• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Setelah Panen Besar, Ujian Besar: Bisakah Bulog Menyimpan dengan Benar?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
May 22, 2025
in Economy, Feature
0
Beras Premium Alami Kelangkaan Wapres Desak Bulog Salurkan Stok kepada Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Panen raya padi sebentar lagi akan usai. Perum Bulog, sebagai operator pangan pemerintah, layak berlega hati. Tugas sebagai pelaksana penyerapan gabah dari petani telah dijalankan dengan sangat baik. Target tinggi dibayar tuntas dengan bukti nyata: penyerapan hampir menyentuh angka 2 juta ton. Angka ini jauh melampaui rerata penyerapan dalam lima tahun terakhir yang hanya berkisar 1–1,2 juta ton.

Inilah torehan kinerja impresif Perum Bulog yang patut diapresiasi. Prestasi ini menunjukkan bahwa Bulog telah bekerja keras demi memastikan gabah petani terserap dan harga tetap stabil. Di tengah gejolak harga pangan global dan tantangan cuaca domestik, pencapaian ini menjadi oase bagi program swasembada pangan nasional.

Lima peran strategis Bulog dalam penyerapan gabah patut dicatat.
Pertama, Bulog membeli gabah petani dalam negeri demi meningkatkan kesejahteraan dan menjaga harga tetap stabil. Tahun 2025, target penyerapan bahkan naik menjadi 3 juta ton.
Kedua, Bulog konsisten membeli dengan harga pemerintah yang layak, yakni Rp6.500 per kg untuk Gabah Kering Panen (GKP), sehingga memberi kepastian pendapatan bagi petani.
Ketiga, pengoptimalan infrastruktur seperti Sentra Pengolahan Padi dan Beras, dilakukan untuk meningkatkan efisiensi.
Keempat, kerja sama erat dengan Dinas Pertanian, TNI-Polri, kelompok tani, hingga penggilingan padi, memastikan proses penyerapan berjalan lancar.
Kelima, pengawasan kualitas dijalankan ketat agar gabah yang diserap sesuai standar, sehingga beras yang dihasilkan tetap berkualitas baik.

Namun, satu pertanyaan krusial kini muncul: setelah sukses besar dalam penyerapan, mampukah Bulog mencetak kesuksesan dalam penyimpanan? Atau justru akan terulang kembali masalah-masalah klasik seperti gudang penuh, beras berkutu, dan kualitas menurun?

Proses penyimpanan gabah tidak bisa dianggap remeh. Serapan hampir 2 juta ton akan menjadi tantangan logistik tersendiri. Menyimpan dalam skala besar bukan sekadar memindahkan karung ke gudang, tapi membutuhkan sistem yang cermat dan teknologi yang mendukung.

Penyimpanan gabah yang baik menuntut kondisi gudang yang kering dan bersih, pengendalian kelembaban dan suhu, serta pengawasan berkala. Bahkan kualitas karung penyimpanan pun menjadi bagian penting yang tak boleh diabaikan. Jika tidak, kualitas gabah akan turun, dan risiko kerusakan meningkat drastis.

Kita tentu belum lupa ketika anggota Komisi IV DPR menemukan beras berkutu, bau apek, dan menguning di sejumlah gudang Bulog. Temuan ini seharusnya menjadi pelajaran serius bahwa proses penyimpanan harus disempurnakan, bahkan dirombak jika perlu.

Apalagi jika beras hasil serapan ini akan masuk ke dalam Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang sewaktu-waktu dibutuhkan saat krisis. Maka, penyimpanan tidak boleh sekadar formalitas, tapi menjadi bagian penting dari sistem ketahanan pangan nasional.

Publik tentu berharap bahwa kisah sukses penyerapan gabah tahun ini tidak akan rusak hanya karena penyimpanan yang amburadul. Bulog harus mampu membuktikan bahwa mereka tidak hanya pintar menyerap, tapi juga mahir menjaga kualitas sampai beras sampai ke tangan rakyat.

Kita percaya, Bulog akan menjawab tantangan ini. Namun, kepercayaan itu harus dibayar dengan kerja nyata—bukan sekadar harapan. Karena dalam urusan pangan rakyat, tidak boleh ada ruang untuk kegagalan.

Sukses penyerapan harus seiring dengan sukses penyimpanan. Tanpa itu, prestasi hanya akan berakhir jadi catatan manis yang cepat basi.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polisi dan Roy Suryo-Cs Sama-Sama uji Forensik – Ijazah Aslinya Kemana?

Next Post

Kejagung : Dirut Sritex Tak Gunakan Kredit Untuk Tujuan Semestinya

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir
Feature

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?
Feature

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Next Post
Kejagung : Dirut Sritex Tak Gunakan Kredit Untuk Tujuan Semestinya

Kejagung : Dirut Sritex Tak Gunakan Kredit Untuk Tujuan Semestinya

Kejagung: Zarof Ricar Terlibat Sejak Awal dalam Skandal Vonis Bebas Ronald Tannur

Kejagung : Tagihan Utang Sritex Mencapai Rp 3,5 Triliun dari Puluhan Bank

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

May 3, 2026
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026
Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

May 3, 2026
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...