• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Sen ke Kiri tapi Belok ke Kanan: Membaca Jokowi dari Kacamata Nurani

Ali Syarief by Ali Syarief
July 2, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Tokoh/Figur
0
Wajah Patung Jokowi di Tanah Karo: Antara Ketidakmiripan dan Kejujuran Mistis
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di negeri yang tanahnya subur, di mana tiang bendera bisa tumbuh sendiri asal ditanam, kita hidup dalam kebingungan yang teratur. Satu wajah, dua maksud. Satu janji, dua tafsir. Satu Jokowi, banyak versi.

Jokowi itu seperti jalan tikus di gang sempit yang di peta tertulis “menuju ke kiri”, tapi setelah diikuti, ternyata beloknya ke kanan. Begitulah cara dia berjalan dalam kekuasaan—tak bisa ditebak, tapi tampaknya selalu punya maksud. Maksud siapa? Ya, itu pertanyaan bagus. Tapi mari kita simpan dulu untuk nanti malam, sambil menyeruput kopi di warung yang listriknya disubsidi PLN hasil utang negara.

Kita bukan bicara tentang dugaan, tapi tentang rasa. Tentang hal yang kadang tak bisa dijelaskan dengan logika formal, tapi bisa terasa dalam dada yang gatal. Mari jujur, kata orang-orang yang masih percaya pada nurani: kalau seseorang benar-benar punya ijazah, mengapa dia begitu enggan memperlihatkannya secara terbuka, polos, dan telanjang dari keraguan?

Jokowi ke Bareskrim bukan bawa ijazah asli, tapi fotokopian. Nah, ini lucu. Karena kalau benar itu ijazah asli, kenapa tidak ditunjukkan langsung—di hadapan kamera, di hadapan rakyat, di hadapan Tuhan dan saksinya? Rakyat hanya diminta percaya pada fotokopi. Kita tahu, zaman dulu surat cinta saja tak percaya kalau cuma diketik. Harus pakai tulisan tangan, lengkap dengan parfum dan jejak lipstik. Sekarang untuk urusan legitimasi seorang presiden, cukup dengan lembaran hitam putih hasil mesin?

Banyak yang bilang: “Ah sudahlah, untuk apa diributkan, toh dia sudah jadi presiden dua periode.” Tapi inilah soalnya: menjadi presiden dua periode di atas fotokopi, bukan di atas kebenaran yang terang. Ini bukan masalah administrasi. Ini soal kejujuran.

Kejujuran, saudara-saudara, adalah makhluk langka di negeri ini. Ia mungkin sudah masuk daftar merah LIPI. Bila Jokowi betul punya ijazah, maka memperlihatkannya dengan bangga justru menjadi bukti bahwa ia tidak bersembunyi di balik kelok jalan politik. Tapi bila ia terus menyembunyikan, maka kita pun berhak curiga: mungkinkah dia benar-benar tidak punya?

Nurani berkata, kejujuran tidak membutuhkan pengacara. Ia tidak butuh juru bicara, tidak perlu barisan buzzer. Ia hanya butuh satu keberanian sederhana: memperlihatkan apa adanya.

Tapi mungkin memang kita semua terlalu naif. Karena Jokowi bukan sedang menuju kiri atau kanan. Ia sedang membawa kita ke arah yang bahkan tak ada di peta. Kita disuruh ikut, tanpa tahu ke mana, dengan janji “kereta ini untuk kebaikan bangsa”. Padahal relnya dibangun di atas hutang dan stasiunnya di tengah hutan.

Maka, kalau hari ini kita heran mengapa negeri ini makin tidak jelas arahnya, jawabannya bisa jadi sederhana: karena kita dikemudikan oleh seseorang yang dari awal tak pernah jelas jalannya. Yang katanya merakyat, tapi duduk bersama para cukong. Yang katanya sederhana, tapi anak-anaknya membangun kerajaan. Yang katanya jujur, tapi ijazah pun tak bisa dibuka.

Send ke kiri tapi belok ke kanan—begitulah cara memahami Jokowi. Dan untuk itu, kita tidak butuh gelar, cukup hati yang masih bisa menangis bila melihat kebenaran dikubur hidup-hidup.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Amuk Massa di Retret Sukabumi: Ketika Mayoritas Takut Melihat Minoritas

Next Post

HUKUM ISLAM VERSUS KRISTEN DI MATA JEREMY BENTHAM : HUBUNGAN RASIONALITAS DALAM PRAKTIK NEGARA HUKUM

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Next Post
HUKUM ISLAM VERSUS KRISTEN DI MATA JEREMY BENTHAM : HUBUNGAN RASIONALITAS DALAM PRAKTIK NEGARA HUKUM

HUKUM ISLAM VERSUS KRISTEN DI MATA JEREMY BENTHAM : HUBUNGAN RASIONALITAS DALAM PRAKTIK NEGARA HUKUM

SUMBANGAN ISLAM TERHADAP PEMIKIRAN HUKUM BARAT: Membongkar Kejujuran Intelektual

SUMBANGAN ISLAM TERHADAP PEMIKIRAN HUKUM BARAT: Membongkar Kejujuran Intelektual

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist