• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

fusilat by fusilat
July 9, 2022
in Feature
0
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews– Melempar jumrah adalah salah satu dari banyaknya rangkaian yang harus jamaah lakukan ketika menjalankan ibadah haji di tanah suci. Lempar jumrah ini umumnya dilaksanakan oleh jamaah ketika berada di Mina. Sedangkan batu yang digunakan untuk melempar jumrah biasanya sudah dipersiapkan ketika mabit di Muzdhalifah. Melempar Jumrah hingga kini menjadi salah satu rangkaian ibadah haji.

Hukum jumrah pun adalah wajib dan harus dilaksanakan karena bila tidak dilaksanakan dan tidak melakukan lempar jumrah maka jamaah akan dikenakan dam ibadah haji, yang dimaksud dengan dam adalah membayar denda dengan menggunakan uang.

Sejarah dari melempar jumrah ini telah dituliskan oleh Ablah Muhammad Al Kahlawi dalam bukunya yang berjudul Rujukan Utama Haji dan Umrah Untuk Wanita. Dalam buku tersebut, Ablah menceritakan bahwa asal mula dari lempar jumrah adalah kisah Nabi Ibrahim, Siti Hajar istrinya, dan juga putranya, Nabi Ismail.

Sebelum datangnya perintah untuk menyembelih anaknya, Nabi Ibrahim telah melalui banyak ujian, mulai dari adanya usaha membakar dirinya, kemudian perintah meninggalkan istri dan anaknya di tanah yang tandus dan gersang. Seakan belum cukup, Allah kembali menguji Ibrahim Melalui mimpinya, Allah memerintahkan Ibrahim untuk menyembelih putanya sendiri, yaitu Nabi Ismail. Ibrahim kemudian menanyakan perihal mimpi tersebut kepada anaknya, Ismail. Tanpa rasa ragu, Ismail langsung menjawab, “Wahai ayahku, laksanakanlah perintah yang kau terima. Atas kehendak Allah, aku akan bersabar.” Katanya.

Nabi Ismail paham betul, bahwa mimpi yang diterima Ayahnya tersebut bukanlah bisikan setan, melainkan perintah dari Allah SWT. Oleh karena itu, ketika Nabi Ibrahim hendak melaksanakan perintah Allah tersebut, setan menggodanya untuk memikirkan kembali niatnya tersebut.

Menerima gangguan dari setan, Nabi Ibrahim sama sekali tidak goyah. Karena Nabi Ibrahim begitu teguh, setan kemudian menampakkan dirinya di depan Nabi Ibrahim. Melihat setan di hadapannya, Nab Ibrahim kemudian mengambil beberapa batu kecil dan melemparkannya ke arah setan tersebut. Pelemparan ini tepat di posisi jumrah ula saat ini berada.

Seakan enggan menyerah, setan kemudian beralih membujuk istri Nabi Ibrahim, yaitu Siti Hajar. Namun, sama halnya dengan Nab Ibrahim, Siti Hajar juga tidak goyah sama sekali. Ia kembali mengingat bahwa setiap ujian yang Allah SWT berikan selalu diirngi dengan balasan yang manis apabila ia tabah menghadapinya. Karena tetap teguh, setan kemudian menampakkan dirinya di hadapan Siti Hajar. Sama dengan Nabi Ibrahim, Siti Hajar kemudian melempar setan dengan menggunakan batu-batu kecil. Pelemparan ini tepat di posisi jumrah wustha saat ini berada.

Gagal menggoda Siti Hajar, setan kemudian beralih ke Nabi Ismail. Usaha setan tersebut kembali gagal. Setan belum mengetahui bahwa meskipun saat itu Ismail masih muda, ia telah menyerahkan jiwa dan raganya kepada Allah SWT. Ia juga selalu mendahulukan Allah SWT dalam segala hal. Sama halnya dengan Nabi Ibrahim dan ibunya, Nabi Ismail melempar setan dengan batu kecil yang ada di genggamannya. Pelemparan ini tepat d posisi jumrah ‘aqabah saat ini.

Demikianlah sejarah dari melempar jumrah dalam rangkaian ibadah haji di Mina. Pelemparan batu yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim, Nabi, Ismail, serta Siti Hajar tersebut kemudian menjadi rangkaian dari ibadah haji. Melempar jumrah juga memiliki makan tersendiri dalam pelaksanaannya Melempar jumrah sendiri adalah sebagai bentuk simbol atau reka ulang haji yang diambil dari sejarah Nabi Ibrahim AS yang di perintahkan oleh malaikat Jibril untuk melempari tiga dinding tersebut yang digambarkan sebagai perlawanan kepada setan yang ingin membuatnya gagal dalam menjalankan perintah Allah SWT. Melempar jumrah pada dasarnya menegaskan mengenai penolakan diri serta harga diri sendiri serta menjauhkan keinginan serta nafsu duniawi.

Melempar jumrah juga berkaitan dengan qurban, dimana melalui sejarah qurban kita dapat belajar bahwa apa yang kita punya bukanlah hak kita sepenuhnya begitupun dengan sejarah melempar batu bahwa kita harus mampu melawan segala hambatan dan terus yakin memperjuangkan yang telah Allah perintahkan. 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Krisis Energi Hajar Eropa, Kekacauan Didepan Mata

Next Post

Membaca Nurani Politik Bangsa Jepang – Pasca Abe Ditembak

fusilat

fusilat

Related Posts

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”
Birokrasi

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam
Birokrasi

Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

April 27, 2026
Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Next Post
Membaca Nurani Politik Bangsa Jepang – Pasca Abe Ditembak

Membaca Nurani Politik Bangsa Jepang – Pasca Abe Ditembak

Menelanjangi Apa Itu Konsep Abenomic

Menelanjangi Apa Itu Konsep Abenomic

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026
Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

April 27, 2026

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist