FusilatNews- Persaingan kandidat calon presiden (capres) Pemilu 2024 semakin ketat. Dalam setahun terakhir, setidaknya tiga nama digadang-gadang sebagai kandidat terkuat capres. Ketiganya yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Prabowo mulanya kerap berada di urutan teratas dalam survei elektabilitas sejumlah lembaga. Perlahan, tingkat elektoralnya disalip oleh Anies Baswedan. Temuan survei sejumlah lembaga memperlihatkan, elektabilitas Anies cenderung meningkat, sementara Prabowo perlahan mengalami penurunan.
Dilansir rmol.id Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat keterpilihan Anies terpantau lebih tinggi dalam survei November ketimbang bulan September 2022. Hal tersebut tercatat dalam survei nasional tatap muka yang digelar lembaga survei Indikator yang dirilis secara virtual Kamis (1/12)
“Ganjar sedikit turun dibanding bulan September 2022. Anies naik tajam. Pak Prabowo turun tajam,” ujar Burhanuddin.
Burhanuddin mengatakan Kenaikan tingkat keterpilihan Anies, pada bulan September tercatat 18,2 persen. Sementara pada survei bulan November mencapai 24,2 persen.
Sementara untuk Prabowo, pada bulan September tingkat keterpilihannya ada di angka 22,5 persen. Namun pada bulan November sebesar 17,9 persen.
Untuk keterpilihan Ganjar, di bulan September sebesar 30,2 persen. Sedangkan pada bulan November di angka 28,6 persen.
“Anies sebelum deklarasi konsisten di peringat ketiga. Tetapi antara Anies, Ganjar dan Pak Prabowo itu secara statistik tidak terlalu berbeda jauh Itu peta sebelum deklarasi,” demikian Burhanuddin menambahkan.
Populasi dalam survei ini sebanyak 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News
























