• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sok Tahunya Lebih Besar Daripada Tahunya.

fusilat by fusilat
November 17, 2024
in Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pitoyo Hartono
Guru besar Chukyo University, Nagoya Japan, – Alumni SMA Pangudi Luhur Brawijaya IV Jakarta.

Sok Tahunya Lebih Besar Daripada Tahunya.

Indonesia penuh dengan Dunning-Kruger Effect. Apa itu?

Dunning Kruger effect adalah ilusi psikologis dari orang2 yg berpengetahuan rendah dan berlogika buruk yang beranggapan bahwa mereka adalah ahli.

Fenomena ini pertamakali dipelajari oleh Justin Kruger dan David Dunning, dan dipublikasikan pada tahun 1999 dalam jurnal karya ilmiah sebagai sebuah temuan.

Dalam studi awalnya mereka menemukan klub debat mahasiswa/i yang terlemah, mempunyai ilusi bahwa mereka harusnya memenangkan 60% pertandingan debat, padahal dalam kenyataannya mereka kalah 80%.

Ini selalu terjadi karena logika mereka yang lemah menghalangi diri untuk tahu bahwa logika mereka lemah. Jadi terbentuk semacam lingkaran setan.

Indonesia sekarang dipenuhi dengan orang seperti ini. Seseorang yang baru membaca sesuatu di internet sudah merasa menjadi expert dalam hal itu. Apalagi kalau dia belajar filsafat dan merasa itu adalah ibu segala ilmu. Padahal dia cuma belajar sepotong metodologi berpikir, belum menguasai ilmunya.

Banyak orang seperti ini yang tidak bisa membedakan antara “pernah dengar atau pernah baca” dengan mengerti. Juga tak bisa bedakan apakah dia berkompeten atau tidak.

Bagaimana mungkin orang-orang yang mungkin di seluruh hidupnya tidak pernah membuat algoritma komputer ataupun kalau pernah cuma sepintas buat menyelesaikan tugas akhir, merasa menjadi expert untuk me-refute ataupun meng-endorse sesuatu ide atau konsep.

Banyak juga orang yang mungkin hanya pernah memakai metode statistika di tugas akhirnya tapi sudah merasa menjadi otoritas di bidang ini.

Di bidang saya, saya banyak menemukan di beberapa universitas di Indonesia, orang-orang yang hanya pernah memakai library dari Python untuk membuat neural networks tanpa pernah menghasilkan sesuatu yang orisinal tapi sudah merasa menjadi expert.

Banyak juga orang yang dalam berdebat melakukan logical fallacy, misalnya “appeal of ignorance”, tapi nekat terus, karena dia tidak punya logical skill utk tahu bahwa logika nya hancur.

Dia juga tidak bisa mengerti kalau ada proses logika lain, misalnya inferensi di luar sekelumit yang dia tahu.

Karena itu kita gampang sekali menemukan “expert of everything” di Indonesia. Apapun dikomentari dengan yakin. Atau dia merasa benar, baca berita apa saja yang dia pikir sensasional dia sebarkan.

Padahal salah. Seperti ngawuran berita dari CNBC Indonesia yang sering membuat berita sensasional. Tapi begitu ada yang bantah, dan semua anggota grup bilang itu ngawur, orang itu ikut menuding. Dia ingin selalu kelihatan ahli walau ngawur.

Ini bukan karena orang Indonesia egonya besar, tapi karena skill dan knowledgenya rendah dan dia jatuh dalam Dunning Kruger Effect ini.

Mereka sukar keluar dari sindrom ini karena merasa sudah tahu semua, dan tidak ada yang perlu dipelajari lagi.

Orang2 demikian sukar sekali untukbberkata “saya tidak tahu”, dan karenanya akan jatuh lebih dalam lagi dalam ilusi ini.

Tidak ada lain kecuali mutu pendidikan yang baik, yang bisa membawa kita keluar dari jebakan Dunning Kruger Effect ini.

Kadang2 harus dengan cara yg “kejam” dan sedikit paksaan. Hasil studi, menunjukkan bahwa bertambahnya pengetahuan akan membawa kita pada “confidence” yg lebih berimbang.

Semua orang bisa jatuh dalam ilusi ini, tentunya termasuk saya. Saya menulis ini terutama utk mengingatkan saya sendiri.

Ada grafik yg menggambarkan Dunning Kruger Effect. Kalau kita merasa tahu ttg sesuatu, sebaiknya kita berpikir sedikit lebih jauh lagi, kita ada di posisi puncak pertama atau benar2 di tingkatan kedua dari grafik ini.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menag Nasaruddin Komitmen Bersihkan Kementerian Agama dari Aktivitas Berkonotasi Negatif

Next Post

Jenis-Jenis Makanan yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Bersama Kopi

fusilat

fusilat

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan
Birokrasi

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Next Post
Jenis-Jenis Makanan yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Bersama Kopi

Jenis-Jenis Makanan yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Bersama Kopi

Shohwatul Is’ad Competition 2024 Resmi Dibuka di PPMI Shohwatul Is’ad Pangkep

Shohwatul Is’ad Competition 2024 Resmi Dibuka di PPMI Shohwatul Is’ad Pangkep

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...