• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Reklamasi, PIK 2, dan Ancaman Kedaulatan: Kota-Kota Asing di Tanah Air?

Ali Syarief by Ali Syarief
February 2, 2025
in Crime, Feature
0
Indonesia Dikuasai Segelintir Orang: Ketimpangan yang Menyesakkan

Pulau Reklamasi

Share on FacebookShare on Twitter

Proyek reklamasi dan pembangunan kawasan elite seperti PIK 2 telah menjadi isu kontroversial yang terus bergulir. Namun, perdebatan ini tidak hanya terbatas pada wilayah Jakarta saja. Faktanya, terdapat setidaknya 37 wilayah yang telah dan sedang dikerjakan di berbagai daerah di Indonesia, yang sebagian besar berada di pesisir. Fenomena ini bukan sekadar pembangunan biasa, tetapi berpotensi menciptakan kota-kota baru yang dihuni oleh orang-orang asing, tidak berbahasa Indonesia, dan memiliki kekayaan yang jauh melampaui mayoritas penduduk lokal.

Jika kita melihat sepanjang pesisir timur Sumatera, dari Medan hingga Lampung, pola yang sama mulai tampak jelas. Kota-kota baru dengan hunian elite bermunculan, bukan untuk rakyat Indonesia kebanyakan, tetapi lebih banyak ditujukan bagi komunitas asing yang memiliki akses ekonomi dan politik yang kuat. Di sisi lain, di pesisir utara Jawa, dari Merak hingga ke timur, kita juga melihat pola serupa. Dengan semakin luasnya izin reklamasi yang diberikan kepada pihak swasta dan asing, ada kekhawatiran bahwa negara secara perlahan kehilangan kendali atas wilayah strategisnya sendiri.

Yang menjadi pertanyaan mendasar adalah, apakah proyek-proyek ini murni untuk kepentingan pembangunan nasional atau ada agenda lain yang lebih besar? Beberapa kalangan mencurigai bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari skenario yang lebih luas untuk mengembalikan ideologi tertentu, seperti komunisme. Meskipun tuduhan ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut, sejarah menunjukkan bahwa penguasaan aset strategis oleh entitas asing dapat menjadi ancaman serius bagi kedaulatan negara.

Tahun 1965 menjadi titik sejarah penting bagi Indonesia dalam menghadapi ancaman ideologi asing, khususnya komunisme. Namun, berbeda dengan masa lalu, ancaman kali ini tidak datang dalam bentuk gerakan politik terbuka, melainkan melalui jalur ekonomi dan penguasaan infrastruktur vital. Ketika entitas asing memiliki akses penuh terhadap wilayah-wilayah pesisir yang strategis, ada kemungkinan bahwa pengaruh mereka tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi, tetapi juga dalam aspek pertahanan dan hukum. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan bahwa pangkalan-pangkalan militer asing dapat didirikan dengan dalih perlindungan investasi, sesuatu yang tentu saja dapat mengancam kedaulatan nasional.

Mengingat skala pembangunan ini yang tidak hanya terbatas pada Jakarta tetapi tersebar di berbagai daerah pesisir, pemerintah harus lebih transparan dalam menjelaskan kebijakan ini kepada publik. Penegakan hukum pidana terhadap pelanggaran yang terjadi dalam proses reklamasi dan pembangunan harus ditegakkan secara ketat. Tanpa adanya kontrol yang jelas, Indonesia berisiko kehilangan kendali atas sebagian wilayahnya sendiri dan membiarkan entitas asing menguasai sumber daya strategis yang seharusnya menjadi milik bangsa.

Ke depan, pemerintah harus menjawab pertanyaan mendasar: Apakah proyek-proyek ini benar-benar untuk kepentingan rakyat, atau hanya untuk segelintir elit dan investor asing? Jika tidak segera ditangani dengan tegas, maka bukan tidak mungkin bahwa generasi mendatang akan hidup di negeri yang secara fisik masih bernama Indonesia, tetapi dikendalikan oleh pihak luar yang memiliki kepentingan berbeda dengan rakyatnya sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menilai Kegagalan Jokowi Dari Pidato Prabowo

Next Post

Kontradiksi Janji Prabowo dan Realitas: 100 Hari, Firli Dan Budi Arie Masih Berkeliaran

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Gold, Gospel, dan Glory: Paradoks Sejarah yang Terus Berulang dalam Wajah Baru

July 31, 2026
Menjatuhkan sebagai Sikap Politik: Membongkar Kemunafikan Demokrasi Prosedural
Bencana

Buruk Muka Cermin Dibelah Istana

July 31, 2026
MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI
Feature

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026
Next Post
Menkominfo : Semua Orang Bisa Jadi Duta Anti-Judi Slot

Kontradiksi Janji Prabowo dan Realitas: 100 Hari, Firli Dan Budi Arie Masih Berkeliaran

Kemenpan RB Akan Terbitkan Sistem Penggajian Baru ASN PNS dan PPPK.

ASN Batal Pindah ke IKN: Realitas dan Indikasi Kegagalan Proyek Ambisius Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bursa Calon Gubernur BI Memanas

Bursa Calon Gubernur BI Memanas

July 31, 2026

Gold, Gospel, dan Glory: Paradoks Sejarah yang Terus Berulang dalam Wajah Baru

July 31, 2026
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

July 31, 2026
Menjatuhkan sebagai Sikap Politik: Membongkar Kemunafikan Demokrasi Prosedural

Buruk Muka Cermin Dibelah Istana

July 31, 2026
MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bursa Calon Gubernur BI Memanas

Bursa Calon Gubernur BI Memanas

July 31, 2026

Gold, Gospel, dan Glory: Paradoks Sejarah yang Terus Berulang dalam Wajah Baru

July 31, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...