• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Punya Senjata, Tak Punya Peluru: Realitas Pemangkasan Anggaran APBN 2025

Ali Syarief by Ali Syarief
February 13, 2025
in Economy, Feature, Layanan Publik
0
Menyongsong Era Kepresidenan Baru: Apakah Akan Muncul Militerisme?
Share on FacebookShare on Twitter

Walaupun pidato kampanye Prabowo Subianto dulu menggema dengan optimisme, kenyataan berbicara lain. Program-program besar yang dijanjikan ternyata terbentur pada keterbatasan anggaran. Jika tidak ada uang untuk merealisasikan program-program tersebut, maka semua itu hanya tinggal tagline kosong.

Salah satu contoh nyata adalah pemangkasan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp 200,2 miliar dari total anggaran awal Rp 71 triliun. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa efisiensi ini berdampak pada pengadaan lahan untuk pembangunan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG), yang berfungsi menunjang pemenuhan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap daerah.

“Efisiensi pada anggaran belanja nasional dan daerah berdampak pada BGN, meskipun besarannya hanya sekitar 0,2845%, yaitu berkurang Rp 200,2 miliar,” ujar Dadan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu malam (12/2/2025).

Kebijakan pemangkasan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar BGN mengoptimalkan lahan yang sudah tersedia dengan sistem pinjam pakai kepada instansi lain. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah tidak memiliki cukup dana untuk membeli lahan baru, sehingga harus mencari alternatif lain agar program tetap berjalan.

“Salah satu anggaran BGN memang untuk pengadaan lahan. Namun, dalam kunjungan ke kantor BGN, Presiden menyampaikan agar jika memungkinkan, lebih baik menggunakan sistem pinjam pakai daripada membeli lahan baru. Dengan begitu, anggaran bisa lebih efisien,” terang Dadan.

Namun, apakah pemangkasan anggaran ini tidak berimplikasi lebih luas? Jika kebutuhan dasar seperti pemenuhan gizi masyarakat saja harus dipangkas, maka bagaimana dengan program-program lainnya? Prabowo yang dulu begitu optimis dalam merumuskan visi dan misinya tampaknya tak berkutik ketika dihadapkan dengan realitas keterbatasan anggaran. Perbedaan antara retorika dan eksekusi kini semakin jelas terlihat.

Dadan memang memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan berdampak pada kelangsungan program MBG. Menurutnya, BGN dapat mengoptimalkan lahan milik pemerintah daerah, TNI, hingga BUMN untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.

“Tidak ada dampak ke program MBG. Bahkan, program ini tetap berjalan tanpa gangguan karena pemangkasan hanya dilakukan pada pengadaan lahan. Kita bisa menggunakan lahan Pemda, instansi lain, kementerian lain, dan BUMN dengan sistem pinjam pakai,” tegas Dadan.

Namun, pemangkasan ini tetap menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana mungkin sebuah pemerintahan yang menjanjikan perubahan besar justru harus memangkas kebutuhan dasar? Jika anggaran untuk pemenuhan gizi gratis saja dikurangi, bagaimana dengan program-program strategis lainnya? Ini seperti memiliki senjata, tetapi tidak memiliki peluru. Retorika kampanye memang mudah dikumandangkan, tetapi realitas kebijakan memerlukan lebih dari sekadar janji.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anggaran BGN Dipangkas Rp 200,2 Miliar, Program MBG Tetap Berjalan

Next Post

Solusi Gubernur Terpilih Dedy Mulyadi Terkait Gangguan Ormas Terhadap Investor di Jabar

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam
Crime

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah
Economy

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG
Feature

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Next Post
Dedi Mulyadi Heran, Tagihan Air Sebesar Rp 6,7 M: Mandi Pakai Air Apa?

Solusi Gubernur Terpilih Dedy Mulyadi Terkait Gangguan Ormas Terhadap Investor di Jabar

Trump Mulai Pembicaraan Perdamaian: “Rusia-Ukraina Ingin Damai”

Trump Mulai Pembicaraan Perdamaian: "Rusia-Ukraina Ingin Damai"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...