• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

fusilat by fusilat
May 2, 2026
in Economy, Feature
0
Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Kawan Nazar

Laporan terbaru dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang dirilis April 2026 memotret realitas pahit mengenai ekonomi nasional. Indonesia hari ini digambarkan bukan sebagai negara yang kekurangan sumber daya, melainkan negara dengan sistem yang didesain untuk memvakum kekayaan dari akar rumput menuju puncak piramida.

  1. Konsentrasi Kekayaan: 50 Individu vs 55 Juta Rakyat

Ketimpangan di level puncak menunjukkan angka yang ekstrem dan hampir tidak masuk akal secara matematis:
Akumulasi Raksasa: Total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia mencapai Rp4.651 triliun. Angka ini setara dengan gabungan harta 55 juta penduduk kelas bawah.
Melampaui Anggaran Negara: Kekayaan 50 individu ini secara kolektif melampaui APBN Indonesia (Rp3.800 triliun). Artinya, aset segelintir orang ini lebih besar dibanding seluruh anggaran negara untuk menggaji ASN, membiayai militer, membangun infrastruktur, dan memberikan subsidi bagi 270 juta rakyat.

Laju Pertumbuhan: Terdapat disparitas pertumbuhan yang menganga. Harta para oligarki rata-rata naik Rp13 miliar per hari, sementara upah pekerja rata-rata hanya merangkak naik sekitar Rp2 ribu per hari.

  1. Akar Kekayaan: Eksploitasi, Bukan Inovasi

Berbeda dengan negara maju yang didorong oleh sektor teknologi, mesin kekayaan di Indonesia masih bersifat ekstraktif:
Sektor Ekstraktif: 58% kekayaan dari 50 orang terkaya berasal dari pengerukan sumber daya alam (pertambangan dan energi).
Afiliasi Bisnis: Sebanyak 25 dari 50 individu tersebut teridentifikasi memiliki kendali langsung pada bisnis di sektor ini, menunjukkan bahwa kekayaan nasional masih sangat bergantung pada eksploitasi alam yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.

  1. Absurditas Ketimpangan di Institusi Negara

Laporan ini mengungkap data LHKPN 2026 yang menunjukkan “wajah kaya” para pejabat publik:
Kabinet Triliuner: Di era pemerintahan Prabowo-Gibran, 73% kekayaan total pejabat negara dikuasai oleh hanya 12 orang yang masing-masing memiliki aset di atas Rp1 triliun.
Paradoks Prajurit vs Atasan:
TNI: Seorang Tamtama membutuhkan waktu 252 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Panglima TNI (Rp19,57 miliar).

Polri: Seorang polisi golongan rendah membutuhkan waktu 233 tahun masa tugas untuk setara dengan kekayaan Kapolri (Rp14,9 miliar).

  1. “Oligarki Legislatif” dan Kesenjangan Representasi

Para wakil rakyat yang seharusnya merepresentasikan kondisi konstituen justru hidup di realitas yang berbeda:
Rata-Rata Nasional: Kekayaan rata-rata anggota DPR RI mencapai Rp22,5 miliar, sementara median kekayaan penduduk dewasa Indonesia hanya diproyeksikan sekitar Rp84,3 juta.

Titik Kritis Daerah:
Gorontalo: Anggota legislatif di sini memiliki kekayaan 810 kali lipat dari rata-rata rakyatnya—rekor ketimpangan tertinggi di Indonesia.
DIY: Anggota DPR dari Dapil DIY tercatat memiliki kekayaan 400 kali lipat dari rakyatnya, menegaskan bahwa kemiskinan di DIY kontras dengan kemakmuran para pejabatnya.

  1. Paradoks Kebijakan: Mengapa Ketimpangan Terus Langgeng?

Laporan ini menyoroti bahwa ketimpangan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari kebijakan yang tidak berpihak. Selama instrumen pajak masih cenderung melindungi aset besar dan kebijakan populis justru menjadi celah bagi konsesi bisnis besar, maka redistribusi kekayaan hanya akan menjadi slogan. Masalah utamanya adalah konflik kepentingan, di mana pembuat kebijakan seringkali adalah mereka yang akan terdampak jika pajak progresif diterapkan.

  1. Langkah Strategis: Jalan Keluar Menuju Keadilan

CELIOS menawarkan empat langkah taktis untuk membongkar cengkeraman oligarki:

Pertama, Wealth Tax (Pajak Kekayaan) 2%: Menyasar 50 individu dengan aset di atas Rp1 triliun. Potensi pendapatannya mencapai Rp93 triliun per tahun, cukup untuk menambal lubang layanan publik.

Kedua, Audit dan Desentralisasi MBG: Melakukan moratorium program Makan Bergizi Gratis untuk audit total. Skema harus diubah dari vendor besar ke UMKM lokal dan difokuskan hanya pada daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Ketiga, Restorasi Anggaran Kesehatan: Mengembalikan dana Rp20 triliun yang dialihkan. Investasi pada penanganan stunting memiliki rasio manfaat ekonomi jangka panjang yang jauh lebih tinggi dibanding program populis lainnya.

Keempat, Windfall Profit Tax: Menerapkan pajak tambahan bagi perusahaan tambang dan sawit saat harga global melonjak. Ini memastikan negara mendapatkan bagian adil dari “durian runtuh” komoditas nasional.

  1. Penutup Ketimpangan yang Didesain

Indonesia adalah negara kaya yang sedang mengalami kegagalan distribusi. Ketimpangan ini bukan sekadar angka, melainkan ancaman bagi stabilitas sosial. Tanpa adanya kemauan politik (political will) dan tekanan publik yang masif untuk menerapkan pajak kekayaan, Indonesia akan terus terjebak dalam sebutan “Republik Oligarki”.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Next Post

Teddy, Gay, dan Luth

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi

Teddy, Gay, dan Luth

Ilmu & Amal yang Berimbang Menjadi Indah & Barokah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist