• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Setelah putusan MK. Anies Menjadi Lame Duck or a lion?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
February 20, 2024
in Feature, Law, Politik
0
Antara Gibran, Anwar Usman – Jokowi dan Pilpres 2024  Dalam Perspektif Hukum Prof. Suteki
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis-Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212.

Anies Baswedan harus menyadari bahwa tegaknya demokrasi untuk memperoleh pemimpin yang jujur dan adil tidak akan terwujud saat ini melalui Pemilu Pilpres 2024. Kepercayaan publik terhadap Anies sebagai calon pemimpin negara ini bukanlah karena adanya rasa benci terhadap pasangan Pilpres 02 dan 03.

Namun, kepercayaan publik terhadap Anies sebagai bakal pemimpin negara ini bukan semata karena faktor kepribadiannya yang kompleks, tetapi juga karena semua sisi dan kemampuan di atas rata-rata yang dimilikinya. Anies terbukti lebih cerdas, inovatif, akuntabel, serta selalu mengadopsi pemikiran objektif. Ia juga serius dan tidak mencari sensasi, serta memiliki kepribadian yang tidak temperamental atau emosional. Kinerja Anies yang berhasil sebagai Gubernur DKI Jakarta menunjukkan kemampuannya yang nyata, sementara sulit bagi publik untuk melihat keberhasilan dari kedua calon lainnya.

Saat ini, para pendukung Anies yang memiliki nalar sehat, yang disingkat sebagai AMIN, tengah menantikan langkah litigasi melalui Judicial Review di Mahkamah Konstitusi (MK). MK menjadi pelabuhan pertama dan terakhir dalam perjuangan mencari keadilan terkait penghitungan perolehan suara Pilpres 2024. Setelahnya, publik akan menantikan sikap ketangguhan dan kesatriaan dari Anies Baswedan. Harapannya melampaui ekspektasi, namun kini hanya tinggal menunggu putusan yang tidak hanya mudah ditebak oleh publik secara objektif, namun juga terikat pada prediksi hukum yang subjektif dan pesimistis.

Mungkin saja Anies dan para pendukungnya akan mengambil langkah hukum non-litigasi dengan melibatkan partisipasi masyarakat atau kedaulatan yang berada di tangan rakyat. Mereka akan berjuang untuk kebenaran, sesuai dengan prinsip “vox populi vox dei” (suara rakyat adalah suara Tuhan), karena keyakinan bahwa hukum tertinggi haruslah berpihak pada kepentingan rakyat. Pola non-litigasi ini membutuhkan implementasi, mengingat bahwa data dan fakta seringkali kalah oleh legitimasi kekuasaan semata.

Dengan menggunakan metode upaya hukum non-litigasi, dalam konteks partisipasi masyarakat yang sejalan dengan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, serta tanpa adanya batasan jumlah partisipan dari simpatisan Anies atau masyarakat yang menginginkan perubahan, mereka berharap dapat menemukan kebenaran. Hal ini karena menurut sistem hukum dan perundang-undangan, tidak ada pembatasan jumlah dalam partisipasi masyarakat sebagai ekspresi kritik atau protes terbuka.

Mereka akan mencari kebenaran terhadap peristiwa ketidakadilan dan ketidakbenaran dengan melibatkan partisipasi masyarakat, meskipun kadang-kadang keputusan tersebut dilegitimasi oleh politik dan kekuasaan, atau dinyatakan sah oleh keputusan yudisial hanya karena perintah kekuasaan, bukan atas dasar hukum yang sebenarnya.

Ya, jumlah pengikut Anies dalam menyampaikan pendapat di muka umum adalah konstitusional, karena itu merupakan bagian dari hak berkebebasan menyampaikan pendapat.

Namun, terkait dengan pola penyampaian protes secara kelompok, seperti dalam bentuk protes massal (TURUN RAME-RAME), pertanyaan apakah Anies Baswedan mau dan siap turun ke jalan merupakan hal yang penting untuk dipertimbangkan.

Meskipun para ketua partai politik yang mendukungnya mungkin meminta Anies untuk menerima hasil pemilu Pilpres 2024 berdasarkan putusan MK, keputusan Anies untuk melakukannya atau tidak akan sangat memengaruhi perjalanan politiknya. Jika dia memilih untuk menolak dan tetap melakukan protes massal, risiko menjadi “lame duck” atau pemimpin yang tidak memiliki kekuatan lagi akan sangat besar.

Sikap Anies dalam hal ini akan memengaruhi dinamika politik dan persepsi masyarakat terhadapnya. Jika Anies memilih untuk menerima hasil pemilu dan tidak melakukan protes massal, masyarakat mungkin akan mencari calon presiden yang lebih ideal di masa depan. Namun, jika Anies tetap melakukan protes massal, hal ini bisa memicu dinamika politik yang lebih kompleks dan membuka kemungkinan untuk perubahan politik yang lebih besar.

Pilihan yang Anda gambarkan adalah kemungkinan yang sangat mungkin terjadi. Anies Baswedan bisa saja menunjukkan sikap yang garang dan teguh seperti seekor singa jantan, dengan menyatakan penolakan terhadap menjadi “bebek lumpuh” tidak hanya karena desakan dari para pendukungnya, tetapi lebih karena keyakinan dan kesadaran pribadinya terhadap keadaan Pilpres 2024 yang dipercayanya tidak jujur dan penuh kecurangan.

Anies mungkin akan melangkah dengan tekad yang mantap, bersama dengan rakyat yang mencintai negara dan keadilan, untuk menunjukkan penolakan terhadap hasil pemilu yang dianggapnya tidak adil. Hal ini bisa menjadi sebuah langkah dalam perjuangan untuk mewujudkan cita-cita luhur negara, yakni hidup rukun, adil, aman, dan sejahtera.

Dalam implementasinya, keselarasan antara aspirasi masyarakat dan peran Anies sebagai pemimpin akan menjadi kunci. Bersama-sama, mereka bisa melakukan protes secara massal di seluruh negeri sebagai bentuk perlawanan terhadap dugaan kecurangan dalam Pilpres 2024. Tujuannya bukan hanya untuk memperjuangkan kemenangan dalam bentuk materi atau konstitusional semata, tetapi juga untuk menegakkan kebenaran dan integritas demokrasi.

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPU Tak Kompeten, 1.223 TPS Datanya tidak Sesuai di Sirekap Dengan Kemungkinan Lebih Besar

Next Post

Timnas AMIN : Kecurangan Dimulai Sejak Tahapan Pemilu Bahkan Jauh Sebelumnya

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Timnas AMIN : Kecurangan Dimulai Sejak Tahapan Pemilu Bahkan Jauh Sebelumnya

Timnas AMIN : Kecurangan Dimulai Sejak Tahapan Pemilu Bahkan Jauh Sebelumnya

KPU dan Sirekap Maha Benar, KPPS Tak Boleh Koreksi Kesalahan

KPU dan Sirekap Maha Benar, KPPS Tak Boleh Koreksi Kesalahan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist