• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Saat Taring Anjing Menggigit Telinga Anggoro: Perikehewanan dan Dilema Hukum di Indonesia

fusilat by fusilat
November 20, 2024
in Feature, Law, Pojok KSP
0
Saat Taring Anjing Menggigit Telinga Anggoro: Perikehewanan dan Dilema Hukum di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta – Nampaknya perikehewanan masyarakat Indonesia sekarang ini sudah sedemikian majunya, sampai-sampai perikehewanan terkadang disejajarkan dengan perikemanusiaan.

Ketika ada orang melukai, menyiksa atau bahkan membantai hewan piaraan seperti kucing atau anjing, apalagi hewan yang dilindungi seperti harimau atau badak, orang itu akan berhadapan dengan hukum. Tak sedikit orang masuk penjara karena melakukan kekerasan terhadap hewan atau binatang.

Sebut saja Agus Setyono, pelaku pembunuhan sadis anjing Lato di Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, yang divonis 3 bulan penjara oleh pengadilan negeri setempat, Kamis (19/9/2024) lalu.

Sebaliknya, kalau orang atau manusia mendapatkan kekerasan dari hewan bahkan sampai meninggal dunia, katakanlah harimau, ular, buaya atau anjing, bagaimana bisa hewan-hewan itu dihukum oleh pengadilan?

Yang bisa dilakukan manusia adalah main hakim sendiri dengan menangkap atau bahkan membunuh hewan tersebut. Itu pun kalau ada pelanggaran hukum, manusia akan dihukum.

Peristiwa teranyar terjadi di DI Yogyakarta. Diberitakan detikjogja.com, Jumat (15/11/2024), Anggoro, seorang warga Banaran diserang seekor anjing jenis Pitbull milik warga Amerika Serikat berinisial Z saat sedang “ngarit” atau mencari rumput di Kali Gendol, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, DIY. Akibatnya, telinga korban putus separuh karena terkena gigitan anjing.

Kapolsek Cangkringan AKP Suwanto, Rabu (13/11/2024), menceritakan korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito, Yogyakarta, untuk menjalani operasi.

Berawal Korban dan Pitbull Saling Kaget

Suwanto mengungkapkan insiden tersebut berawal saat Z mengajak anjingnya ke Kali Gendol. Di sana mereka bertemu dengan Anggoro yang tengah membawa sabit.

Karena kaget, Anggoro tidak sengaja mengayunkan sabitnya dan melukai jari anjing itu hingga putus.

Terluka, Pitbull milik Z menjadi agresif dan berusaha menyerang A. Si pemilik, papar Suwanto, sebenarnya sudah berusaha menahan anjingnya. Namun meski tali kekang si Pitbull sudah ditarik, anjing itu tetap bisa menjangkau korban. Akibatnya, telinga korban putus separuh karena digigit.

Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) Cangkringan kemudian melakukan pendampingan selama 14 hari untuk mengetahui apakah anjing itu menyerang karena ada rabies atau karena perlawanan. Dugaan sementara bukan karena rabies, tapi karena Pitbull merasa terancam.

Kasus pun berakhir dengan damai. Z, sang pemilik Pitbull, disebut memberikan tali asih kepada korban Anggoro.

Ternyata perlakuan terhadap Anggoro dan Pitbull pun relatif sama. Anggoro menjalani operasi di RSUP dr Sardjito, Pitbull menjalani operasi di sebuah klinik hewan. Terhadap Pitbull, Puskeswan bahkan melakukan pendampingan selama 14 hari.

Alhasil, perlakuan manusia terhadap manusia dan hewan relatif sama. Artinya, perikehawanan masyarakat Indonesia sudah sedemikian majunya, sehingga tak jarang perikehewanan disejajarkan dengan perikemanausiaan.

Mengapa polisi tidak membuka peluang untuk menjerat Z si pemilik Pitbull dengan pasal pidana, misalnya kelalaian yang menyebabkan orang lain celaka?

Z disebut sudah menarik tali kekang Pitbull, namun anjing kesayangannya itu tetap bisa menjangkau telinga atau kuping Anggoro.

Itu analog dengan seorang supir mobil pribadi yang sudah menginjak rem, tetapi tetap menabrak pejalan kaki dan menyebabkan korban cedera. Sang supir bisa menjadi tersangka dan dipidana.

Sekali lagi, mengapa polisi tidak membuka peluang untuk menjerat Z dengan pasal pidana?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemenangan Timnas Lawan Arab Saudi, Mendongkrak Klasemen Indonesia ke Tiga Besar

Next Post

Sore ini “Akankah Bawaslu Menghukum Prabowo?”

fusilat

fusilat

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
Sore ini “Akankah Bawaslu Menghukum Prabowo?”

Sore ini "Akankah Bawaslu Menghukum Prabowo?"

Cak Narto, The Last Samurai MA

Cak Narto, The Last Samurai MA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...