• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Wajib Diapresiasi, Namun Jangan Besar Kepala

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
February 7, 2025
in Feature, Politik
0
Prabowo Lebih Terhormat Mundur Jika Tak Mampu Adili Jokowi dan Keluarganya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Sebagai Presiden RI, Prabowo harus dijaga marwah dan wibawanya. Publik perlu memberikan dukungan moral kepadanya, terutama sebagai antisipasi terhadap kemungkinan “rongrongan” dari Jokowi. Secara asumtif, publik melihat Jokowi masih memiliki ambisi terhadap kekuasaan, di mana estafet kepemimpinan dari dirinya ke Prabowo disinyalir akan berlanjut ke Gibran sebagai bagian dari strategi politik dinasti.

Jika asumsi ini benar dan mendapatkan dukungan dari faktor kekuasaan, hal ini jelas bertentangan dengan konstitusi. Indonesia tidak mengenal sistem estafet atau warisan kekuasaan. Setiap pemimpin harus terpilih melalui proses demokrasi sebagaimana diatur dalam UUD 1945 dan UU Pemilu.

Dunia politik tidak mengenal kesetiaan mutlak, melainkan hanya kepentingan. Hal ini terbukti dari perubahan sikap Prabowo yang sebelumnya sangat mendukung kebijakan Jokowi, termasuk pernyataannya yang berjanji melanjutkan program-program Jokowi. Namun, kini satu per satu program tersebut mulai dibatalkan oleh Prabowo. Beberapa contoh nyata adalah:

  1. Penundaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tanpa batas waktu.
  2. Pembatalan program Tapera.
  3. Potensi pembatalan izin PSN PIK 2 serta perintah pencabutan pemagaran laut.
  4. Rencana reshuffle terhadap menteri-menteri yang dianggap sebagai titipan oligarki era Jokowi.

Perubahan kebijakan ini membuat Prabowo tampak “berkhianat” di mata pendukung setia Jokowi, tetapi justru mendapat apresiasi luas dari publik yang berpikir rasional. Hal ini menunjukkan bahwa banyak kebijakan Jokowi sebelumnya dinilai tidak logis dan lebih banyak memberikan beban bagi bangsa ke depan.

Sisa-sisa kebijakan Jokowi yang tidak efektif perlu segera disingkirkan oleh Prabowo sebagai pemegang kekuasaan saat ini. Namun, Prabowo harus tetap berhati-hati terhadap berbagai manuver politik yang dimainkan oleh Jokowi dan kroninya. Isu-isu politik yang beredar, seperti video Jokowi naik motor atau tanda tangan di motor, hanya bagian dari upaya pengalihan isu untuk menutupi masalah yang lebih besar, termasuk potensi keterlibatan Jokowi dalam berbagai skandal.

Salah satu isu besar yang mencuat adalah laporan OCCRP yang menyebut Jokowi sebagai pemimpin paling korup nomor dua di dunia. Temuan ini adalah indikasi serius atas dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan Jokowi dan keluarganya. Jika Prabowo ingin benar-benar dikenang sebagai pemimpin besar, ia harus berani menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu, termasuk kepada mantan presiden.

Prabowo tidak boleh terlena dengan apresiasi publik atas langkah-langkahnya membatalkan kebijakan Jokowi yang tidak bermanfaat. Sebagai seorang pemimpin, ia memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan bahwa dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Jokowi dan kroninya diproses secara transparan dan adil. Salah satu langkah konkret yang bisa diambil adalah mengeluarkan surat perintah presiden kepada Kapolri, Jaksa Agung, serta berkoordinasi dengan KPK untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap Jokowi, Gibran, Kaesang, dan Bobby Nasution.

Jika serius menegakkan hukum, Prabowo sebaiknya membentuk tim investigasi independen yang terdiri dari pakar hukum yang berintegritas dan profesional. Tim ini harus bekerja secara transparan dan akuntabel demi kepentingan negara dan rakyat, bukan untuk kepentingan politik semata.

Sebagai catatan akhir, segala bentuk penyelidikan terhadap Jokowi harus dilakukan tanpa motif dendam, melainkan semata-mata berlandaskan prinsip negara hukum (rechtstaat). Penegakan hukum harus berorientasi pada kepastian, kemanfaatan, dan keadilan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Hanya dengan cara ini, Prabowo dapat meninggalkan jejak kepemimpinan yang kuat dan berintegritas dalam sejarah bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TATA KELOLA CADANGAN BERAS

Next Post

Reviera Gaza: Makna di Balik Kata Trump dan Respons Dunia

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Next Post
Para Pengacara Trump berusaha Ragukan Keterangan Saksi Dari Pihak Penuntut

Reviera Gaza: Makna di Balik Kata Trump dan Respons Dunia

Pemerintahan Trump PHK Staf USAID Secara Drastis, Tinggal 294 dari 10.000 Karyawan

Pemerintahan Trump PHK Staf USAID Secara Drastis, Tinggal 294 dari 10.000 Karyawan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...