kerja bernilai tambah tinggi, membangun industri berbasis riset, memperkuat keadilan hukum, dan memutus mata rantai oligarki. Ini kerja berat. Ini melawan arus kepentingan. Dan di sinilah biasanya pemimpin diuji—hidup atau mati secara moral.

Jika Prabowo hanya mewarisi arus lama, mempertahankan pola lama, dan puas dengan angka pertumbuhan yang asal jalan, maka ia bukan ikan hidup. Ia hanyalah ikan busuk yang kebetulan sedang mengapung di sungai sejarah. Terlihat bergerak, padahal pasif. Terlihat maju, padahal hanya terbawa.

Ekonomi yang sehat bukan soal bergerak ke depan semata, tetapi soal arah. Sungai selalu mengalir ke hilir. Semua bisa ikut. Tapi hanya yang hidup yang berani memilih berenang ke hulu—ke sumber perubahan.

Dan bangsa ini, sejujurnya, tidak sedang butuh ikan yang mengapung.
Ia butuh pemimpin yang berenang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SAHAM JATUH – RUPIAH RAPUH: APA YANG KERUH?

Next Post

KDRT : Keselamatan Korban adalah Prioritas, Bukan Mendiagnosis Pelaku

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post
KDRT : Keselamatan Korban adalah Prioritas, Bukan Mendiagnosis Pelaku

KDRT : Keselamatan Korban adalah Prioritas, Bukan Mendiagnosis Pelaku

Terkait Kriminalisasi Jekson Sihombing, Polda Riau Sengaja Ciptakan Tindak Pidana

Terkait Kriminalisasi Jekson Sihombing, Polda Riau Sengaja Ciptakan Tindak Pidana

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...