Keputusan Tesla untuk berinvestasi di Malaysia adalah karena ekosistem listrik dan elektronik (E&E) negara yang kuat untuk mendukung pembuatan kendaraan listrik (EV).
Johor – Fusilatnews – Beberapa hari yang lalu, menteri perdagangan dan industri internasional Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz mengungkapkan Tesla akan secara resmi membuka cabang di Malaysia.
Ini akan membuat perusahaan mobil Amerika mendirikan kantor pusat di sini bersama dengan pusat Tesla Experience serta jaringan Supercharger.
Menurut Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional (MITI), Tesla adalah pelamar pertama program BEV Global Leaders, yang bertujuan untuk meningkatkan permintaan kendaraan listrik di Malaysia.
Kementerian juga menyetujui aplikasi Tesla untuk mengimpor EV ke Malaysia, meskipun tidak diketahui model mana yang akan menjadi yang pertama diluncurkan.
Dalam sebuah laporan baru-baru ini oleh kantor berita Bernama, Tengku Zafrul mengatakan keputusan Tesla untuk berinvestasi di Malaysia adalah karena ekosistem listrik dan elektronik (E&E) negara yang kuat untuk mendukung pembuatan kendaraan listrik (EV).
Bahkan, dia mencatat bahwa Malaysia adalah produsen terbesar ketujuh di sektor E&E dan semikonduktor yang memasok komponen utama dalam pembuatan EV.
“Faktor paling menarik tentang Malaysia adalah ekosistem E&E dapat mendukung industri EV. Misalnya, kata Tesla, sebagian besar rantai pasokannya berasal dari Malaysia, jadi mengapa tidak pindah ke sini?” ujarnya saat konferensi pers usai peluncuran Industry Excellence Award (AKI) 2024 di Pelabuhan Johor, Senin lalu.

























