• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tips Menghindari Penipuan dan Kejahatan Online

fusilat by fusilat
December 12, 2022
in Feature
0
Tips Menghindari Penipuan dan Kejahatan Online

Ilustrasi penipuan online (Dok. Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof. Dr. Ahmad M Ramli Guru Besar Cyber Law & Regulasi Digital UNPAD

FEDERAL Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat melalui laman resminya Official websites use.gov membagikan kiat-kiat menghadapi kejahatan siber (cybercrime) yang makin marak. Tips yang dirilis FBI itu untuk merespons kejahatan dunia maya yang semakin canggih dan mengingatkan semua pengguna internet untuk waspada. Peringatan FBI ini juga menunjukan semakin pentingnya pelindungan dan kerahasiaan data pribadi. Saya jadi teringat kasus-kasus cyber sniffing yang viral belakangan di Indonesia. Hal ini tentu membuat kita harus semakin waspada. Maka bermanfaat kiranya mempelajari apa yang dirilis FBI dengan judul The Cyber Threat. Tips praktis itu dapat dirangkum sebagai berikut: Pertama, FBI menyarankan agar setiap orang (secara berkala) memperbarui sistem dan perangkat lunak dan menginstal program anti-virus yang tangguh dan bereputasi baik. Selain itu, berhati-hati saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik. Hal lain adalah jangan melakukan transaksi sensitif apa pun, termasuk pembelian, saat berada di jaringan publik tersebut. Kedua, membuat kata sandi (password) yang kuat dan unik untuk setiap akun online dan ubah kata sandi tersebut secara berkala dan siapkan otentikasi multifaktor di semua akun. Memeriksa alamat email pada semua korespondensi dan meneliti URL situs web sebelum menanggapi pesan atau mengunjungi situs adalah hal penting lainnya. Satu hal yang juga disarankan adalah jangan mengklik apa pun di email atau pesan teks yang tidak diminta. Ketiga, berhati-hatilah dengan informasi yang Anda bagikan di profil online dan akun media sosial. Berbagi informasi seperti nama hewan peliharaan, sekolah, dan anggota keluarga dapat memberi petunjuk kepada penipu hal-hal yang mereka perlukan untuk menebak kata sandi Anda atau jawaban atas pertanyaan keamanan akun Anda. Terakhir FBI juga menyarankan agar jangan mengirim pembayaran ke orang atau organisasi tak dikenal yang mencari dukungan keuangan dan mendesak tindakan segera.

Fenomena di Indonesia

Saat ini viral di media sosial tanah air peristiwa seseorang dikirimi pesan yang berisi aplikasi. Dengan modus berita pengiriman paket oleh kurir. Pesan via WA itu menyatakan bahwa paket sudah sampai, dan penipu mengirim tautan APK “barang yang dipaketkan”. Jika tautan itu diklik maka yang terakses justru bukan informasi tentang paket, karena yang dikirim justru aplikasi file dengan ekstensi APK yang bisa digunakan menyedot data korban dalam bentuk cyber sniffing. Masyarakat harus waspada jika menerima konten tersebut. Jika hal itu telah menelan korban, maka ini merupakan modus berlatar exploit untuk mengambil data korban yang dalam referensi Cybercrime dikenal dengan sniffing. Sniffing adalah, salah satu bentuk cybercrime berupa penyadapan melalui aplikasi dan menggunakan jaringan internet dengan tujuan utama mengambil informasi atau data secara ilegal. Selain itu banyak modus penipuan online yang harus diwaspadai. Berikut ini adalah modus penipuan yang kerap terjadi dan cara menghindarinya.

Pertama, pesan tipu-tipu. Penipuan dengan modus ini adalah yang paling konservatif. Penipu mengirim pesan dan meminta korban mentransfer dana. Mereka biasanya memberikan nomor rekening, dengan alasan bayar kontrakan, pembelian barang atau transaksi lainnya. Untuk mereka yang tidak dalam kondisi sedang atau dalam proses transaksi sebelumnya, pesan ini tentu sangat biasa. Tetapi jika yang dikirim adalah orang yang kebetulan baru saja melakukan deal sewa rumah atau membeli sesuatu, maka bukan mustahil modus ini sukses dijalankan, karena korban berpikir yang mengirim pesan dan nomor rekening adalah mitra transaksinya. Jika mengalami hal ini, maka cek detail pesan yang dikirim dan jangan sembarang dan terburu-buru melakukan transfer dana. Jika memang kita sebelumnya melakukan transaksi tertentu dengan seseorang tetap cek ricek lagi ke yang bersangkutan, dan konfirmasi kebenaran nomor rekening yang dikirim. Jika pengirim tidak dikenal, maka abaikan dan hapus pesan itu serta blok nomormya.

Kedua, penipuan melalui One time password atau OTP. OTP merupakan password atau kode verifikasi dalam transaksi atau untuk mengakses data tertentu yang sifatnya sekali dan sesaat. OTP karena sifatnya yang seketika, hanya dapat digunakan sekali saja dan dibatasi waktu berlakunya secara singkat. Biasanya pelaku cybercrime sudah mengetahui nomor rekening atau nomor kartu kredit dan nomor HP korban, sehingga pelaku bisa memulai transaksinya. Pelaku akan menghubungi korban dan meminta OTP yang dikirim oleh bank atau penerbit kartu kredit ke HP korban terdaftar. Dalam hal ini tentu penipu tidak mengetahui OTP tersebut. Biasanya dengan berbagai modus, pelaku akan meminta agar calon korban mengirim OTP tersebut kepada pelaku. Jika korban terjebak dan mengirim OTP ke pelaku, maka transaksi atau transfer pun akan terjadi. Cara menghadapinya, jangan sekali-kali kirim OTP, apalagi PIN dan Password kepada siapapun termasuk orang yang dikenal sekalipun. Semua itu adalah informasi sangat rahasia dan pribadi yang tidak boleh tersebar. Memberikan OTP identik dengan memberi kunci yang bisa digunakan untuk membuka brankas kita atau memberi akses terjadinya transaksi keuangan atau transfer dana atau transaksi keuangan lainnya.

Ketiga, penipuan dengan ancaman atau berita buruk. Penipu biasanya menelepon korban, mengabarkan ada anggota keluarga yang kecelakaan dan memerlukan tindakan medis segera, atau berita buruk berupa keluarga korban tengah dalam bahaya. Korban diminta mentransfer uang untuk menanganinya. Korban yang panik ada yang kemudian terjebak dan mentransfer uang melalui mobile banking atau ATM. Jika hal ini terjadi jangan panik. Segera hubungi dan telepon anggota keluarga yang disebut pelaku kejahatan tadi, untuk mengecek keadaan yang bersangkutan. Dan jangan sesekali mentransfer dengan cara apapun apalagi dalam keadaan panik dan terburu-buru.

Keempat, pelaku berpura-pura sebagai saudara, teman atau sahabat. Mengirim pesan WA dengan meng-capture foto orang lain yang dijadikan profil picture-nya. Penipu dalam hal ini biasanya menggunakan nomor lain yang bukan milik seseorang yang namanya dia “jual” atau digunakan untuk menipu. Mereka yang terjebak mengira pengirim pesan adalah saudara atau teman. Jika hal ini terjadi, segera hubungi nomor asli saudara atau teman kita dan konfirmasi. Hal ini juga penting untuk mencegah penipuan lebih lanjut. Kita juga bisa meminta Kominfo untuk memblokir nomor dimaksud melalui call center.

Kelima, adalah modus yang viral belakangan ini, yaitu sniffing untuk mengambil data korban seperti telah dikemukakan di awal tulisan ini. Untuk mengatasi hal ini, maka pertama tentu jangan pernah menginstal aplikasi di luar dari toko aplikasi resmi seperti Play Store, atau App Store karena sangat berisiko. Selain itu jangan pernah merespons pesan WA, SMS atau email dari nomor atau alamat email yang tidak dikenal. Segera hapus aplikasi tidak penting, dan berpotensi membahayakan apalagi aplikasi yang memiliki akses ke akun kita, sebaiknya uninstall saja. Jika terlanjur mengklik pesan kiriman sniffing berbentuk file APK, segera matikan HP, hapus dan reset aplikasi yang berisiko, dan segera hubungi bank atau lembaga keuangan untuk mengecek transaksi dan tindakan pengamanan selanjutnya. Perangkat telepon pintar (Smartphone) saat ini sudah menjadi sangat multifungsi. Tidak sekadar alat komunikasi, tetapi sudah menjadi alat transaksi layaknya ATM berjalan.

Oleh karena itu kendali dan penapis keamanan pertama justru ada pada setiap individu sebagai pengguna. Sehebat apapun sistem cyber security pada bank atau penyelenggara sistem elektronik lainnya, tetap akan tergantung pada masing-masing individu untuk melindungi dirinya dari penipuan pelaku kejahatan. Kesimpulannya, pelajari fitur-fitur keamanan secara saksama, lindungi data pribadi dan data penting lainnya, hati-hati, tetap tenang, dan jangan lakukan transaksi apapun dalam keadaan tidak konsen atau terburu-buru.

Prof. Dr. Ahmad M Ramli Guru Besar Cyber Law & Regulasi Digital UNPAD Guru Besar Cyber Law, Digital Policy-Regulation & Kekayaan Intelektual Fakultas Hukum Universitas Padjadjara

Dikutip Kompas.com, Minggu 11 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Milenial, Partisipasi, dan Political Rights

Next Post

Narasi Ekonomi Optimistis Menghadapi Resesi Global

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Narasi Ekonomi Optimistis Menghadapi Resesi Global

Narasi Ekonomi Optimistis Menghadapi Resesi Global

Merebak Isu Penjegalan Anies Maju Capres 2024, Ini Kata PKS

Hak Anies Dalam Ancaman

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist