• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sialnya bangsa Ini Memiliki Wapres Gibran – Wakil yang Tak Mampu Menjadi Bayangan Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
October 24, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Gibran Syah Secara Legal (Hans Kelsen) dan Akan Rubuh Karena Tidak Legitimate (Max Weber)
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam sistem pemerintahan presidensial, seorang wakil presiden sejatinya bukan sekadar pelengkap atau simbol keseimbangan politik. Ia adalah representasi dari visi dan misi presiden yang diwakilinya — pelanjut arah, bukan penonton kekuasaan. Karena itu, ketika seorang wakil presiden menduduki jabatan tersebut, secara moral dan konstitusional ia berkewajiban memahami isi kepala dan hati orang yang diwakilinya. Dengan kata lain, Gibran Rakabuming Raka, sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, adalah orang yang paling seharusnya memahami apa yang menjadi pikiran dan perasaan politik Prabowo Subianto.

Tugas seorang wakil presiden tidak berhenti pada seremoni atau sekadar mendampingi. Ketika presiden tidak mampu melaksanakan tugasnya karena alasan apa pun — baik kesehatan, krisis politik, atau sebab luar biasa lain — maka wakil presiden wajib melanjutkan visi dan misi yang telah dijanjikan kepada rakyat. Itulah prinsip dasar kontinuitas pemerintahan dalam demokrasi. Dalam konteks itu, peran Gibran bukan hanya administratif, melainkan juga ideologis dan moral: memastikan bahwa janji Prabowo kepada rakyat tidak terhenti di tengah jalan.

Namun, justru di sinilah letak persoalannya. Realitas politik dan kapabilitas pribadi Gibran menimbulkan pertanyaan serius: apakah ia memiliki kapasitas untuk memahami, apalagi meneruskan, visi besar yang diemban Prabowo?

Gibran adalah sosok muda yang karier politiknya menanjak bukan karena pengalaman panjang, melainkan karena garis keturunan. Ia lebih banyak menikmati kemewahan legitimasi politik yang diwariskan, bukan hasil perjuangan politik yang ditempa. Kepemimpinannya di tingkat lokal—sebagai Wali Kota Solo—belum cukup menjadi modal untuk memahami kompleksitas kenegaraan yang luas, apalagi geopolitik global yang menjadi bagian tak terpisahkan dari visi pertahanan dan ekonomi nasional yang menjadi inti gagasan Prabowo.

Secara intelektual, kapasitas Gibran pun masih diragukan. Literasi politik dan hukum yang terbatas terlihat dari cara ia berkomunikasi di ruang publik yang sering kali bersifat reaktif dan dangkal, bukan reflektif dan argumentatif. Pemimpin yang besar tidak diukur dari retorika spontan, tetapi dari keluasan wawasan dan kedalaman berpikir.

Sebagaimana dikatakan oleh filsuf politik terkemuka dunia, John Stuart Mill, “The worth of a state, in the long run, is the worth of the individuals composing it.” Nilai suatu negara pada akhirnya bergantung pada kualitas individu-individu yang memimpinnya. Bila seorang wakil presiden tidak memiliki kedalaman pemahaman terhadap tanggung jawab konstitusional dan moralnya, maka nilai pemerintahan itu sendiri akan menurun.

Gibran tampak belum memiliki kepekaan terhadap makna kepemimpinan yang lahir dari pergulatan sejarah, pengalaman, dan tanggung jawab kenegaraan. Ia bukan pemimpin yang tumbuh dari pemikiran, melainkan dari strategi politik yang disusun untuk kepentingan dinasti. Dalam konteks inilah, keberadaannya justru memperlemah makna wakil presiden sebagai penjamin keberlanjutan visi dan misi kepala negara.

Maka, ketika publik berharap bahwa Gibran mampu menjadi “bayangan Prabowo”, yang mengerti isi kepala dan hati sang presiden, harapan itu menjadi ilusi politik. Sebab, untuk memahami seorang pemimpin seperti Prabowo, dibutuhkan kedewasaan berpikir, pengalaman panjang dalam ruang publik, serta kapasitas intelektual untuk menafsirkan visi menjadi kebijakan. Gibran, sejauh ini, belum menunjukkan tanda-tanda ke arah itu.

Seperti dikatakan Henry Kissinger, “The task of the leader is to get his people from where they are to where they have not been.” Tugas seorang pemimpin adalah membawa rakyat ke tempat yang belum pernah mereka capai sebelumnya. Dan untuk sampai ke sana, dibutuhkan pemimpin yang bukan hanya berani, tetapi juga tahu ke mana arah perjalanan itu. Gibran, dalam segala keterbatasannya, tampak belum memiliki peta jalan yang jelas menuju arah tersebut.

Akhirnya, jabatan wakil presiden bukan sekadar tanda tangan pada lembar kekuasaan. Ia adalah amanat sejarah yang menuntut kedewasaan, wawasan, dan integritas. Bila semua itu absen, maka yang tersisa hanyalah simbol politik yang hampa makna. Dan dalam diri Gibran, simbol itulah yang kini mendominasi — bukan substansi kepemimpinan sejati.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jum’at Berkah : “Laparkan Perut Anjingmu – Supaya…”

Next Post

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati
daerah

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Next Post
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Bossman ; LBP dan Purbaya Tidak Saling Menegur

Bossman ; LBP dan Purbaya Tidak Saling Menegur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist