Jakarta – Fusilatnews – Tantangan psikologis yang sedang dihadapi Timnas Indonesia (PSSI) terkait penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih Tim Nasioanal Indonesia yang akan menggantikan Shn Tae Yong sebagai pelatih Tmnas Indonesia
Nama Patrick Kluivert dalam beberapa waktu terakhir memang muncul sebagai kandidat kuat pelatih timnas Indonesia. menyusul diberhentikannya Sihin Tae Yong sebagai pelatih Tim Nasional. Kehadirannya pun tidak luput dari perhatian mantan pelatih Arema FC, Joko Susilo. Ia mengakui bahwa kehadiran sosok tersebut akan memberi warna tersendiri bagi timnas Indonesia.
Semasa aktif bermain, Patrick Kluivert menjadi salah satu pesepakbola top Eropa yang pernah memperkuat Ajax Amsterdam, Barcelona hingga Newcastle United. Sementara, karier kepelatihannya dimulai saat menjadi asisten pelatih Louis Van Gaal di Timnas Belanda pada 2014 lalu
“Saya bicara fair, bagus juga dari segi nama kualitas juga cukup mumpuni,” ucap Joko Susilo kepada sejumlah media termasuk Fusilatnews.com. Tantangan yang akan dihadapi pelatih berusia 48 tahun itu juga tidak akan mudah terutama dari masalah psikologis. Bagaimana pun, sosok Shin Tae-yong masih memiliki tempat tersendiri di hati suporter dengan rekam jejaknya bersama timnas Indonesia.
Baginya, langkah yang dapat dilakukan Patrick Kluivert untuk mengatasi masalah psikologis tersebut adalah dengan mempersembahkan kemenangan yang meloloskan timnas ke ajang Piala Dunia. Bagi Indonesia. “Yang menjadi masalah kan dengan pergantian pelatih STY saja kan. Karena itu saya pikir tidak akan mulus ya, karena situasi akar rumput ramai,” kata Joko Susilo. “Saya hanya melihat di situ saja, ini hanya masalah psikologis. Bagaimana untuk mengatasi ini semua? ya kemenangan. Kalau tidak akan menjadi masalah lagi,” imbuhnya.
Selain itu tantangan berat lainnya bersama timnas Indonesia adalah tingginya ekspektasi publik terhadap timnas Indonesia yang diharapkan bisa lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Apalagi salah satu alasan yang disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir memutuskan mengganti Shin Tae-yong ingin Indonesia mendunia dengan lolos ke Piala Dunia 2026. “Kehadiran Kluivert ekspektasinya menang dan lolos. Tapi saya melihat kacamata pelatih ini juga tidak mudah, sulit. Tapi tetap optimis apapun bisa terjadi kalau melihat teknis sulit,” pungkasnya.























