Jakarta-Fusilatnews.–Pasangan nomor urut satu Anies Baswedan, pada sambutab acara Paku Integritas di KPK baru-baru ini, mengungkapkan dirinya telah lama terlibat perjuangan antikorupsi, sejak dirinya menginjakan kaki duduk di bangku mahasiswa. Mentalitas sikap antikorupsi itu, diteruskan hingga dia menjadi seorang rektor paramadina.
Capres nomor urut 1 itu mengatakan dirinya bersama dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkomitmen untuk terus memberantas korupsi menggempur koruptor. Hal ia nyatakan, tidak semata-mata berkaitan dengan dirinya karena menjadi capres dan cawapres.
Anies mengklaim bahwa dirinya ketika menjabat sebagai rektor masih menjadi sosok yang anti korupsi. Hal itu ditandai dengan mengajarkan sebuah mata kuliah tentang anti korupsi. Dia juga menerangkan saat sebagai akademisi, ia menetapkan mata kuliah khusus anti korupsi
“Ketika kami bertugas sebagai akademisi, rektor maka kami menetapkan mata kuliah anti korupsi sebagai mata kuliah wajib,” ungkap Anies 18/1/2024.
Lebih lanjut, Anies juga menyebut bahwa dirinya sudah berkomitmen sejak awal memberantas korupsi ketika menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Bentuk komitmen itu direalisasikan dengan membuat satu unit Komisi Pencegahan Korupsi Ibukota.
Ini dikerjakan untuk kita mencegah praktek korupsi yang ada di dalam institusi Pemprov DKI Jakarta,” ungkapnya 18/1/2024.


























