• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tiga Hari untuk Gus Yahya – Risalah Syuriyah PBNU dan Gelombang yang Tak Terbendung

fusilat by fusilat
November 22, 2025
in Feature, Komunitas
0
PBNU Jangan Basabasi terhadap Oknum “Begundal Politik
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Malika Dwi Ana

Waktu tiga hari dalam tradisi pesantren bukanlah waktu biasa. Tiga hari adalah masa iddah singkat, masa untuk introspeksi, masa untuk memilih antara mundur dengan terhormat atau dipaksa mundur dengan luka yang dalam. Pada 20 November 2025 malam, Syuriyah PBNU telah menitipkan waktu sependek itu kepada KH Yahya Cholil Staquf: mundur dari kursi Ketua Umum Tanfidziyah, atau terima keputusan pemberhentian otomatis.

Risalah yang ditandatangani Rais A’am KH Miftachul Akhyar itu tidak lagi berbau kertas biasa. Ia berbau asap dupa, berbau kitab kuning yang terbuka di halaman jinayat, berbau napas para kiai sepuh yang sudah terlalu lama menahan sesak.

Ada tiga ‘illat besar yang membuat 37 kiai Syuriyah (dari 53 yang ada) sepakat mengetukkan palu:

  1. Undangan narasumber beraroma Zionisme ke Akademi Kepemimpinan Nasional NU, di saat umat sedang menangis darah melihat reruntuhan dan kehancuran Gaza. Bagi Syuriyah, ini bukan sekadar salah persepsi, ini pelanggaran Muqaddimah Qanun Asasi dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Dalam bahasa fikih disebut makruh tahrimi, hampir haram.

  2. Tata kelola keuangan yang dianggap fasad. Auditor pesantren mungkin tak paham Excel, tapi mereka paham akad yang rusak, paham ketika berkah organisasi sudah luntur karena ada transaksi yang tak lagi selaras dengan syariah dan ART Pasal 97–99. Risikonya bukan cuma sanksi notaris, tapi hilangnya kepercayaan jamaah se-Nahdliyyin.

  3. Hifzhul jamaah. Ketika marwah NU terusik, ketika anak-anak muda di berbagai platform medsos mulai bertanya “NU kok begini?”, maka para kiai tak lagi bisa diam. Mereka ingat sabda Guru: “man ra’ā minkum munkaran fal yughayyirhu”. (“Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya…”).

Maka lahirlah keputusan yang sederhana tapi berat:
“Tiga hari untuk mengundurkan diri. Jika tidak, pemberhentian berlaku otomatis.”

Saya membaca risalah itu dua kali. Yang pertama, dada saya sesak. Yang kedua, saya malah tersenyum miris. Karena di balik bahasa fikih yang halus dan terstruktur itu, ada nada yang sangat pesantren: tegas, tapi tetap beradab; pedas, tapi tak menghardik; memaki tanpa mengumpat.

Gus Yahya sendiri, pagi kemarin, masih terlihat tenang di Munas MUI Ancol. Ketika wartawan mencecar, ia hanya berkata pelan, “Ini urusan keluarga besar NU, kita selesaikan secara kekeluargaan.”

Tiga hari itu tetap berjalan. Jam demi jam berlalu, dan di grup-grup WhatsApp kiai sepuh, doa-doa mulai bertebaran dipanjatkan:
“Ya Allah, selamatkan NU dari fitnah. Beri hidayah kepada siapa pun yang salah, beri kekuatan kepada siapa pun yang benar.”

Di platform X, tagar #SaveNU dan #HormatiSyuriyah berseliweran. Ada yang menangis, ada yang marah, ada yang masih berharap ada jalan tengah. Namun satu hal yang pasti: NU SEDANG MEMBERSIHKAN DIRI. Seperti mandi besar menjelang Jumat, meski airnya dingin dan menusuk tulang.

Tiga hari lagi.
Bisa jadi Gus Yahya mundur.
Bisa jadi ia bertahan, lalu kita saksikan babak baru yang lebih berat.
Yang jelas, NU bukan milik satu orang. NU adalah milik para kiai yang shalat malamnya lebih panjang dari rapat tanfidziyahnya, milik santri yang masih hafal nadzom “lā taziru wāziratun wizra ukhrā”, dan milik umat yang masih percaya bahwa di balik segala kekisruhan ini, ada rahmat yang sedang disiapkan Allah.

Tiga hari ini terasa sangat lama.
Tapi bagi NU, tiga hari hanyalah sekedipan mata dalam perjalanan seratus tahunnya.

Yang terjadi, inshaallah yang terbaik.
Aamiin yaa Rabbal ‘alamiin.

(Malika’s Insight 21 November 2025)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Balada Cinta Basuki & Levi: Perempuan Dilahirkan untuk Digombal

Next Post

DPR Tahu Ijazah Jokowi Palsu – Tapi Mengapa Mereka Diam?

fusilat

fusilat

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
DPR Tahu Ijazah Jokowi Palsu – Tapi Mengapa Mereka Diam?

DPR Tahu Ijazah Jokowi Palsu - Tapi Mengapa Mereka Diam?

Ultimatum Gus Yahya: Mundur atau Dipecat!

Ultimatum Gus Yahya: Mundur atau Dipecat!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...