Washington DC-Fusilatnews – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas untuk membahas penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Rapat ini diadakan secara virtual dari Washington DC, di mana Presiden tengah melaksanakan kunjungan kerja.
Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rapat dilakukan melalui video conference untuk memastikan langkah-langkah penanganan erupsi dapat segera dilaksanakan, meskipun Presiden berada di luar negeri.
Presiden Prabowo menyampaikan instruksi langsung kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta instansi terkait agar segera menyalurkan bantuan dan memastikan keselamatan warga di sekitar wilayah terdampak. “Prioritas kita adalah keselamatan warga dan penanganan yang cepat serta tepat sasaran. Semua sumber daya harus digerakkan untuk membantu masyarakat yang terdampak,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga meminta laporan terkini terkait kondisi terkini Gunung Lewotobi dan upaya evakuasi yang telah dilakukan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi, terutama dalam mendistribusikan bantuan logistik dan kesehatan.
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan warga di sekitar kawasan tersebut harus mengungsi untuk menghindari dampak lebih lanjut. Keadaan darurat ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat, dengan komitmen penuh dari Presiden untuk menangani bencana ini secara cepat dan komprehensif.
























