• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Selain Gelombang Omicron, Ada Varian Baru Mengintai. Simak Ulasannya..

fusilat by fusilat
January 28, 2022
in Feature
0
Selain Gelombang Omicron, Ada Varian Baru  Mengintai. Simak Ulasannya..

Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews, —Natal dan tahun baru 2022 telah usai. Biasanya sanak dapat menyempatkan waktu libur ini untuk bertemu keluarga dan bertukar hadiah. Nampaknya, virus corona (SARS-CoV-2) juga “turut memeriahkan” libur akhir tahun ini dengan menghadiahi kita varian baru yang lebih cepat menyebar, omicron.

Dalam kasus yang dilaporkan ke WHO, ketika tahun 2022 dimulai, varian ini memecahkan rekor infeksi COVID-19 di Eropa, Amerika Utara, Afrika, dan Australia. Lagi-lagi, banyak negara di dunia mulai melakukan pembatasan perjalanan, kerja di kantor, dan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Sebelumnya, National Geographic Indonesia mengabarkan varian omicron bukanlah turunan variant of concern (VOC) sebelumnya seperti alfa, beta, gamma, atau delta. Varian ini diturunkan langsung dari galur ‘asli’ (B.1) dan memiliki hubungan evolusionernya yang muncul pada April 2020.

“Cabang yang sangat panjang ini—lebih dari satu tahu—menandakan bahwa varian omicron berevolusi selama periode sirkulasi yang diperpanjang di negara-negara dengan pengawasan genomik yang buruk atau melalu evolusi berkelanjutan pada entitas yang terinfeksi secara kronis, seperti individu yang mengalami gangguan sistem kekebalan, sebelum menyebar kembali ke populasi,” terang Vipin Vashishtha dokter konsultan dari Mangla Hospital and Research Centre ketika merujuk peta evolusi virus.

Varian omicron masih dalam tahap penelitian oleh berbagai ilmuwan. Penelitian  terkaitnya muncul enam minggu setelah penemuannya, dan mengatakan bahwa keturunan baru ini punya perilaku yang sangat berbeda dari sebelumnya. Laporan pracetak itu diterbitkan di MedRxiv berjudul SARS-CoV-2 omicron VOC in Danish Household, 27 Desember 2021.

Omicron ternyata bereplikasi kurang baik terhadap sel paru-paru dibandingkan varian lainnya, tulis para peneliti yang dipimpin Frederik Lyngse dair Menteri Kesehatan Denmark.

Ada dua cara bagaimana virus corona menyerang. Setelah mengikat ACE2 atau protein reseptor permukan sel, partikel virus dapat menyatu ketika protein lainnya bernama TMPRSS2 memotong protein lonjakan pada permukaan virus.

Pada kasus omicron, TMPRSS2 memotong lonjakan varian itu jadi kurang efisien dibandingkan varian lain sehingga menghambat proses ini. Temuan ini diungkap menurut pengamatan lab yang dilakukan Joe Grove dari University of Glasgow Centre for Virus Research di Inggris, bersama timnya. Makalah itu diterbitkan di MedRxiv, Senin (03/01/2022).

Cara masuk lainnya, setelah mengikat ACE2, virus ditelam dalam endosom, sebuah sel dalam vesikel. Kemudian, virus masuk ke dalam sitoplasme sel dengan bantuan protein pemecah lonjakan lain yang disebut cathepsin.

Foto mikrograf elektron transmisi partikel virus corona.

Thomas Peacock dari Imperial College London bersama tim menemukan bahwa cara ini pada omicron, senyawa E64d memblokir cathespin dan menghambatnya. Kondisi ini berbeda dengan varian alfa dan beta. Sehingga disimpulkan varian ini tidak begitu bahaya dan menyebabkan sakit yang lebih ringan. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal publikasi dan tanggal yang sama.

Yang jelas, berdasarkan laporan Lyngse, meningkatnya angka kasus menjadi keunggulan omicron dalam penyebaran. Lewat perbandingan, ketika varian delta merebak warga yang divaksin kurang dari dua kali, rentan terpapar virus. Sedangkan omicron, orang yang divaksin dan tidak divaksin dua kali berpeluang untuk tertular.

Mengutip Science, Bill Hanage dari Harvard T.H. Chan School of Public Health mengatakan, melihat dari penularannya yang tinggi dan serangannya yang tidak parah, melarang pertemuan besar, kehidupan malam, dan restoran, mungkin lebih efektif dalam memperlambat penyebaran omicron dibanding varian sebelumnya.

“Jika kita melihat bahwa omicron mampu menyebabkan penyakit parah pada kelompok yang lebih tua, saya pikir itu bisa jauh lebih buruk daripada yang dipikirkan kebanyakan orang saat ini,” terangnya.

Temuan lain juga mengungkap bahwa omicron dapat memicu dehidrasi yang mengakibatkan demam, muntah, dan diare, serta memperburuk kesehatan lain seperti diabetes. Maria van Kerkhove, epidemiolog WHO mengatakan kasus-kasus seperti itu bisa membutuhkan perawatan kurang intensif, tetapi dapat membanjiri rumah sakit. 

Bukan varian terakhir

Perlu diingat, mengapa varian baru bermunculan karena virus corona terus “belajar” untuk menghindari kekebalan dan menyebar, sebagaimana yang diungkap Amin Soebandrio pada National Geographic Indonesia April lalu ketika varian delta merebak.

Pendapat serupa juga dituturkan Aris Katzourakis yang mempelajari evolusi virus di University of Oxford. Kebanyakan varian yang bisa berevolusi bisa lebih ganas daripada omicron. Dia memperkirakan omicron sendiri jika berevolusi tidak menyebabkan penyakit yang terlalu parah. Tetapi perlu diingat, varian lain yang ganas bisa.

“Apakah ini lebih ringan daripada asal evolusinya? Saya rasa kita tidak tahu jawabannya,” kata Katzourakis.

Vaksinasi dan infeksi alami telah memparkan jutaan orang pada varian sebelumnya. Protein lonjakan virus corona melatih sistem kekebalan kita untuk merespon varian yang telah menjangkit. Hanage lebih memperkirakan infeksi omicro memperkuat dan memperluas kekebalan tubuh, serta berharap bila ada varian yang lebih baru lagi akan kurang berbahaya.

“Saya menduga kekebalan, pasca-Omicron, akan cukup luas. Tetapi aku tidak ingin bertaruh,” ujar Hanage.

Sumber : National Geographic

Tags: covid19Omicron

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengapa Begitu Banyak Perusahaan Tua Dunia ada di Jepang?

Next Post

Tidak Bisa Kejar Separatis Papua, Jenderal Dudung Itu Kewenangan Panglima

fusilat

fusilat

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
Tidak Bisa Kejar Separatis Papua, Jenderal Dudung Itu Kewenangan Panglima

Tidak Bisa Kejar Separatis Papua, Jenderal Dudung Itu Kewenangan Panglima

Malang, Jawa Timur Diguncang Gempa

Malang, Jawa Timur Diguncang Gempa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...