MAKASSAR, FusilatNews – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan dan olahraga disabilitas Sulawesi Selatan. Siswi SLB A YAPTI Makassar, Cindi Laura, berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 setelah melalui seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan di SLB Negeri 2 Makassar, pada 21–22 Mei 2026 lalu.
Keberhasilan tersebut menjadi catatan istimewa bagi SLB A YAPTI. Pasalnya, empat siswi sekolah tersebut berhasil meraih tiket menuju O2SN tingkat nasional yang akan berlangsung pada September 2026 mendatang. Mereka adalah Cindi Laura, Dinda Tiara, A. Nisa Sajada, dan Tania.
Bagi Cindi Laura, siswi kelas XI sekaligus demisioner Ketua OSIS SLB A YAPTI periode 2025, pencapaian ini memiliki makna yang sangat mendalam. Setelah bertahun-tahun mengikuti berbagai kompetisi di tingkat daerah dan provinsi, untuk pertama kalinya ia berhasil melangkah ke tingkat nasional.
Saat ditemui wartawan, Cindi menceritakan perjalanan panjangnya dalam mengikuti berbagai perlombaan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Saya sudah beberapa kali ikut lomba. Tahun 2017 saya mengikuti lomba bercerita tingkat SDLB di SLB Negeri 1 Pembina Makassar. Kemudian lomba cipta baca puisi sekitar tahun 2018–2019, lomba menyanyi tahun 2020, Tilawatil Quran tingkat SMP dan SMA LB pada 2023, serta lomba menyanyi solo tingkat SMA dan SMP LB pada 2025,” ungkapnya.
Kini, pada tahun 2026, Cindi tengah menjalani latihan intensif untuk menghadapi cabang olahraga catur di tingkat nasional.
“Saya merasa sangat bersyukur karena di kesempatan terakhir ini saya bisa lolos ke tingkat nasional. Pada lomba-lomba sebelumnya saya hanya sampai tingkat provinsi dan belum pernah berhasil melaju ke nasional,” ujarnya dengan penuh haru.
Tidak hanya bangga atas pencapaiannya sendiri, Cindi juga menitipkan harapan kepada generasi penerus di sekolahnya agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Saya berharap adik-adik yang akan datang bisa lebih baik dari kami, bahkan kalau perlu menjadi juara di tingkat nasional,” katanya.
Rasa bangga juga disampaikan Yasir, ayah Cindi Laura. Menurutnya, keberhasilan putrinya merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah yang selama ini ditunjukkan.
“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua sangat bangga mendapatkan informasi bahwa putri kami lolos ke tingkat nasional untuk mewakili sekolah dan Provinsi Sulawesi Selatan. Semoga di tingkat nasional nanti bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” ujar Yasir.
Sementara itu, Karajang, guru sekaligus pelatih olahraga disabilitas di SLB A YAPTI, menegaskan bahwa sekolahnya telah banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“SLB A YAPTI sudah banyak mengirimkan siswa ke ajang nasional dan internasional, mulai dari cabang atletik, showdown, judo, catur, dan berbagai cabang olahraga lainnya. Kami sangat bangga melihat siswa-siswi berani menunjukkan bakat dan keterampilan mereka di bidang yang mereka tekuni,” jelas Karajang.
Keberhasilan Cindi Laura dan rekan-rekannya menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan kerja keras, dukungan keluarga, serta pendampingan para guru dan pelatih, para siswa disabilitas mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mengharumkan nama sekolah maupun daerah di tingkat nasional.
Reporter: Abdul Rahim
























