• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Polisi dan Roy Suryo-Cs Sama-Sama uji Forensik – Ijazah Aslinya Kemana?

Uji Forensik, Ijazah, dan Absennya Bukti Otentik: Drama yang Belum Usai

Ali Syarief by Ali Syarief
May 22, 2025
in Crime, Feature
0
PRASANGKA SAH HUKUM : Polemik Ijazah Presiden Ke VII
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Sejak Presiden Joko Widodo diguncang isu dugaan ijazah palsu yang beredar di media sosial, publik tak pernah benar-benar mendapatkan jawaban yang tuntas. Polemik ini tidak selesai dengan pernyataan satu-dua pejabat atau bahkan bantahan dari Istana. Sebaliknya, setiap klarifikasi justru menghadirkan pertanyaan baru. Kini, polisi kembali mewacanakan uji forensik terhadap ijazah Presiden. Tapi di sinilah ironi dan absurditas itu mulai terbuka.

Karena sesungguhnya, uji forensik hanya diperlukan bila dokumen yang diuji diragukan keasliannya, dan tidak ada dokumen otentik yang bisa langsung dijadikan rujukan. Seperti kasus pembunuhan tanpa jenazah, penyidik hanya bisa meraba-raba motif dan alat bukti sekunder. Maka, ketika polisi kembali melakukan uji forensik terhadap dokumen yang beredar di media sosial, bukan terhadap ijazah asli Jokowi—jika memang ada—itu justru memperkuat keraguan publik: Apakah negara benar-benar memegang dokumen ijazah asli Jokowi?


Dalam kacamata hukum, penyidikan terhadap Roy Suryo dan kawan-kawan tentu harus didasarkan pada laporan pidana yang sah. Presiden merasa dirugikan, lalu melapor. Tapi polisi tidak bisa sekadar memeriksa akun-akun penyebar dan menuduh mereka menyebarkan hoaks, tanpa terlebih dahulu mengantongi barang bukti utama bahwa ijazah yang asli benar-benar ada dan bisa dibandingkan. Sebab bagaimana mungkin seseorang disebut menyebarkan dokumen palsu, bila dokumen aslinya sendiri tidak pernah ditunjukkan kepada publik?

Ini seperti menyebut sebuah lukisan itu palsu, tetapi lukisan yang asli tidak pernah diketahui keberadaannya. Maka, yang sesungguhnya “diadili” bukanlah pelaku penyebaran, melainkan negara sendiri—yang gagal menunjukkan transparansi paling mendasar tentang keabsahan dokumen akademik pemimpinnya.


Sejak awal, narasi bahwa Presiden Jokowi adalah korban fitnah ijazah palsu, sebenarnya sangat mudah dipatahkan—jika negara benar-benar ingin menuntaskan isu ini. Cukup tampilkan ijazah asli. Bukan fotokopi, bukan scan, dan bukan surat keterangan. Tampilkan dokumen itu, lalu bawa ahli forensik yang netral untuk mengujinya. Selesai. Tapi kenyataan berkata lain: dokumen asli tak pernah muncul ke publik, dan justru dokumen-dokumen digital di media sosial yang dijadikan obyek forensik.

Logikanya berbalik. Dalam sistem hukum modern, terutama dalam perkara forensik dokumen, barang bukti utama harus datang dari pihak yang mengklaim kebenaran, bukan dari pihak yang dituduh menyebar versi palsu. Bila polisi justru menguji dokumen yang muncul dari media sosial—yang disebut palsu oleh pelapor—tanpa pernah menyentuh yang otentik, maka dugaan yang timbul bukan pada pelaku penyebar, melainkan pada kredibilitas negara itu sendiri.


Barangkali publik bisa menerima jika ini adalah bentuk kelalaian administrasi. Tapi bila kelalaian ini justru dipertahankan, bahkan dipakai untuk menyerang balik mereka yang mempertanyakan keaslian ijazah Presiden, maka kita sedang menyaksikan tragedi demokrasi yang parah: ketika kritik dibalas kriminalisasi, dan ketika pertanyaan dijawab dengan intimidasi.

Karena itu, bila penyidikan terhadap Roy Suryo Cs terus berjalan tanpa diiringi kehadiran dokumen asli yang sahih dan terverifikasi, maka proses hukum ini bukan lagi jalan mencari keadilan, melainkan operasi pembungkaman yang diselimuti selimut hukum. Dan pada titik ini, pertanyaan publik menjadi sangat sah: Benarkah ijazah asli itu ada? Jika ada, di mana negara menyimpannya? Dan mengapa tidak ditampilkan saja untuk mengakhiri semua kontroversi?

Sebab jika negara saja ragu pada dokumen kepemimpinan tertingginya, lalu bagaimana rakyat bisa percaya pada apa pun yang keluar dari mulut para penguasa?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Drama Uji Forensik Akan Menjadi Panggung Moral Penentu Nasib Roy Surya Cs

Next Post

Setelah Panen Besar, Ujian Besar: Bisakah Bulog Menyimpan dengan Benar?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir
Feature

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?
Feature

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Next Post
Beras Premium Alami Kelangkaan Wapres Desak Bulog Salurkan Stok kepada Masyarakat

Setelah Panen Besar, Ujian Besar: Bisakah Bulog Menyimpan dengan Benar?

Kejagung : Dirut Sritex Tak Gunakan Kredit Untuk Tujuan Semestinya

Kejagung : Dirut Sritex Tak Gunakan Kredit Untuk Tujuan Semestinya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026
Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist