• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Seruan Revolusi Bergema Usai Nobar Film “Dirty Election”

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
May 20, 2024
in News, Politik
0
Seruan Revolusi Bergema Usai Nobar Film “Dirty Election”

Dari kiri ke kanan: Anthony Budiawan, Dody Haryadi, Lukas Luwarso, Ted Hilbert, dan Petrus Selestinus. (Foto: Fusilatnews)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews.– – Seruan revolusi untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo bergema usai para aktivis menggelar “nobar” (nonton bareng) film “Dirty Election” (Pemilihan Umum Kotor) di sebuah kafe di bilangan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2024).

Film “Dirty Election” berkisah tentang dugaan kecurangan dalam Pemilu Legislatif (Pileg)/Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 di mana pilpres dimenangkan oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Adapun pemutaran film dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei. Tanggal tersebut merupakan waktu lahirnya organisasi kepemudaan Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 atau 116 tahun lalu.

Hadir dalam acara yang digagas Forum API (Alumni Pendidikan Tinggi Indonesia) Perubahan dan APDI (Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia) itu sejumlah narasumber, antara lain Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus, Anthony Budiawan, Dody Haryadi, Ted Hilbert asal Luksemburg, dan Lukas Luwarso yang dikenal sebagai penulis.

Acara yang dilanjutkan dengan diskusi bertajuk, “Membongkar Aktor Intelektual Kejahatan Pilpres 2024” itu dihadiri puluhan aktivis demokrasi dan hak asasi manusia, dan juga aktivis mahasiswa, termasuk Ketua Front Revolusi Mahasiswa Indonesia Gus Ali Timur.

Para narasumber dalam paparannya berbicara senada: perlunya menggalang kekuatan rakyat dan mahasiswa untuk melakukan revolusi guna menggulingkan pemerintahan Presiden Jokowi yang mereka tuding telah melakukan kejahatan Pilpres 2024, demi menyelamatkan bangsa dan negara Indonesia. Diskusi dipandu oleh Akhmad Syarbini, Ketua Umum Forum API Perubahan yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB).

Adalah Anthony Budiawan, yang mendapat giliran pertama berbicara, yang memantik bergaungnya revolusi untuk menggulingkan Presiden Jokowi.

“Tanpa persetujuan DPR, Presiden menambah anggaran bansos (bantuan sosial) untuk digelontorkan menjelang Pilpres 2024. Padahal untuk menambah anggaran harus mengubah Undang-Undang APBN 2024. Untuk mengubah UU APBN harus atas persetujuan DPR. Ini Presiden menaikkan anggaran secara sepihak, berarti melanggar konstitusi,” jelasnya.

Dalam Pasal 20 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 disebutkan, Presiden bersama DPR memegang kekuasaan untuk membentuk undang-undang. “Konstitusi adalah kesepakatan bersama seluruh rakyat. Kalau Presiden melanggar konstitusi, berarti rakyat berhak mengganti Presiden,” paparnya.

Karena DPR diam, dan lembaga-lembaga negara lainnya pun diam, termasuk Mahkamah Konstitusi (MK) yang ia nilai keputusannya justru menguntungkan pelaku kejahatan Pilpres, maka kata Anthony, satu-satunya jalan adalah revolusi.

Dody Haryadi ketika mendapat giliran bicara kemudian menimpali. Pertanyaannya, kata dia, akankah kita hanya sebatas bicara ketika menggaungkan revolusi. “Seharusnya ada gerakan untuk membangkitkan kesadaran rakyat dan mahasiswa untuk melakukan revolusi,” katanya.

Lukas Luwarso ketika mendapat giliran bicara kemudian menuding beberapa pihak yang patut diduga sebagai pelaku kejahatan Pilpres 2024. Antara lain Presiden Jokowi, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang sekaligus menjadi calon presiden di Pilpres 2024.

“Merekalah aktor intelektual kejahatan Pilpres 2024, meskipun sebenarnya mereka tak pantas disebut sebagai intelektual, melainkan badut-badut politik,” sindirnya.

Sementara itu, Petrus Selestinus yang mendapat giliran terakhir bicara langsung mengaku sependapat dengan para pembicara lainnya soal perlunya revolusi. ‘Satu-satunya jalan memang revolusi, karena pengaduan TPDI ke semua lembaga selalu mentok, termasuk ke MK. Lembaga-lembaga lain diam saja,” ucap Petrus dengan nada frustrasi.

Rakyat dan Mahasiswa Ternina Bobok

Giliran audiens dipersilakan bertanya, Ketua Front Revolusi Mahasiswa Indonesia Gus Ali Timur langsung menyambar dengan pertanyaan bernada tantangan kepada para narasumber untuk menggerakkan rakyat dan mahasiswa guna melancarkan revolusi.

Menurut Gus Ali, sejak menjelang Pilpres 2024 hingga kini, rakyat dan mahasiswa terninabobokkan sehingga diam saja. Alih-alih mendukung, katanya, rakyat kini justru banyak yang mem-bully mahasiswa yang bersuara kritis kepada pemerintah.

“Rakyat terninabobokkan oleh bansos, mahasiswa terninabobokkan oleh KIP (Kartu Indonesia Pintar),” kata aktivis yang mengaku pernah dipenjara selama setahun pada 2019 lalu gegara demo ricuh menolak omnibus law UU Ciptaker.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Profil Mohammad Mokhber, Pejabat Presiden sementara Iran

Next Post

Terkait RUU Penyiaran, Wilson Lalengke: Pemberangus Kemerdekaan Pers Sejati adalah Dewan Pers

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Feature

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026
Next Post
Terkait RUU Penyiaran, Wilson Lalengke: Pemberangus Kemerdekaan Pers Sejati adalah Dewan Pers

Terkait RUU Penyiaran, Wilson Lalengke: Pemberangus Kemerdekaan Pers Sejati adalah Dewan Pers

Jaksa ICC Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Penjahat Perang Netanyahu dan Gallant

Jaksa ICC Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Penjahat Perang Netanyahu dan Gallant

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist