• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Tak Diperkuat oleh Harry Souttar dan Nestory Irankunda,Timnas Indonesia Berpeluang Menangkan Laga Lawan Australia

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
March 17, 2025
in News, Sport
0
Tak Diperkuat oleh Harry Souttar dan Nestory Irankunda,Timnas Indonesia Berpeluang Menangkan Laga Lawan Australia

Pertarungan udara antara Harry Souttar dan Rafael Struick terjadi saat pertandingan Australia melawan Indonesia di babak 16 besar Piala Asia 2023, Minggu 28 Januari 2024.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Tanpa pemain inti yang sedang cedera terutama Harry Souttar dan Nestory Irankunda.Timnas Indonesia berpeluang memenangkan laga melawan Austrlia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney, Kamis (20/3/2025).

Untuk nama pertama, tak ada kegaduhan. Hanya ada penyesalan karena sang bek berpostur 198 cm ini menderita cedera Achilles yang membuatnya menepi hingga akhir tahun ini.

Souttar adalah satu pilar penting bagi Australia. Meski tak gesit, ia mampu memaksimalkan keunggulan postur dan piawai menempatkan posisi mengadang penyerang lawan. Ia sulit dilewati, tapi terutama selalu unggul dalam bola-bola atas.

Di sisi lain, atribut ini juga berguna saat Australia menyerang. Souttar kerap maju menyambut sepak pojok atau tendangan bebas. Gol atau assist datang darinya. Paling minim, penjagaan ganda untuknya dari lawan membuat rekannya bisa lebih bebas menyambut bola dari situasi bola mati.

Indonesia pernah merasakan dibobol oleh Souttar pada pertandingan Piala Asia tahun lalu. Ketika Australia mencukur Indonesia 4-0, salah satu gol Socceroos datang dari Souttar.

Souttar mengancam lagi ketika Indonesia menjamu Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan pada September lalu. Setiap situasi bola mati untuk Australia di daerah Indonesia, Souttar memaksa Rizky Ridho dkk bekerja keras. Satu tendangan akuratnya dari serangan Australia berhasil dimentahkan kiper Marten Paes. Sementara saat bertahan, satu akselerasi Ragnar Oratmangoen yang mungkin bisa berbuah gol berhasil dihentikannya.

Catatan Australia tanpa Souttar tak begitu mengesankan. Dari 11 laga tanpa bek Leicester City ini, Australia menang enam kali, dua kali imbang, dan tiga kali kalah.

Bagaimana dengan Irankunda? Inilah yang pekan lalu menjadi polemik di Asutralia. Sosok yang oleh sejumlah pundit setempat serta netizen Australia dianggap bisa membantu Socceroos, justru tak dipanggil Popovich.

Sebelumnya, ia absen dalam dua pertandingan Australia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November 2024. Padahal, remaja 19 tahun ini cukup menjanjikan bersama Grasshoppers sejak dipinjamkan pada Januari 2025. Ia menjadi pilihan utama dalam sembilan laga dan menyumbang tiga assist.

Peran Irankunda sangat unik ketika melawan Indonesia. Ia menjadi opsi pertama dalam serangan balik. Kegesitannya menjadi alasan utama pelatih Australia saat itu Graham Arnold memasangnya.

Pada babak pertama melawan Indonesia, Irankunda mendapatkan peluang emas dari umpan silang setelah ia terlepas dari penjagaan. Namun, Irankunda gagal menuntaskannya.

Sedangkan satu tendangan kerasnya dari sisi kiri pertahanan Indonesia hanya mengenai tiang dan gagal berbuah gol. Ia membuat bek kiri Indonesia Calvin Verdonk bekerja keras sepanjang malam.

Namun ada tugas bertahan yang penting dan dijalankannya dengan baik saat melawan Indonesia. Ini bisa terlihat jika Australia mendapatkan bola mati di wilayah pertahanan Indonesia, baik tendangan bebas ataupun sepak pojok.

Irankunda tidak berada di area penalti saat Socceroos mengeksekusi bola mati. Ia selalu berdiri sedikit di luar kotak 16. Ternyata, selain diharapkan membantu mencetak gol, Irankunda juga punya tugas membantu meredam serangan timnas Indonesia.

Irankunda menjadi orang pertama yang bertugas menghentikan pemain Indonesia yang mendapatkan bola untuk melancarkan serangan balik. Kita bisa melihatnya dengan jelas jika hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada laga itu.

Saat masih dipegang pelatih Shin Tae-yong, skuad Garuda disegani karena serangan baliknya. Timnas Indonesia punya Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Verdonk yang siap menerima operan outlet untuk berlari dari sisi lapangan. Arnold tak mau ambil risiko gawangnya kebobolan dari serangan balik.

Di sini, Irankunda bertugas mencegah jangan sampai ada outlet pass berhasil dilepaskan para pemain Indonesia ke kedua sisi ketika Australia kehilangan bola. Tugas defensive stop yang diemban Irankunda ini baru terlihat nyata pada menit ke-36. Ketika itu dari situasi bola mati, Indonesia berhasil merebut bola. Rafael Struick mencoba melancarkan serangan balik.

Dari awal sprint, Rafael unggul satu setengah langkah dari Irankunda. Sayangnya, Rafael tak segera mengirimkan bola ke sisi samping lapangan, entah karena belum melihat rekannya berlari atau sudut mengoper yang sulit. Alhasil, Irankunda berhasil melakukan ball recovery, memutus bahaya yang mungkin mengancam pertahanan Australia.

Ketika Australia sudah bisa mendominasi permainan dan Indonesia lebih banyak bertahan, Irankunda ditarik pada menit ke-59 oleh Arnold dan digantikan Awer Mabil. Namun kehadirannya tetap tak membantu Australia mencetak gol pada laga yang berakhir 0-0.

Tanpa Souttar dan Irankunda, Australia sudah kehilangan dua senjata berbahaya di lini serang dan peredam lawan yang ulet saat bertahan.

Apakah Indonesia bisa mengkapitalisasi absennya dua pemain ini belum bisa dipastikan. Sebab, pelatih kedua tim kini berbeda. Tak ada Arnold di sisi lapangan Australia, tak ada juga Shin Tae-yong mendampingi Indonesia. Bersama Popovich, Australia hanya menang sekali dan tiga lainnya imbang. Posisi Irankunda digantikan pemain Middlesbrough, Riley Patrick McGree, di sisi sayap dari empat laga itu. McGree pemain bagus, tapi dari sisi kecepatan masih kalah dengan Irankunda.

Menarik dinanti ramuan Popovich meredam permainan timnas Indonesia. Entah bagaimana cara bermain Struick dkk nanti. Apakah masih mengandalkan serangan balik atau berani meladeni tuan rumah selama 90 menit, baru akan terjawab di Sydney pada Kamis nanti. Tak ada yang tahu seperti apa gaya yang diusung tim Garuda karena ini laga debut pelatih Patrick Kluivert bersama timnas Indonesia.

Yang pasti, kita semua berharap timnas Indonesia bisa membawa pulang angka ke Jakarta. Kalau tak bisa tiga, satu pun sepertinya tak mengapa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terobos Rapat RUU TNI, Deddy Corbuzier Tuding Kontras Bertindak Ilegal dan Anarkis

Next Post

Erick Thohir Berpesan Pada Timnas Jelang Laga Lawan Australia Kamis Malam

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara
Feature

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026
Feature

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026
Feature

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Next Post
Erick Thohir Berpesan Pada Timnas Jelang Laga Lawan Australia Kamis Malam

Erick Thohir Berpesan Pada Timnas Jelang Laga Lawan Australia Kamis Malam

Anggota TNI Pegang Jabatan Sipil Jadi Persoalan, KSAD Tuding Sebagai Pemikiran Kampungan

Permasalahan Revisi UU TNI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Revolusi Bermula dari Film!

Revolusi Bermula dari Film!

May 13, 2026

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

May 13, 2026
Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist