• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Siapa Mau Jadi Petani Padi?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
September 20, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
PETANI TANPA BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastratmadja

Petani padi adalah ujung tombak sektor pertanian, bertanggung jawab menanam, merawat, dan memanen padi—sumber pangan pokok bangsa. Kegiatan mereka meliputi:

  • Menyiapkan lahan: membersihkan dan mengolah tanah, menyiapkan media tanam.
  • Menanam padi: menebar benih atau menggunakan teknik transplanting.
  • Merawat tanaman: pemberian pupuk, pengairan, pengendalian hama dan penyakit.
  • Memantau pertumbuhan: memastikan tanaman berkembang optimal.
  • Memanen: melakukan panen serta pengolahan pasca-panen seperti pengeringan dan penyimpanan.

Sekilas terdengar sederhana, namun kompleksitas pekerjaan ini kerap luput dari perhatian banyak orang. Seorang teman kuliah dari Kalimantan Selatan pernah menanyakan lewat WhatsApp menjelang adzan Subuh: “Siapa mau jadi petani padi?” Pertanyaan itu membuat saya merenung cukup dalam. Benarkah kini kaum muda enggan menekuni profesi ini?

Fenomena ini memang nyata. Banyak faktor yang memengaruhi:

  1. Kurangnya minat generasi muda: Banyak memilih pekerjaan di sektor formal atau industri karena dianggap lebih prestisius.
  2. Pendapatan tidak stabil: Menghasilkan uang dari pertanian padi seringkali fluktuatif dan tidak menjanjikan.
  3. Keterbatasan teknologi dan infrastruktur: Membuat pekerjaan berat, lambat, dan kurang efisien.

Namun, berbagai upaya bisa dilakukan untuk membalik tren ini:

  • Pendidikan dan pelatihan: Mengajarkan teknik pertanian modern dan manajemen usaha tani.
  • Insentif dan dukungan: Subsidi pupuk, benih, peralatan, atau bantuan modal bagi petani muda.
  • Promosi dan kampanye: Meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya pertanian.

Persepsi negatif tentang pekerjaan petani—berat, kotor, dan kurang bergengsi—perlu dilawan. Kurangnya pengetahuan, keterampilan, dan prospek karier yang jelas membuat banyak generasi muda memilih jalur lain. Solusinya harus menyentuh pendidikan, teknologi, peluang wirausaha, dan inspirasi.

Beberapa terobosan cerdas yang dapat dilakukan:

  1. Integrasi teknologi modern:
    • Drone untuk penyemprotan pestisida dan pupuk.
    • Sistem irigasi cerdas dan aplikasi pertanian.
  2. Pelatihan praktis dan pendidikan interaktif: Meningkatkan pemahaman tentang pertanian modern.
  3. Peluang kewirausahaan: Program inkubasi, pinjaman modal, dan bimbingan teknis untuk usaha tani mandiri.
  4. Pemanfaatan media sosial: Promosi pertanian modern dan berbagi kisah sukses petani muda.
  5. Menampilkan teladan nyata: Kisah sukses petani muda sebagai inspirasi generasi baru.

Contoh teknologi pertanian modern yang dapat meningkatkan efisiensi dan menarik minat kaum muda:

  • Transplanter: menanam padi secara efisien
  • Indo Combine Harvester: untuk panen cepat
  • Mesin Pemilih Bibit: seleksi bibit unggul
  • Hidrogel: media tanam alternatif
  • Smart Farming 4.0: memanfaatkan kecerdasan buatan untuk optimasi produksi

Dengan menggabungkan teknologi, pendidikan, dan inspirasi, profesi petani padi bisa kembali menjadi pilihan menjanjikan bagi generasi muda. Masa depan pertanian bergantung pada keberanian kita mencetak petani-petani muda yang terampil, cerdas, dan berdaya saing.

Menuju sanalah sebaiknya kita melangkah.

Entang Sastratmadja
Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Oknum Kemenag Minta ‘Uang Percepatan’ Kuota Haji Khusus ke Ustaz Khalid

Next Post

KGB di Rusia dan “KGB Termul” di Tanah Air: Jejak Komunis yang Tak Pernah Hilang

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Next Post
KGB di Rusia dan “KGB Termul” di Tanah Air: Jejak Komunis yang Tak Pernah Hilang

KGB di Rusia dan “KGB Termul” di Tanah Air: Jejak Komunis yang Tak Pernah Hilang

Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Jokowi Deklarasikan Gibran Untuk 2029: Manuver, Jebakan, dan Front Politik Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...