• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Subsidi dan Kontribusi Rakyat

fusilat by fusilat
September 12, 2022
in Feature
0
HASIL PERTEMUAN DENGAN POTUS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Malika Dwi Ana | Pengamat Sosial Politik

Apa yang disebut dengan subsidi?

Menurut KBBI, subsidi adalah bantuan uang dan sebagainya kepada yayasan, perkumpulan, dan sebagainya (biasanya dari pihak pemerintah).

Pengertian diatas sebenarnya salah kaprah hingga kini. Subsidi pertama itu rakyat memberikan dalam bentuk pajak untuk menggaji pemerintah agar mengatur negara. Subsidi itu kemudian dikembalikan dalam bentuk fasilitas dan kemudahan pada rakyat…bukan dibalik. Jika rakyat mogok memberikan subsidi, emang siapa yg mau menggaji pemerintah? Karena adanya negara ini dimulai dari pertama sudah ada rakyat, dan wilayah(negara) tempat rakyat itu hidup, baru kemudian membentuk negara dan pemerintah…kemudian pengakuan dari negara-negara lain atas berdirinya negara ini.

Realitas yang terjadi, tiap kali rakyat memprotes kebijakan pemerintah yang merugikan, para pemuja rezim langsung menyitir ucapan JF. Kennedy; “Jangan tanya apa yang negara dapat berikan kepadamu. Namun tanyalah apa yang dapat engkau berikan kepada negara.”

Ucapan yang mungkin benar di USA, tetapi TIDAK BENAR di negeri wakanda. Pertanyaan seperti pertanyaan JF. Kennedy itu wajar dipertanyakan pada warga negara USA. Karena dalam sejarahnya, saat Amerika berdiri adalah negaranya yang sudah ada duluan terbentuk, baru kemudian penduduknya berdatangan dari segala penjuru dunia. Sedang bangsa asli Amerika malah dihilangkan.

Berbeda dengan Indonesia, disini bukan negara yang terbentuk lebih dulu sebelum rakyat, tapi suku-suku bangsa yang mendiami wilayah yang saat ini disebut sebagai negara Indonesia telah ada terlebih dahulu sebelum negara. Suku-suku bangsa yang mendiami wilayah yang kini disebut negara Indonesia tersebut sepakat membentuk sebuah negara yang bebas dari penjajahan, penindasan, memiliki cita-cita bersama untuk merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Sehingga kemudian rakyatlah yang MEMBERIKAN SUBSIDI KEPADA NEGARA terlebih dulu, bukan pemerintah. Ini yang harus disadari.

1. Rakyat yang telah memberikan tanahnya kepada Pemerintah RI dengan sukarela begitu proklamasi kemerdekaan Indonesia dinyatakan. Rakyat memilih tidak memberikan tanahnya kepada Belanda. 

2. Rakyat kemudian mensubsidi Pemerintah berupa pembayaran pajak, peneng, PBB, tupi dan lain-lain.

3. Setelah merdeka, rakyat bahu-membahu dengan TKR (cikal bakal ABRI) dan polisi mengusir datangnya penjajah lagi setelah 17 Agustus 1945.

Subsidi dari rakyat kepada pemerintah itu dimaksudkan agar dikelola dengan baik yang kemudian dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai dengan cita-cita negara dalam Mukadimah UUD 1945.

Sayangnya, karena doktrin terbalik dan keberpihakan kepada penguasa, pikiran menjadi tidak waras lagi. Rakyat yang selalu disalahkan, dikatakan yang selalu menerima subsidi, fasilitas pendidikan kesehatan dan lain-lain gratis (konon), BLT, subsidi pupuk, subsidi BBM, tapi tidak tahu berterimakasih. 

Negara salah urus karena pemerintahnya gak becus, kenapa juga yang disalah-salahin rakyat? Tidak mampu memikul tanggung jawab menjalankan negara, demokrasi punya mekanisme untuk mengundurkan diri dengan elegan, bukan menunggu diprotes atau pun dilengserkan(dipecat)

Lalu ada pertanyaan; “Apa kontribusi sampeyan terhadap negara?” 

Atau…

“Apa yang sudah kau lakukan untuk negara.”

“Apa sumbangsih anda? Protes mulu gak ada syukur-syukurnya…!”

Pertanyaan-pertanyaan model begini menunjukkan bahwa yang bertanya tidak paham konsepsi dasar bernegara. Saran saya baca kembali preambule UUD 45 dan isi konstitusi.

Dalam konsep bernegara tidak ada kewajiban rakyat memberi (kontribusi) apa-apa kepada pemerintah. Yang ada adalah penyelenggara negara, aka pemerintah yang harus memberi apa-apa kepada rakyat. Sebab negara adalah daulat rakyat. Sementara penyelenggara negara adalah pegawainya rakyat.

Analogi sederhana terkait dasar bernegara itu begini : 

Rakyat adalah tuan (pemilik negara), 

Pemerintah adalah pekerja. 

Jika si pekerja salah, wajar si tuan mengkritik, menegur bahkan menghujat. Ehh tapi yang terjadi di negeri seribu kodok itu si pekerja seringkali salah, ngawur, asal-asalan, malah keseringan hobi bohong, berkhianat dan nyuri duwit rakyat, ya wajar dong si tuan marah-marah dan mencaci maki. Lha sekarang si tuan dibilang kadrun, bloody haters, benci, dengki, sukanya nyalahin, dan gak berkontribusi untuk negara.

Konstitusi dasar negara Indonesia juga berbicara soal apa yang wajib dilakukan negara kepada rakyat dan bukan sebaliknya. Maka jika sekali lagi ada yang bertanya, “Apa yang sudah kau berikan untuk negara?” Yee…kok nanya saya? Tanya dong sama yang sudah digaji oleh rakyat.

Tapi jika masih memaksa nanya apa kontribusi mu kepada negara, maka jawab saja:

Bayar pajak 10% tiap makan di warung atau resto, bayar pajak kendaraan, bayar PBB, pajak(tupi) tanah, bayar BPJS, bayar retribusi sampah, parkir, dan penerangan jalan, bayar tagihan listrik dan air. Itu semua andil saya untuk membantu negara. Gak harus bangun jalan tol, jembatan, bandara, bendungan, apalagi ibukota baru.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tebar Ancaman!! Inilah Deretan Aksi Peretasan Hacker Bjorka, Dari Dokumen Jokowi, Sampai Data KPU

Next Post

Rakyat Menolak Kenaikan Harga BBM

fusilat

fusilat

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Rakyat Menolak Kenaikan Harga BBM

Rakyat Menolak Kenaikan Harga BBM

Name Calling “Sambo Sambo” Buah Persetubuhan

Name Calling “Sambo Sambo” Buah Persetubuhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist