• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Reformasi Jilid Dua: Sinyalemen SBY dan Gelombang Perlawanan Rakyat

Ali Syarief by Ali Syarief
March 8, 2025
in Feature, Politik
0
SBY Dituding Setengah Hati Dalam Mendukung Prabowo – Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), baru-baru ini mengeluarkan peringatan yang menggetarkan panggung politik nasional. Ia menyinggung kemungkinan terjadinya Reformasi Jilid Dua jika pemerintahan terus melenceng dari prinsip demokrasi dan keadilan. Sinyalemen SBY ini bukan sekadar retorika politik, melainkan cerminan dari ketidakpuasan publik yang semakin membesar terhadap praktik kekuasaan yang otoriter, koruptif, dan semakin jauh dari semangat reformasi 1998.

Pernyataan SBY ini diperkuat oleh berbagai tokoh dan aktivis yang selama ini lantang mengkritik rezim. Rocky Gerung, seorang akademisi dan filsuf politik, berulang kali menyebut bahwa “negara ini sedang dijalankan tanpa akal sehat,” merujuk pada praktik-praktik pemerintahan yang semakin mengebiri kebebasan berpendapat dan merusak institusi demokrasi. Aktivis lain seperti Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti juga berulang kali menyuarakan kritik terhadap maraknya praktik korupsi, nepotisme, dan represifitas aparat terhadap masyarakat sipil.

Situasi saat ini memang mencerminkan banyak kemiripan dengan kondisi sebelum Reformasi 1998. Setidaknya ada lima faktor utama yang bisa menjadi pemicu Reformasi Jilid Dua:

1. Nepotisme dan Oligarki yang Menguat
Saat ini, politik dinasti semakin nyata, dengan banyaknya keluarga pejabat yang menduduki posisi strategis. Dinasti politik yang dulu menjadi alasan tumbangnya Orde Baru kini kembali menggurita dalam sistem pemerintahan. Penguasaan sumber daya ekonomi dan politik oleh segelintir elite semakin menciptakan ketimpangan sosial yang tajam.

2. Pelemahan Demokrasi dan Konstitusi
Manuver politik seperti revisi undang-undang yang melemahkan KPK, aturan pemilu yang semakin menguntungkan oligarki, serta pembungkaman terhadap lawan politik menandakan adanya kemunduran demokrasi. Sistem demokrasi yang seharusnya memberikan ruang bagi keberagaman suara kini semakin disesaki oleh kontrol dan intervensi dari penguasa.

3. Krisis Ekonomi dan Ketimpangan Sosial
Kesenjangan ekonomi semakin melebar. Harga kebutuhan pokok melonjak, daya beli masyarakat menurun, dan utang negara terus membengkak. Dalam situasi ini, rakyat kecil semakin sulit bertahan, sementara para elite politik tetap menikmati keuntungan dari sistem yang mereka ciptakan sendiri.

4. Pembungkaman Kritik dan Kriminalisasi Oposisi
Era Reformasi seharusnya membuka ruang bagi kebebasan berpendapat. Namun, yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Para aktivis, jurnalis, dan akademisi yang mengkritik pemerintah semakin sering mendapat tekanan hukum. UU ITE kerap digunakan sebagai alat untuk membungkam suara-suara kritis yang mengungkap kebobrokan kekuasaan.

5. Ketidakpuasan Publik yang Meluas
Demonstrasi besar telah terjadi di berbagai daerah, dari mahasiswa, buruh, hingga petani yang merasa hak-hak mereka terus dirampas. Ketidakpuasan ini terus membesar, menciptakan gelombang perlawanan yang semakin sulit dibendung.

Sejarah telah mengajarkan bahwa ketika ketidakadilan dan kesewenang-wenangan mencapai titik didih, rakyat akan turun ke jalan dan menuntut perubahan. Reformasi 1998 membuktikan bahwa kekuatan rakyat tak bisa diremehkan. Jika rezim saat ini tidak segera mengoreksi diri dan kembali ke jalur demokrasi yang sejati, maka Reformasi Jilid Dua bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan sebuah keniscayaan.

Sebagaimana diungkapkan oleh Rocky Gerung, “Ketika akal sehat tak lagi menjadi pedoman, maka yang tersisa hanyalah perlawanan.” Pertanyaannya sekarang: apakah pemerintahan saat ini masih punya cukup kesadaran untuk mendengar suara rakyat, atau justru akan terus menutup mata hingga gelombang reformasi baru kembali mengguncang negeri ini?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Refleksi Sejarah: Produk UUD 1945 Melahirkan Kehidupan Bernegara Yang Chaos

Next Post

Hadapi Pengusiran warga Gaza oleh Israel, Teheran dan Riyadh Serukan Persatuan Muslim  

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Next Post
Hadapi Pengusiran warga Gaza oleh Israel, Teheran dan Riyadh Serukan Persatuan Muslim  

Hadapi Pengusiran warga Gaza oleh Israel, Teheran dan Riyadh Serukan Persatuan Muslim  

Rakyat Banten: Soliditas Kultural dalam Melawan Kejahatan Agung Sedayu

Rakyat Banten: Soliditas Kultural dalam Melawan Kejahatan Agung Sedayu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...