• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sikap Ambigu PKS: Antara Peluang Merangkul Jokowi dan Prinsip dalam Pemecatan Jokowi oleh PDIP

Ali Syarief by Ali Syarief
December 17, 2024
in Feature, Politik
0
PKS Usung Mardani Ali Sera Untuk Gubernur DKI
Share on FacebookShare on Twitter

Pemecatan Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution dari keanggotaan PDIP bukan sekadar berita politik biasa, tetapi sebuah simbol dari eskalasi konflik internal partai yang berkuasa. Namun, di tengah derasnya arus reaksi politik, sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menarik perhatian. Pernyataan PKS yang tampak ambigu terhadap keputusan PDIP membuka ruang interpretasi tentang posisi partai ini dalam konstelasi politik nasional.

Diplomasi PKS: Menghormati Sekaligus Menjaga Jarak

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, dalam pernyataannya menegaskan bahwa PKS “menghormati keputusan PDIP,” sambil menyebut bahwa pemecatan tersebut adalah hak internal partai untuk menegakkan aturan mainnya. Sikap ini terlihat diplomatis, bahkan cenderung normatif. Namun, di balik pernyataan yang terkesan sederhana itu, tersirat dua pesan penting.

Pertama, PKS ingin menjaga etika politik antarpartai dengan menghormati keputusan PDIP. Hal ini menunjukkan bahwa PKS tidak ingin memanfaatkan momentum secara terang-terangan untuk merangkul Jokowi dan keluarganya. Kedua, PKS tampak berhati-hati untuk tidak terjebak dalam konflik antara PDIP dan Jokowi. Pernyataan Mardani yang menyebut “Pak Jokowi bukan sosok sembarangan” menunjukkan pengakuan terhadap posisi politik dan kontribusi Jokowi sebagai presiden dua periode, tetapi PKS tetap menjaga jarak aman dengan menegaskan bahwa belum ada pembahasan internal terkait persoalan ini.

Ambiguitas sebagai Strategi Politik

Sikap ambigu PKS dalam merespons pemecatan Jokowi dapat dibaca sebagai strategi politik pragmatis. Di satu sisi, PKS ingin membuka peluang untuk merangkul Jokowi dan keluarganya jika hal itu menguntungkan secara politik. Jokowi, dengan basis dukungan yang masih cukup kuat, memiliki daya tarik tersendiri. Kehilangan kendaraan politik formal dari PDIP dapat membuat Jokowi mencari alternatif yang lebih akomodatif, dan PKS bisa menjadi salah satu opsi.

Namun di sisi lain, PKS juga harus berhati-hati. Merangkul Jokowi bukan tanpa risiko. Jokowi masih dianggap sebagai bagian dari pemerintahan yang selama ini kerap dikritik PKS, baik terkait kebijakan ekonomi, utang luar negeri, maupun isu-isu sosial lainnya. Langkah terburu-buru mendekati Jokowi bisa memunculkan resistensi di kalangan kader dan simpatisan PKS yang selama ini memposisikan diri sebagai oposisi konsisten terhadap pemerintahan Jokowi.

Ambiguitas ini bukan sekadar sikap ragu-ragu, melainkan upaya PKS untuk membaca dinamika politik dengan lebih cermat. PKS memahami bahwa dalam politik, timing adalah segalanya. Menyatakan dukungan secara terbuka terhadap Jokowi atau keluarganya pada tahap ini mungkin belum tepat, terutama ketika reaksi publik terhadap pemecatan ini masih berproses.

Di Antara Peluang dan Prinsip

PKS kini berada di persimpangan antara prinsip dan peluang politik. Sebagai partai oposisi yang mengusung narasi perubahan, merangkul Jokowi dan keluarganya bisa dilihat sebagai langkah pragmatis yang bertentangan dengan citra partai. Namun, peluang politik dari perpecahan PDIP tidak bisa diabaikan begitu saja. Jika Jokowi mampu mengonsolidasikan kekuatan politik baru, PKS bisa memosisikan diri sebagai mitra strategis.

Pernyataan Mardani bahwa “PKS belum membahas masalah ini” menegaskan bahwa partai ini masih ingin melihat arah angin berhembus. Namun, sikap ini juga mengundang pertanyaan: apakah PKS benar-benar berpegang teguh pada prinsip sebagai oposisi, ataukah hanya menunggu momen yang tepat untuk bersikap lebih pragmatis?

Kesimpulan: Politik Ambiguitas PKS

Sikap PKS terhadap pemecatan Jokowi oleh PDIP mencerminkan ambiguitas yang penuh perhitungan. Di satu sisi, PKS ingin menjaga prinsip sebagai oposisi yang konsisten. Di sisi lain, partai ini juga menyadari adanya peluang politik yang bisa dimanfaatkan dari perpecahan PDIP dan pelepasan Jokowi dari partai yang membesarkannya.

Ambiguitas ini bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan bagi PKS. Jika dikelola dengan tepat, sikap ini bisa memberi ruang bagi PKS untuk memposisikan diri sebagai partai yang fleksibel dan inklusif. Namun, jika terlalu lama berada dalam posisi abu-abu, PKS bisa kehilangan momentum dan citra sebagai partai yang berani bersikap tegas.

Dalam politik, setiap langkah harus diambil dengan perhitungan matang. Bagi PKS, pemecatan Jokowi adalah ujian: apakah partai ini mampu menyeimbangkan antara prinsip dan pragmatisme, ataukah hanya akan terjebak dalam sikap ambigu yang tak menghasilkan apa-apa.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dan Jokowi Pun Menjadi Gelandangan Politik

Next Post

Ketum DPP ASDEKI Jadi Pembicara di Malaysia Halal Logistics Conference di Penang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Next Post
Ketum DPP ASDEKI Jadi Pembicara di Malaysia Halal Logistics Conference di Penang

Ketum DPP ASDEKI Jadi Pembicara di Malaysia Halal Logistics Conference di Penang

Reynhard Sinaga Nyaris Alami Luka Serius dalam Serangan di Penjara Inggris

Reynhard Sinaga Nyaris Alami Luka Serius dalam Serangan di Penjara Inggris

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist