• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Contributor

TENTARA bukanlah SORODADU ataupun ROBOT HUMANOID

fusilat by fusilat
December 6, 2021
in Contributor, Feature
0
TENTARA bukanlah SORODADU ataupun ROBOT HUMANOID
Share on FacebookShare on Twitter

Manusia yang sehat jiwaraganya dan terbaik diantara yang baik yaitu yang menenuhi syarat fisik dan mental idiologinya dengan sukarela mengikatkan dirinya kedalam kedinasan Institusi Pertahanan dan Keamanan serta siap sedia berbhakti kepada negara dan bangsanya dengan cara memanggul senjata disebut Tentara, merekalah yang tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara yang  profesional, tanggap, tanggon dan trengginas serta harus mampu berfikir kritis disaat kritis, menciptakan solusi disaat genting dengan cara dinamis serta bijak dalam melindungi seluruh anak bangsa dan kedaulatan serta stabilitas IPOLEKSOSBUDHANKAM dengan kewenangannya untuk mengAWAKI senjata dan bukan manusia yang berseragam serta dipersenjatai saja.
Di Negara Kesatuan Republik Indonesia manusia yang mampu mengawaki senjata itu adalah mereka yang disebut TNI = Tentara Nasional Indonesia yang Setia dan menepati Janji serta Sumpah Prajurit dengan kehidupan yang bersendikan PANCASILA, SAPTA MARGA dan 8 WAJIB TNI.
Namun tragisnya nasib Prajurit TNI khususnnya kelas Bintara dan Tamtama terkadang SORO (repot) karena harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Gaji dan Fasilitasnya apalagi kesempatannya tidak mampu memberinya kelas pada tingkatan ekonomi dihadapaan umum, perannya sebagai Alat Pertahanan yang berat dan sangat menyibukan serta seringnya DIADU-ADU KETABAHAN dalam menjalankan tugas mempertahankan Terirorial dan Kedaulatan negara tak memberinya ruang dan waktu lagi memikirkan kesejahteraan keluarganya, mereka selalu dituntut hidup sederhana dan berlapang dada menerima keadaan demi mengutamakan tugas serta tanggung jawabnya kepada negara dan bangsa.
Tak seperti Aparat bukan Tentara mendapatkan anggaran luar biasa, naik pangkatnyapun mudah, gaji dan pasilitasnya wah, kesempatan-kesempatan berkarir dapat lahan dinas ditempat-tempat yang basah dengan SK dan Senjatanya plus hak Diskresi yangvtak terbatas, seperti mencibir pada nasib para SORODADU.
Seharusnya para TENTARA itu mendapatkan anggaran cukup agar mampu menunjang performa tugas dan tanggung jawabnya secara maximal, mereka yang bertaruh nyawa, tunduk dan ta’at pada perintah kedinasan janganlah disia-siakan apalagi dianak tirikan dengan anggaran terkecil yang mesti dicabik-bacik oleh 3 Angkatan dan 2 Institusi (Departemen  Pertahanan dan MABES TNI) sehingga fasilitas dan layanan seperti kurang memadai bahkan terlihat SORO bila terkesan anak tiri karena tak punya PRIDE dan Kebanggan lain selain Wing yang mengkilap dan berderet menempel didada tapi tak laku dijual untuk membeli bangga bahkan tak membuat bahagia keluarga.
Ketika seorang Tentara aktif yang bertugas dituntut dedikasi yang tinggi dan harus menjunjung tinggi DISIPLIN, HIERARKI serta KEHORMATAN Militer dalam setiap langkah dalam pengabdiannya namun dirinya merasa tidak punya PRIDE dan atau bahkan tanpa penghargaan yang pantas maka yang terjadi adalah penurunan mental dan control emosional, bukan hanya merasa rendah diri tapi juga merasa iri bahkan mudah melakukan aksi-aksi yang tak terkendali atau indisipliner, itulah sebabnya banyak oknum tentara yang mudah terorovokasi rasa ultra esprite de corp yang mudah membara.
Tentara Nasional Indonesia jelaslah bukan Robot Humanoid yang disiplin mati yang hidup dan matinya by program sang komandan atau Panglima Tertingginya, mereka adalah Tentara yang sangat Humanis dengan Belief System yang kuat yang didasari Idiologi dan keyakinannya, mereka akan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap aksinya, mereka orang-orang yang hebat dan siap mengabdi sekuat tenaga dan fikirannya untuk negerinya bahkan siap korbankan nyawanya demi Kedaulatan, kejayaan dan Marwah Negara serta Bangsanya.
Jadi Tentara seharusnya bukanlah SORODADU yang SORO dan mudah diadu-adu karena ia adalah sosok Humanis sejati yang takan pernah ingkari janji dan pastinya bukan ROBOT HUMANOID yang mudah dikondisikan dan atau bahkan dikorbankan PETINGGInya yang haus dan korup akan kendali negeri. 
Jayalah TNI

Oleh : Noto Rogo 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TERSANGKA ATAU KORBAN?

Next Post

RADIKALISASI PANCASILA

fusilat

fusilat

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
RADIKALISASI PANCASILA

RADIKALISASI PANCASILA

POLITIK UTANG-PIUTANG RIDWAN KAMIL

POLITIK UTANG-PIUTANG RIDWAN KAMIL

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist