• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sistem Pemilihan Lewat MPR Bukan Hanya Suara Terwakili Bahkan Pikiran Juga Terwakili.

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
July 23, 2024
in Feature, Politik
0
DPR Anggarkan Rp 48 Miliar untuk Gorden, Sekjen: Sudah 13 Tahun Tak Diganti, Seperti Kain Pel
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Prihandoyo Kuswanto .- Ketua Pusat Study Kajian Rumah Panca Sila

Sejak UUD 1945 diganti dengan UUD 2002 ternyata Indonesia bukan melakukan Reformasi tetapi telah melakukan deformasi .
Deformasi menurut ķamus bahasa Indonesia adalah de·for·ma·si /déformasi/ n perubahan bentuk atau wujud dari yang baik menjadi kurang baik:

Apa yang terjadi dengan NKRI selama 22tahun telah terjadi deformasi .Kerusakan paling utama adalah pada sistem ketata negaraan yang tidak lagi mempunyai tata nilai bahkan negara yang dirahmati Allah dengan sistem permusyawaratan perwakilan diganti dengan sistem perjudian banyak banyakan suara ,kalah menang ,kuat kuatan ,pertarungan kaya -kayaan dengan sistem presidenseil.

Padahal asli nya negara dan bangsa ini adalah negara yang mengutamakan persaudaraan ,tolong menolong ,kekeluargaan ,gotong royong ,persatuan dengan sistem MPR.

Sistem partai politik inilah yang mengusung pemilihan langsung dengan model pilpres,pilkada ,pileg,telah merusak mental dan akhlak bangsa ini sebab telah terjadi permainan uang sogok-menyogok transaksional apalagi pileg jual beli suara di tingkat TPS sudah terjadi bagaimana memindahkan suara agar yang mampu bayar bisa menang dan transaksional ini melibatkan semua stake holder pelaksana pemilu .SBY pun mengeluh butuh 40 Milyard sampai 100 Milyard untuk bisa menjadi anggota DPR bahkan Bambang Soesatyo mengatakan dalam pilsung dengan istilah politik NPWP Nomor Piro Wani Piro jadi kerusakan sudah begitu para.
Kerusakan ini diakui oleh Prof Amin Rais amandemen dengan melucuti kewenangan MPR adalah suatu yang Naif .
Arus balik mulai terasa dari Demokrasi Mbelgedes menuju sistem pemilihan lewat MPR dengan permusyawaratan perwakilan dari demokrasi brutal kembali pada demokrasi permusyawaratan yang bermartabat.

Ada kesalahan yang akut pada sebagian intelektual atau mungkin juga mereka agen asing yang tidak ingin kembali ke UUD 1945.

Mereka mengatakan pemilihan lewat MPR itu kata mereka penghinaan karena suara kaum cerdik pandai itu diwakilkan pada orang orang yang tidak jelas di MPR.
Dari berbagai diskusi persepsi ini sengaja di bangun padahal jika pemilihan lewat MPR bukan hanya suara yang diwakilkan tetapi pikiran pikiran mereka akan tersampaikan .
Bukan nya kaum cerdik pandai itu diwakili oleh organisasi Profesi nya bahkan bisa diwakili oleh tiga atau lebih organisasi yang di ikuti contoh .
Saya Muhammadyah, saya juga seorang Insyinyur dan saya juga ikut Anggota KADIN dan suara saya diwakili utusan golongan dari Muhammadyah, juga utusan golongan Profesi PII dan KADIN.
dan pikiran-pikiran saya terwakili di tiga organisasi yang saya sebagai Anggota maka pikiran pikiran itu akan dituangkan di dalam GBHN Sehingga peran serta intelektual dihargai sesuai dengan profesi nya.
Bagaimana dengan Pemilihan langsung maka suara saya berhenti pada bilik suara dan Gelar pendidikan saya Profesor Doktor disetarakan dengan kuli pelabuhan ,kuli bangunan sama satu suara. Jadi sebagai intelek tual anda tidak dihargai dalam pemilihan langsung .
Tetapi jika pemilihan lewat MPR kepintaran anda dihargai bukan hanya suara anda.

Bahkan lebih jauh pikiran pikiran kaum intelektual itu tidak berhenti menjadi Garis Garis Besar Haluan Negara tetapi juga menjadi kontrol pelaksanaan GBHN jika presiden yang diberi mandat menyelewengkan GBHN maka bisa di turunkan itulah yang nama nya kedaulatan rakyat .
Bandingkan dengan pilsung ketika kita tidak setuju dengan UU Cipta kerja maķa buruh akan berdemo berjilid jilid ya ngak direspon ketika tidak setuju dengan IKN Protes demo berhari hari bahkan Ricky Gerung dengan bangga nya melontarkan perkataan pada Jokowi “Bajingan Tolil ” juga dianggap angin lalu .
Jika sistem MPR dikembalikan maka terjadi disrupsi pada para blantik demokrasi mbelgedes maka yang paling tidak setuju lembaga survey,konsultan politik ,oligarkhy ,gerombolan pendukung yang jika menang bisa jadi komisaris di BUMN dan Partai politik yang tidak perna berfikir tentang bangsa dan negara tetapi asik korupsi memperkaya diri sendiri .Coba perhatikan saja partai partai yang tidak setuju kembali ke UUD 1945 dan Pancasila .
Partai-partai yang tidak mau kembali ke UUD 1945 dan Pancasila adalah para koruptor dan pengkhianat terhadap bangsa dan negara nya sebab UUD 2002 telah membubarkan negara yang diproklamasikan 17Agustus 1945 oleh Soekarno Hatta.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penjelasan Produsen Roti Aoka dan Okko,Terkait Dugaan Ada Pengawet Kosmetik Didalam Produk Mereka

Next Post

Penjelasan Iptu Rudiana Terkait Asal-Usul Nama 11 Pelaku Pembunuhan Vina dan Eky

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Ditengah Proses Penyidikan Terhadap Tersangka Eki, Iptu Rudiana Ayah Almarhum Eki Jalani Pemeriksaan

Penjelasan Iptu Rudiana Terkait Asal-Usul Nama 11 Pelaku Pembunuhan Vina dan Eky

Skandal Zionisme Yahudi Israel : Penjelasan Imam Besar Masjid Istiqlal Terkait Hubungannya dengan Leimena AJC Pro Israel

Skandal Zionisme Yahudi Israel : Penjelasan Imam Besar Masjid Istiqlal Terkait Hubungannya dengan Leimena AJC Pro Israel

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...