• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Presiden, Indeks Kebebasan Pers Indonesia Merosot 18 Peringkat

fusilat by fusilat
July 7, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Hamdi Putra, Forum Sipil Bersuara

Jakarta – Indeks Kebebasan Pers Indonesia turun 18 peringkat sejak Prabowo Subianto menjadi Presiden. Hal ini berdasarkan World Press Freedom Index 2026 yang diterbitkan Reporters Without Borders (RSF).

World Press Freedom Index adalah pemeringkatan tahunan RSF yang mengukur tingkat kebebasan, independensi, keamanan, dan perlindungan hukum bagi kerja jurnalistik di 180 negara dan teritori.

Sedangkan RSF adalah organisasi nirlaba internasional, nonpemerintah, bermarkas di Paris, Prancis, dan berfokus pada perlindungan hak atas kebebasan informasi serta pembelaan bagi jurnalis atau asisten media yang dipenjara atau menjadi korban kekerasan akibat karya mereka.

Pada tahun 2024, Indonesia menempati peringkat 111 dari 180 negara dengan skor 51,15.

Sedangkan tahun 2026 ini, posisi Indonesia merosot ke peringkat 129 dari 180 negara dengan skor 43,02.

Kemerosotan ini tidak dapat dianggap sebagai perubahan biasa dalam pemeringkatan global. RSF menempatkan Indonesia pada kategori “difficult” atau sulit bagi kebebasan pers.

Dengan skor 43,02, Indonesia hanya berjarak 3,02 poin dari kategori “very serious” atau sangat serius, yang dimulai pada skor di bawah 40.

RSF menilai lima dimensi sekaligus, yaitu konteks politik, kerangka hukum, kondisi ekonomi, kondisi sosial budaya, dan keselamatan jurnalis.

Kepala negara memegang tanggung jawab politik tertinggi untuk memastikan kebebasan pers tidak berubah menjadi kebebasan yang hanya tertulis dalam undang-undang.

Data RSF 2026 memperlihatkan titik-titik kerusakan yang jelas. Skor konteks politik Indonesia hanya 28,88 dan berada di peringkat 141 dunia. Skor ekonomi 30,79 pada peringkat 153. Skor sosial 39,01 pada peringkat 144. Kerangka hukum memperoleh skor 48,47 pada peringkat 121, sedangkan keselamatan jurnalis berada pada skor 67,96 dan peringkat 101.

Angka-angka itu menunjukkan bahwa masalah kebebasan pers bukan hanya terkait kekerasan fisik, tetapi juga tekanan politik, ancaman hukum, ketidakamanan sosial, dan ketergantungan ekonomi media.

RSF bahkan menulis bahwa sejak Oktober 2024 Indonesia dipimpin pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto, dengan kekhawatiran yang meningkat terhadap masa depan jurnalisme independen. Catatan ini harus dibaca sebagai alarm keras bagi Istana, bukan bahan bantahan retoris.

Bagian yang paling dekat dengan kewenangan pemerintah adalah keselamatan wartawan. RSF mencatat bahwa jurnalis yang mengusut korupsi lokal atau meliput aksi massa di Indonesia sering mengalami intimidasi oleh polisi atau TNI, hingga berupa penangkapan, kekerasan fisik, dan serangan digital. RSF menilai kondisi tersebut mendorong swasensor tinggi di kalangan jurnalis.

Negara yang membiarkan wartawan takut meliput korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan demonstrasi sedang membiarkan publik kehilangan hak atas informasi yang dapat dipercaya.

Catatan sepanjang 2025 memperkuat gambaran itu. RSF mendokumentasikan sedikitnya 16 jurnalis yang diserang atau diintimidasi ketika meliput demonstrasi nasional sejak 25 Agustus 2025.

Dalam sedikitnya lima kasus, aparat penegak hukum disebut terlibat langsung dalam penyerangan atau penghalangan kerja wartawan.

RSF secara terbuka mendesak Presiden Prabowo untuk menghentikan kekerasan tersebut dan memastikan penyelidikan yang transparan serta independen.

Sebelumnya, RSF juga mencatat sekitar 15 jurnalis diserang oleh polisi atau pihak tak dikenal saat meliput protes pada Maret 2025.

Fakta ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan hanya muncul dari satu insiden, satu kota, atau satu kelompok personel.

Pemerintah harus membuktikan apakah ada penindakan serius terhadap pelaku, atau justru kekerasan terhadap wartawan dibiarkan berlalu tanpa pertanggungjawaban yang terbuka.

Presiden Prabowo harus segera memerintahkan Kapolri membuka laporan publik tentang seluruh pengaduan kekerasan, intimidasi, penghalangan liputan, perampasan alat kerja, penghapusan dokumentasi, dan kriminalisasi terhadap jurnalis selama 2025.

Laporan itu harus memuat satuan yang menangani perkara, status pemeriksaan, sanksi etik, proses pidana, serta langkah pemulihan bagi korban.

Istana juga harus memastikan adanya mekanisme independen untuk mengusut serangan terhadap pers, Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan aksi massa yang melindungi kerja jurnalistik, dan penghentian penggunaan proses pidana sebagai alat tekanan terhadap karya jurnalistik.

Tanpa langkah nyata, pernyataan pemerintah mengenai penghormatan terhadap demokrasi hanya akan berhadapan dengan data internasional yang menunjukkan Indonesia terus bergerak ke arah yang salah.

Turunnya Indonesia 18 peringkat sejak Prabowo menjadi presiden memang tidak otomatis membuktikan bahwa seluruh kemerosotan kebebasan pers disebabkan oleh satu orang.

Namun angka itu cukup untuk membuktikan bahwa selama setahun penuh pertama pemerintahannya, Indonesia gagal memperbaiki perlindungan terhadap pers dan justru tercatat makin buruk di mata dunia.

Presiden tidak cukup menjawab dengan slogan, tapi harus menunjukkan siapa yang diperiksa, siapa yang dihukum, dan bagaimana wartawan dijamin dapat bekerja tanpa takut.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bea Cukai Makassar Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu dari Malaysia, Tiga Tersangka Diamankan

fusilat

fusilat

Related Posts

Apresiasi Kepada Fahri Hamzah: Pahlawan yang Tak Terduga Loloskan Peluang Anies dalam Pilkada Jakarta 2024
Crime

Kejahatan? Fahri Hamzah dan “Ilmu” Anti-Korupsi yang Tak Pernah Diungkap

July 7, 2026
Presiden Prabowo dan Peringatan Keras bagi Loyalis Jokowi: Tegas atau Hanya Retorika?
Feature

Madu Politik Prabowo~Jokowi Segera Berakhir

July 7, 2026
Feature

Why Islamic education must move beyond a false divide

July 7, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Prabowo Presiden, Indeks Kebebasan Pers Indonesia Merosot 18 Peringkat

July 7, 2026
Bea Cukai Makassar Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu dari Malaysia, Tiga Tersangka Diamankan

Bea Cukai Makassar Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu dari Malaysia, Tiga Tersangka Diamankan

July 7, 2026
Apresiasi Kepada Fahri Hamzah: Pahlawan yang Tak Terduga Loloskan Peluang Anies dalam Pilkada Jakarta 2024

Kejahatan? Fahri Hamzah dan “Ilmu” Anti-Korupsi yang Tak Pernah Diungkap

July 7, 2026
Presiden Prabowo dan Peringatan Keras bagi Loyalis Jokowi: Tegas atau Hanya Retorika?

Madu Politik Prabowo~Jokowi Segera Berakhir

July 7, 2026
DIRGAHAYU JAKARTA!

EIU Rilis Indeks Kota Paling Layak Huni 2026, Copenhagen Tetap Memimpin, Jakarta Masih di Papan Tengah

July 7, 2026

Why Islamic education must move beyond a false divide

July 7, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Prabowo Presiden, Indeks Kebebasan Pers Indonesia Merosot 18 Peringkat

July 7, 2026
Bea Cukai Makassar Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu dari Malaysia, Tiga Tersangka Diamankan

Bea Cukai Makassar Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu dari Malaysia, Tiga Tersangka Diamankan

July 7, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist