• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rakyat Tak Korupsi, Rakyat Tak Berdusta, Hanya Menuntut HakNya

Ali Syarief by Ali Syarief
February 17, 2025
in Feature, Politik
0
Rakyat Tak Korupsi, Rakyat Tak Berdusta, Hanya Menuntut HakNya
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Rakyat adalah entitas yang sering disalahkan dalam banyak hal, dari kegaduhan sosial hingga kondisi ekonomi yang memburuk. Namun, apakah benar rakyat yang menjadi akar masalah? Ataukah justru mereka yang berkuasa yang menciptakan ketidakadilan, memanipulasi hukum, dan menyalahgunakan amanah yang diberikan?

Teori Social Contract dari Jean-Jacques Rousseau dapat menjadi relevan dalam konteks ini. Rousseau berpendapat bahwa kekuasaan yang dimiliki oleh pemimpin berasal dari kehendak rakyat, dan pemimpin harus bertindak demi kepentingan umum. Namun, ketika kekuasaan disalahgunakan dan tidak lagi mencerminkan kepentingan rakyat, maka legitimasi pemerintahan tersebut patut dipertanyakan.

Rakyat tidak pernah korupsi uang negara. Mereka tidak memiliki akses terhadap anggaran negara, tidak memiliki wewenang atas proyek-proyek pembangunan, dan tidak memiliki kuasa untuk mengatur kebijakan fiskal. Rakyat hanyalah pihak yang bekerja keras untuk hidup, membayar pajak dengan disiplin, dan tetap berjuang meski kesejahteraan sering kali tak kunjung datang. Jika ada uang negara yang raib, siapa yang bertanggung jawab? Bukan rakyat, melainkan mereka yang duduk di kursi kekuasaan, yang sering kali menggunakan jabatan untuk memperkaya diri sendiri.

Rakyat tidak membuat gaduh dengan pelanggaran hukum atau tindak pidana korupsi. Justru para pejabat yang kerap mencoreng keadilan dengan berbagai skandal. Mulai dari kasus suap, penggelapan dana publik, hingga proyek mangkrak yang merugikan negara. Rakyat hanya gaduh ketika melihat kezaliman dibiarkan, ketika hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas, ketika keadilan hanya menjadi jargon tanpa implementasi nyata.

Dalam perspektif teori Elite Theory yang dikemukakan oleh C. Wright Mills, negara sering kali dikendalikan oleh sekelompok elite yang memiliki kekuatan politik dan ekonomi. Elite ini menggunakan kekuasaan mereka untuk menjaga kepentingan sendiri, sering kali dengan mengorbankan kesejahteraan rakyat. Hal ini menjelaskan mengapa rakyat harus terus mengawasi dan menuntut akuntabilitas dari pemimpin mereka.

Rakyat tidak merusak lingkungan. Mereka tidak menebang hutan secara serampangan, tidak memagari laut demi kepentingan pribadi, dan tidak mengizinkan limbah industri mencemari sungai. Justru yang merusak lingkungan adalah para pemangku kebijakan yang memberi izin eksploitasi tanpa memperhatikan dampaknya. Demi keuntungan segelintir orang, hutan dibabat habis, tambang dikelola tanpa tanggung jawab, dan laut dirusak atas nama pembangunan.

Jika rakyat bersuara, itu bukan karena mereka ingin mengacaukan negara. Mereka hanya ingin negeri ini menjadi lebih baik. Mereka mendambakan pemimpin yang tidak korup, yang bekerja dengan jujur, dan yang mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan. Mereka ingin negara ini dipimpin oleh orang-orang yang benar-benar amanah, bukan oleh mereka yang lihai memainkan kata-kata sementara tindakan mereka jauh dari nilai moral dan etika.

Rakyat tidak pernah menunggak pajak, karena mereka tahu bahwa setiap rupiah yang mereka setorkan adalah kontribusi untuk pembangunan negeri. Namun, ironisnya, uang pajak yang mereka bayar sering kali tidak digunakan untuk kepentingan umum, melainkan menjadi santapan empuk bagi segelintir elite yang rakus. Rakyat juga tidak berdusta. Mereka tidak memberikan janji palsu saat kampanye, tidak menebar harapan kosong, dan tidak bermain drama di panggung politik. Rakyat hanya ingin hidup dengan layak, ingin dipimpin oleh orang yang benar-benar memikirkan kesejahteraan mereka.

Jadi, jika ada yang harus bercermin, bukanlah rakyat. Yang harus merenungkan kembali tindakannya adalah mereka yang berada di puncak kekuasaan, yang memiliki kendali atas kebijakan, dan yang selama ini menikmati segala fasilitas negara tanpa memahami betul amanah yang mereka emban. Rakyat bukanlah beban negara—justru rakyatlah yang selalu menjadi korban dari kebijakan yang tidak berpihak pada mereka.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BANSOS “HULLER”

Next Post

Hasto Tak bisa Hadir Dalam Pemeriksaan di KPK Hari Ini, dan Meminta Penundaan Kembali

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Kuasa Hukum Hasto Tuding Ada Politisasi Dalam Kasus Harun Masiku

Hasto Tak bisa Hadir Dalam Pemeriksaan di KPK Hari Ini, dan Meminta Penundaan Kembali

Ketika Tak Ada Lagi yang Dibanggakan dari Indonesia, Pejabatnya Justru Pongah

Ketika Tak Ada Lagi yang Dibanggakan dari Indonesia, Pejabatnya Justru Pongah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist