“Dalam beberapa bulan ke depan, maskapai juga akan masuk ke ekosistem (InJourney),” ujar Maya saat jumpa pers terkait rangkaian peringatan Waisak di Candi Borobudur 2024 di Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Jakarta – Fusilatnews – InJourney sebuah Holding pariwisata milik milik BUMN beserta pendukungnya mengumumkan rencana bergabungnya maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono mengatakan Garuda akan menyusul sejumlah BUMN yang sudah tergabung dalam holding tersebut, seperti PT Angkasa Pura Indonesia, PT Sarinah, PT ITDC, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Boko, dan Prambanan (TWC), dan PT Hotel Indonesia Natour (HIN).
“Dalam beberapa bulan ke depan, maskapai juga akan masuk ke ekosistem (InJourney),” ujar Maya saat jumpa pers terkait rangkaian peringatan Waisak di Candi Borobudur 2024 di Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Menurut Maya Garuda masih terus berproses untuk masuk ke dalam ekosistem InJourney. Namun begitu, Maya optimistis, hal ini dapat terealisasi pada tahun ini.
“Dalam beberapa bulan ke depan, maskapai juga akan masuk ke ekosistem (InJourney),” ujar Maya saat jumpa pers terkait rangkaian peringatan Waisak di Candi Borobudur 2024 di Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Maya menyampaikan Garuda masih terus berproses untuk masuk ke dalam ekosistem InJourney. Maya optimistis, hal ini dapat terealisasi pada tahun ini.
PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk. atau dikenal sebagai Garuda Indonesia (IDX: GIAA) adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia yang berkantor pusat di Bandar udara Internasional Soekarno–Hatta. Maskapai ini adalah suksesor dari KLM Interinsulair Bedrijf.
Garuda Indonesia merupakan anggota SkyTeam satu-satunya di Indonesia dan maskapai terbesar kedua di Indonesia setelah Lion Air. Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan berjadwal ke sejumlah destinasi meliputi benua Asia, Eropa, dan Australia dari Jakarta, serta kota fokus, maupun kota lain untuk penerbangan Haji.
Maskapai ini adalah satu-satunya maskapai dari Indonesia yang terbang ke wilayah Eropa dan Oseania. Maskapai ini juga pernah terbang ke wilayah Amerika hingga akhir 1990an.
Pada puncak akhir 1980-an hingga pertengahan tahun 1990-an, Garuda mengoperasikan ke sejumlah jaringan penerbangan yang luas di seluruh dunia, dengan layanan terjadwal secara teratur ke Adelaide, Cairo, Fukuoka, Johannesburg, Los Angeles, Paris, Roma dan kota lainnya di Eropa, Asia dan Australia.

























