Untuk menghindari konflik kepentingan antara tugas sebagai menteri dan tim kampanye.seharusnya Menteri yang terlibat dalam kegiatan kampanye pasangan capres cawapres tertentu, mundur.
“Mereka (menteri yang terlibat kampanye) harus mundur. Meskipun semua tergantung presiden, tapi secara etika publiknya harus mundur, mereka harus fokus sama tugasnya,” ujar Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, dalam keterangannya Selasa, (14/11)
Untuk menghindari konflik kepentingan antara tugas sebagai menteri dan tim kampanye.seharusnya Menteri yang terlibat dalam kegiatan kampanye pasangan capres cawapres tertentu, mundur.
“Malah kasihan Prabowo-Gibran yang harusnya dapat dukungan, pendukungnya bisa lari karena enggak empati. Jadi harusnya kalau Prabowo – Gibran itu misalnya menang ya, menang saja tanpa konflik kepentingan,” ujar Trubus.
Masyarakat menyoroti cara-cara tidak pantas yang dipakai menteri untuk mendukung pasangan tertentu. Sejumlah fasilitas negara, misalnya, dikhawatirkan bakal digunakan dalam kegiatan kampanye.
Selain itu, menteri tidak akan memberikan konsentrasi penuh saat bertugas di sisa masa jabatannya karena sibuk berkampanye. Program kementerian yang dipimpin menteri tersebut juga bisa tidak netral.
Di media sosial X, warganet ramai mengkritik pernyataan Menteri Bahlil yang heran karena Gibran dipersoalkan dan ia membandingkan dengan menteri Soekarno yang banyak berumur di bawah 40 tahun ketika terpilih.
“Pointnya bukan disitunya pak, pointnya adalah keputusan MK yg mengesahkan mas gibran bisa maju jadi cawapresnya lah yg terbukti melanggar melalui keputusan MKMK. Tidak ada yg menolak mas gibran maju jd cawapres tp kami menolak proses konstitusionalnya,” tulis akun @bintan****
“Ini pura-pura gak ngerti mengenai yang dipersoalkan.. bukan masalah usianya, tapi masalahnya ada pada cara mengubah aturan yang tidak sesuai aturan.. yang buat aturan itu bagian legislatif bukan yudikatif..masa gini aja aja gak paham bro..,” tulis akun @abufai****.
“Pak Bahlul, eh Bahlil, dari kemarin2 kan bukan usia itu benar yg jadi soal. Proses patgulipat di MK itu loh,” cuit @h3****.






















