Menyusul terungkapnya kekayaan mantan Pejabat eselon III Rafael Alun Trisamvodo dengan jumlah Rp 56 miliar dan dianggap tidak wajar oleh publik, mendorong Menteri Keuangan berencana melaksanakan reformasi jilid Ii di Kemenketerian Keuangan.
Jakarta – Fusilatnews – Mantan Komisioner KPK Laode Muhammad Syarief diundang Menteri Keuangan untuk mengadakan pertemuan terkait rencana membangun reformasi jilid II di Kementerian Keuangan..
Menurut Laode, pertemuan itu terjadi karena dia diminta memberikan masukan kepada Sri Mulyani agar reformasi jilid II di Kemenkeu berhasil. Tema Reformasi jilid II itu ‘ bersih-bersih” di Kemenkeu.
“Bu Menteri mengatakan akan ada reformasi jilid II di Kemenkeu, khususnya di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai,” kata Laode pada Sabtu, (4/3)
Laode menjelaskan Sri Mulyani berencana memperketat pengawasan LHKPN para pegawai di Kemenkeu. Nantinya mekanisme pelaporan LHKPN pejabat Kemenkeu akan lebih dimutakhirkan.
Fungsi dan kinerja Inspektorat Jenderal Kemenkeu khususnya dalam LHKPN seluruh pegawai juga akan ditingkatkan. Verifikasi akan lebih mendalam selain kepatuhan dalam menyetorkan dan melaporkan dokumen perpajakan.
Laode menegaskan dalam reformasi jilid II Kemenkeu akan meminimalisasi penyalahgunaan wewenang.
Menkeu Sri Mulyani berencana menyisir regulasi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan pegawai Kemenkeu.
Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 itu memberikan sejumlah masukan kepada Sri Mulyani, antara lain meminta Ditjen Pajak melakukan penyidikan internal harta kekayaan para pegawainya yang dinilai tidak wajar.
“Mereka pasti tidak membayar pajak harta yang disembunyikan atas nama orang lain,” kata Laode.
Inspektorat Jenderal Kemenkeu juga harus jeli terhadap keabsahan LHKPN pegawai Kemenkeu mengenai kewajaran perbandingan harta kekayaan dengan penghasilan pegawai.
Sri Mulyani membagikan pertemuan dengan sejumlah pegiat antikorupsi via akun Instagram miliknya @smindrawati.
Ada sepuluh orang yang diundang Sri Mulyani malam itu. Selain Laode Syarif, terdapat beberapa mantan Pimpinan KPK lainnya yaitu Erry Riana Hardjapamekas dan Amien Sunaryadi.
Ada juga Bivitri Susanti (ahli Hukum Tata Negara), Zainal Arifin Muchtar (pegiat antikorupsi UGM), Danang Widoyoko (mantan koordinator ICW), Alissa Wahid (putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid). Hadir pula Karlina Supelli (Astronomer) dan Arief Surowidjodjo (advokat).
Kemenkeu disorot publik dan disentil Presiden Jokowi setelah kasus penganiayaan dan pamer kekayaan yang dilakukan Mario Dandy Satryo, putra Kepala Kantor Pajak Wilayah Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo.
Harta Alun yang tak wajar jadi sorotan publik karena tak sesuai penghasilan dari jabatannya mendorong KPK memanggil Alun untuk mengklarifikasi harta kekayaanya.






















