• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Protes Besar Muslim di Asia Setelah Penistaan Nabi Muhammad di India

fusilat by fusilat
June 12, 2022
in News
0
Protes Besar Muslim di Asia Setelah Penistaan Nabi Muhammad di India

Foto: AP/Fareed Khan

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews,-  Umat Islam turun ke jalan dalam protes besar-besaran di seluruh Asia setelah salat Jumat kemarin, dipicu oleh pernyataan penghinaan kepada Nabi Muhammad oleh seorang pejabat partai yang berkuasa di India yang melibatkan negara itu dalam badai diplomatik.

Kemarahan telah melanda dunia Islam sejak pekan lalu, ketika seorang juru bicara partai berkuasa Perdana Menteri Narendra Modi mengomentari hubungan antara nabi dan istri bungsunya di sebuah acara debat TV.

Sekitar 20 negara sejak itu memanggil duta besar India mereka dan partai tersebut telah melakukan pengendalian kerusakan, menskors pejabat tersebut dari jajarannya dan bersikeras bahwa mereka menghormati semua agama.

Pada hari Jumat terlihat demonstrasi jalanan terbesar sebagai tanggapan atas kehebohan itu, dengan polisi memperkirakan lebih dari 100.000 orang dimobilisasi di seluruh Bangladesh setelah shalat dzuhur.

“Kami berkumpul di sini hari ini untuk memprotes penghinaan terhadap nabi kami oleh pejabat pemerintah India,” kata Amanullah Aman, seorang pengunjuk rasa di ibu kota Dhaka. “Kami ingin hukuman mati untuk mereka.”

Kerumunan di kota meneriakkan slogan-slogan yang mencela Modi dan memperingatkan musuh-musuh Muslim untuk “berhati-hati”.

Di Pakistan, sebuah partai agama radikal yang dikenal sering melumpuhkan negara dengan demonstrasi anti-penodaan agama mengadakan pawai di kubunya di Lahore setelah shalat Jumat.

Sekitar 5.000 pendukung Tehreek-e-Labbaik Pakistan — kelompok yang sebelumnya dilarang — berkumpul untuk memprotes di pusat kota menyerukan pemerintah untuk mengambil tindakan lebih keras terhadap India atas komentar tersebut.

“Nabi Islam adalah garis merah kita. Baik itu India… atau siapa pun, mereka harus tahu bahwa pembela Islam tidak akan tinggal diam,” kata guru sekolah Irfan Rizvi.

Anggota komunitas minoritas Muslim India yang berjumlah 200 juta orang menggelar demonstrasi di beberapa kota, dengan kerumunan besar berkumpul di tangga masjid Jama Masjid abad ke-17 di New Delhi.

Di tempat lain di ibu kota, rekaman media sosial menunjukkan mahasiswa universitas bergengsi Jamia Millia Islamia membakar patung Nupur Sharma — juru bicara Partai Bharatiya Janata yang komentarnya memicu kehebohan.

Pihak berwenang di Kashmir yang dikelola India memutuskan koneksi internet wilayah yang bergolak itu, membatasi jamaah shalat di masjid-masjid dan memberlakukan jam malam pada hari Jumat.

Penutupan spontan membuat bisnis tutup di Srinagar, kota besar di kawasan itu, dengan pengunjuk rasa menyerukan pembalasan terhadap “tidak menghormati” nabi.

Dan di Indonesia, negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, sekitar 50 pengunjuk rasa menggelar unjuk rasa di depan kedutaan besar India di Jakarta.

“Pemerintah India harus meminta maaf kepada umat Islam dan mereka harus mengambil tindakan tegas terhadap politisi yang membuat pernyataan itu,” kata koordinator protes Ali Hasan kepada AFP.

Perselisihan tersebut menyusul kemarahan di seluruh dunia Muslim pada tahun 2020 setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron membela hak majalah satir untuk menerbitkan karikatur nabi.

Guru bahasa Prancis Samuel Paty dipenggal pada Oktober 2020 oleh seorang pengungsi Chechnya setelah menunjukkan kartun itu ke kelasnya dalam pelajaran tentang kebebasan berbicara. Gambar nabi dilarang keras dalam Islam.

Sumber : JapanToday

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hasil Survey Setengah dari Perusahaan Jepang Memiliki ‘orang tua yang tidak melakukan apa-apa’

Next Post

Serangan ‘mobil Kamikaze’  Perang Antar Yakuza Kembali

fusilat

fusilat

Related Posts

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
News

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Next Post
Serangan ‘mobil Kamikaze’  Perang Antar Yakuza Kembali

Serangan 'mobil Kamikaze'  Perang Antar Yakuza Kembali

China: Rekaman Wanita Diserang di Restoran Memicu Kemarahan

China: Rekaman Wanita Diserang di Restoran Memicu Kemarahan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist