• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Patrick Hengkang, Erick Melenggang

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 19, 2025
in Feature, Sport, Tokoh/Figur
0
Patrick Hengkang, Erick Melenggang
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Mantan Sekjen Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN)

Jakarta – Hari yang dinanti-nanti rakyat Indonesia itu akhirnya tiba juga. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mendepak Patrick Kluivert dari kursi Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Gegaranya, pelatih asal Belanda itu gagal mengantarkan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dengan muka tertunduk malu, Patrick pun hengkang dari Indonesia. Sedangkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap melenggang langkahnya seakan tak bersalah.

Padahal, kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 bukan hanya tanggung jawab Patrick, melainkan di atas itu ada Erick. Dialah yang membawa Patrick ke Timnas untuk menggantikan Shin Tae-yong yang saat itu sedang dielu-elukan rakyat Indonesia karena mampu mengangkat prestasi Timnas.

Sejak itu, rakyat Indonesia bertanya-tanya seperti apa prestasi Patrick, dan jika tidak mumpuni maka tinggal pecat saja. Kini obsesi rakyat Indonesia menjadi kenyataan. PSSI benar-benar memecat Patrick.

Lantas bagaimana dengan Erick Thohir? Bekas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga itu kini masih melenggang bebas. Ia belum mengambil tanggung jawab untuk mengundurkan diri. Padahal jika mengacu pada doktrin militer, tak ada prajurit yang salah, yang salah adalah komandan.

Patrick adalah prajurit. Erick-lah komandannya. Atau jika Patrick disebut komandan, maka Erick-lah komandan dari komandan. Ketika Patrick sudah dipecat, lantas mengapa Erick masih bertahan?

Sebagai Menpora, mungkinkah Erick memecat dirinya sebagai Ketua Umum PSSI? Tidak mungkin. Sebab, memecat Ketua Umum PSSI akan melanggar Statuta PSSI. Pun melanggar Statuta FIFA, sehingga PSSI akan disanksi FIFA jika memecat ketua umum atau presiden federasinya.

PSSI adalah lembaga independen yang langsung menginduk ke Federation of International Football Association (FIFA) atau federasi sepakbola internasional, sehingga seolah menjadi negara di dalam negara.

Pada 2015 FIFA pernah membekukan PSSI gegara Menpora yang saat itu dijabat Imam Nahrawi membekukan PSSI yang dilanda konflik internal perebutan kursi ketua umum. Kata FIFA, Pemerintah Indonesia dilarang mengintervensi PSSI.

Namun ironisnya kini FIFA justru mempersilakan Erick Thohir merangkap jabatan Ketua Umum PSSI dan Menpora. Dengan rangkap jabatan ini Erick dengan mudah secara diam-diam mengintervensi PSSI. Ada conflict of interest (konflik kepentingan) di sana: regulator merangkap eksekutor, wasit merangkap pemain. Sebagai Menpora, Erick adalah regulator. Sebagai Ketua Umum PSSI, Erick adalah eksekutor.

Ternyata FIFA bestandar ganda. Ada apa dengan FIFA dan Erick Thohir?

Erick sudah minta maaf. Tapi maaf saja tidak cukup. Sebab sepakbola bukan soal maaf-memaafkan, melainkan soal prestasi Timnas. Kalau sekadar menjadi peserta saja tidak bisa, bagaimana Indonesia mau menjadi juara Piala Dunia?

Saatnya para anggota PSSI bicara. Sebagai pemilik suara, mereka bisa mendesak Erick untuk mundur. Jika tidak mau mundur, para anggota PSSI bisa menggalang kekuatan untuk menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mengganti Erick. Ini kalau mereka mau memajukan prestasi sepakbola Indonesia.

Atau para anggota PSSI juga sudah terninabobokkan oleh Erick Thohir? Biarlah waktu yang bicara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Islam yang Bertumbuh di Rumah Kemanusiaan

Next Post

🌾 “Kesahajaan Petani: Cermin Kehidupan yang Terlupakan”

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi
Feature

Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

May 15, 2026
Next Post
Bila Indonesia Bisa Swasembada: Negeri 275 Juta yang Menjadi Raksasa Setelah Cina

🌾 "Kesahajaan Petani: Cermin Kehidupan yang Terlupakan"

Restorasi Adab dan Reorientasi Sistemik : Membaca Gagasan Prihandoyo Kuswanto dalam Kerangka Paradigma Islam Politik

Restorasi Adab dan Reorientasi Sistemik : Membaca Gagasan Prihandoyo Kuswanto dalam Kerangka Paradigma Islam Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

May 15, 2026
Svara Mandiri Tampil di Jepang, Bawakan Angklung dalam Ajang Promosi Budaya Indonesia-Jepang

Svara Mandiri Tampil di Jepang, Bawakan Angklung dalam Ajang Promosi Budaya Indonesia-Jepang

May 15, 2026
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

May 15, 2026

DENDA DAMAI KORUPTOR DAN INGATAN REFORMASI YANG MEMUDAR

May 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...