• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Prof. Dr. Syarief Makhya Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru Unila: Langkah Besar Menuju Pengembangan Kebijakan Publik

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
July 31, 2024
in News, Pendidikan
0
Prof. Dr. Syarief Makhya Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru Unila: Langkah Besar Menuju Pengembangan Kebijakan Publik
Share on FacebookShare on Twitter

Bandarlampung, Fusilatnews.–Di tengah gempuran berita mengenai penyelewengan gelar akademik yang mengguncang dunia pendidikan Indonesia, terdapat kabar baik dari Universitas Lampung (Unila). Pada 1 Agustus 2024, Unila akan mengukuhkan Prof. Dr. Syarif Makhya sebagai Guru Besar dalam bidang Kebijakan Publik. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi, terutama di tengah isu integritas akademik yang sedang menjadi sorotan.

Prof. Syarief Makhya, akademisi senior dari Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unila, memperoleh gelar ini berdasarkan Surat Keputusan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, Nomor 49616/M/07/2024 tertanggal 8 Mei 2024. Syarief, yang lahir di Bandung pada 3 Agustus 1959, dikenal sebagai sosok cerdas yang sering menyampaikan pemikiran dan opininya melalui berbagai media. Dengan latar belakang pendidikan dari Universitas Padjadjaran dan Universitas Brawijaya, ia telah banyak memberikan kontribusi dalam bidang kebijakan publik.

Sebagai salah seorang sahabatnya, saya turut bangga atas capaian jabatan guru besar ini. Pemikiran-pemikirannya diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan kajian kebijakan publik. Prof. Syarif Makhya diharapkan juga terus mengakumulasikan semua gagasan akademiknya yang tercermin dari perilaku intelektual.

Isu Penyelewengan Gelar Akademik

Di sisi lain, Indonesia tengah dihadapkan pada masalah serius terkait penyelewengan gelar akademik. Kasus penyelewengan gelar profesor menggemparkan tanah air, mencoreng reputasi institusi pendidikan tinggi, dan menurunkan kepercayaan publik terhadap kredibilitas akademik. Skandal ini melibatkan sejumlah akademisi ternama yang diduga memperoleh gelar profesor secara tidak sah melalui prosedur yang tidak transparan.

Gelar profesor di Indonesia adalah gelar akademik tertinggi yang diberikan kepada dosen atau peneliti yang telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam bidang akademik dan penelitian. Namun, terungkap bahwa beberapa individu memperoleh gelar ini melalui jalan pintas seperti memalsukan publikasi ilmiah, menyuap pihak berwenang, atau memanfaatkan koneksi politik. Praktik ini melanggar etika akademik dan merusak integritas sistem pendidikan di Indonesia.

Kasus terbaru yang menghebohkan adalah penyelewengan gelar profesor oleh seorang akademisi dari universitas ternama di Indonesia. Akademisi tersebut diduga memperoleh gelar profesor dengan cara memalsukan sejumlah publikasi ilmiah dan membayar sejumlah uang kepada pihak yang berwenang. Investigasi mendalam oleh lembaga independen menemukan bahwa sebagian besar publikasi yang diajukan untuk memperoleh gelar profesor tersebut ternyata tidak pernah diterbitkan di jurnal ilmiah yang kredibel.

Dampak dan Tindakan Perbaikan

Dampak dari penyelewengan gelar akademik ini sangat merugikan. Kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi menurun drastis, dan reputasi akademisi yang memperoleh gelar profesor secara sah turut terpengaruh. Reaksi publik sangat keras, dengan banyak pihak yang mengecam praktik penyelewengan ini dan menuntut hukuman berat bagi pelaku.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan langkah-langkah perbaikan yang sistematis dan berkelanjutan, termasuk pengetatan proses pemberian gelar, penerapan transparansi dan akuntabilitas, serta pemberian sanksi tegas bagi pelaku penyelewengan. Institusi pendidikan tinggi harus memperkuat pendidikan etika akademik untuk membangun budaya integritas dan kejujuran.

Pentingnya Kepemimpinan yang Berintegritas

Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriyani, S.T., D.E.A., IPM., ASEAN. Eng, Rektor Universitas Lampung periode 2023–2027, telah mendorong percepatan pengukuhan Guru Besar di Unila selama masa kepemimpinannya. “Dosen-dosen yang masih S2 wajib melanjutkan studi ke S3. Selanjutnya dosen-dosen S3 pun akan dioptimalkan untuk segera profesor. Kita bantu dan beri penguatan. Bila hal itu tidak dilakukan kita akan ketinggalan,” ungkapnya dalam berbagai kesempatan.

Dalam konteks ini, pengukuhan Prof. Syarief Makhya sebagai Guru Besar menjadi contoh positif dari integritas akademik yang seharusnya dijaga dan dihargai. Semoga pemikiran-pemikirannya dapat terus memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat dan menginspirasi akademisi lainnya untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas.

Sekali lagi, selamat kepada Prof. Syarif Makhya atas prestasi yang telah dicapai. Semoga Unila terus menjadi lebih baik dan terus menghasilkan akademisi yang berintegritas tinggi, demikian Prof. Admi Syarif, PhD, Dosen Jurusan Ilmu Komputer, FMIPA Unila.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mantan Dirut Garuda, Emirsyah Satar, Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta dalam Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat

Next Post

Jika Sebut Akronim Oknum Bos Judi Online TW atau JK WDD, Benny Bisa Kencing di Celana

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?
Feature

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG
Bencana

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia
Aya Aya Wae

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Next Post
Jika Sebut Akronim Oknum Bos Judi Online TW atau JK WDD, Benny Bisa Kencing di Celana

Jika Sebut Akronim Oknum Bos Judi Online TW atau JK WDD, Benny Bisa Kencing di Celana

Lawan Politik Dinasti Jokowi yang Berlanjut ke Prabowo!

Lawan Politik Dinasti Jokowi yang Berlanjut ke Prabowo!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

January 25, 2026
Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026
Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

January 25, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Perencanaan Tanpa Ilmu, Ambisi Tanpa Ekologi

January 25, 2026
Prabowo Salah Ngitung : Mengalahkan McDonald’s, Tapi Belum Mengalahkan Gizi Buruk

Prabowo Salah Ngitung : Mengalahkan McDonald’s, Tapi Belum Mengalahkan Gizi Buruk

January 25, 2026
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

January 25, 2026
Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist