• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tanah Kami, Pangan Kami: Seruan Petani di Hari Pangan Sedunia 2025

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
October 18, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
PETANI TANPA BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Tanggal 16 Oktober kembali menjadi pengingat bahwa perut bangsa tidak bisa digantungkan pada kapal impor. Pada Hari Pangan Sedunia 2025, ribuan petani dari berbagai daerah turun ke jalan. Mereka berkumpul di depan Istana Negara, Jakarta, membawa satu tuntutan besar: kedaulatan pangan.

Aksi yang digelar Serikat Petani Indonesia (SPI) itu bukan sekadar ritual tahunan. Ketua Pelaksana Peringatan Hari Pangan Sedunia SPI, Angga Fajar, menegaskan bahwa peringatan kali ini serentak dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, dengan pusat kegiatan di Jakarta. Selain aksi massa, SPI juga menggelar dialog nasional dan kampanye menolak dominasi korporasi pangan internasional dalam urusan pangan dan pertanian nasional.

Menegakkan Kedaulatan Pangan

Kedaulatan pangan bukan sekadar jargon, tetapi napas kehidupan bangsa. Konsep ini menegaskan pentingnya kontrol rakyat dan negara atas sistem pangan mereka sendiri.

Kedaulatan pangan berarti:

  • Kemandirian pangan, yaitu kemampuan bangsa untuk memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

  • Kontrol atas sumber daya pangan—tanah, air, dan benih—agar dikelola secara berkelanjutan oleh rakyat, bukan dikuasai segelintir korporasi.

  • Keadilan pangan, di mana setiap warga berhak atas pangan yang cukup, bergizi, dan terjangkau.

  • Kualitas pangan, yang aman dikonsumsi dan tidak tercemar praktik industri yang rakus.

Kedaulatan pangan memberi ruang bagi masyarakat untuk menentukan sendiri sistem pangannya tanpa intervensi luar yang merugikan. Inilah fondasi yang memperkuat ketahanan pangan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Luka di Lumbung Sendiri

Indonesia masih jauh dari cita-cita kedaulatan pangan. Beberapa masalah besar mencengkeram sektor pertanian nasional:

  • Ketergantungan pada impor pangan: beras, kedelai, gula, bahkan garam masih didatangkan dari luar negeri.

  • Produktivitas petani rendah, karena minimnya akses terhadap modal, teknologi, dan pasar.

  • Infrastruktur pertanian rapuh—irigasi rusak, jalan tani terbatas, dan gudang penyimpanan minim.

  • Kemiskinan petani yang terus berulang akibat keterbatasan lahan dan akses terhadap sumber daya.

  • Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang mengancam produksi pangan nasional.

  • Minimnya dukungan pemerintah terhadap petani lokal, sementara korporasi multinasional justru diberi ruang luas.

Masalah-masalah ini menunjukkan betapa kedaulatan pangan bukan sekadar urusan pertanian, tapi juga urusan politik dan keadilan sosial.

Kedaulatan dan Hak atas Pangan

Kedaulatan pangan berkelindan erat dengan hak atas pangan, yang merupakan hak asasi manusia untuk memperoleh pangan yang cukup, aman, dan bergizi.

Keduanya berhubungan karena:

  • Kedaulatan pangan menjamin akses terhadap pangan bagi setiap warga.

  • Dengan kontrol atas sumber daya pangan, rakyat dapat menentukan bagaimana pangan diproduksi dan didistribusikan.

  • Kemandirian pangan membuat bangsa tak tergantung pada impor, sehingga hak atas pangan lebih terjamin.

Dengan kata lain, kedaulatan pangan adalah jalan untuk menegakkan hak atas pangan rakyat.

Seruan Petani: Dari Tanah untuk Bangsa

Dalam aksinya di depan Istana, SPI menyerukan beberapa tuntutan penting:

  1. Reforma Agraria Sejati – Redistribusi lahan yang adil untuk menghapus ketimpangan kepemilikan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

  2. Penguatan Kelembagaan Ekonomi Kerakyatan – Mendorong koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat di sektor pangan.

  3. Kedaulatan Pangan Berbasis Pangan Lokal – Mengutamakan produksi pangan lokal, bukan impor.

  4. Penghentian Impor Pangan – Menolak ketergantungan yang melemahkan petani dan ekonomi nasional.

  5. Keadilan Agraria dan Kebijakan Pangan Nasional yang Pro Petani – Mendesak negara berpihak pada produsen pangan, bukan pedagang besar.

Catatan Penutup

Seruan petani pada Hari Pangan Sedunia 2025 ini adalah jeritan nurani bangsa: tanah harus dikembalikan kepada yang menanam, dan kebijakan pangan harus berpihak pada yang memberi makan negeri.

Tanah, air, dan benih bukan komoditas yang boleh diperjualbelikan di bursa global. Ia adalah hak hidup bangsa Indonesia.
Maka ketika petani bersuara, sejatinya mereka sedang membela perut kita semua.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Stigma Ijazah Palsu Jokowi: Tak Akan Kunjung Sirna Walau Menghadiri Reuni Alumni UGM

Next Post

Dugaan Rekayasa Konstitusional: KPU RI dan Gibran Menjerat Prabowo serta Menciderai Kedaulatan WNI

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
“Mas Gibran Dilatih untuk Mempermalukan Saya” Mahfud MD:

Dugaan Rekayasa Konstitusional: KPU RI dan Gibran Menjerat Prabowo serta Menciderai Kedaulatan WNI

KCIC Klaim Uji Coba Kereta Cepat Jakarta Bandung, Tembus Kecepatan 300 Kilometer per Jam

Blunder Besar Jokowi Dalam Proyek Kereta Cepat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...