• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

TITIK LEMAH DAN SOLUSI KETAHANAN PANGAN

fusilat by fusilat
September 29, 2025
in Economy, Feature
0
Perekonomian Semakin Memburuk ,  Gula Mendekati Rp 20.000 Harga Sembako Lainnya Ikutan Melonjak
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastratmadja

Apakah benar Presiden Prabowo lebih memprioritaskan pencapaian swasembada pangan daripada ketahanan pangan?
Perlu dipahami, swasembada pangan adalah kondisi ketika suatu negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa bergantung pada impor. Sedangkan ketahanan pangan memiliki cakupan lebih luas, meliputi ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, serta keberlanjutan pangan bagi seluruh masyarakat.

Perbedaan mendasar keduanya terletak pada titik tekan.

  • Swasembada pangan menekankan pada produksi dan ketersediaan pangan dalam negeri dengan tujuan mengurangi ketergantungan pada impor.
  • Ketahanan pangan memastikan setiap orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan tersedia secara berkelanjutan.

Implikasi Fokus pada Swasembada Pangan

  1. Keterjangkauan pangan dapat terabaikan. Jika fokus hanya pada produksi, harga pangan bisa lebih tinggi dan sulit dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah.
  2. Kualitas pangan kurang diperhatikan. Kuantitas produksi memang meningkat, tetapi tanpa memperhatikan gizi dan keamanan pangan, masyarakat tetap rentan terhadap masalah kesehatan.
  3. Ketergantungan pada faktor eksternal tetap ada. Bencana alam, perubahan iklim, dan kondisi geopolitik global bisa mengganggu ketersediaan pangan meskipun target swasembada tercapai.

Titik Lemah Ketahanan Pangan Saat Ini

  1. Distribusi pangan belum merata. Kurangnya integrasi lintas lembaga, hambatan logistik, dan struktur pasar yang oligopolistik membuat keterjangkauan pangan tidak optimal.
  2. Susut dan sisa pangan (SSP) tinggi. Baik di tingkat produsen maupun konsumen, sisa pangan masih banyak terbuang. RPJMN 2025–2029 menargetkan pengurangan SSP secara signifikan.
  3. Keterjangkauan dan kualitas pangan masih jadi masalah. Harga pangan tinggi di sebagian daerah, sementara pola konsumsi masyarakat belum sepenuhnya sehat dan bergizi.
  4. Ketergantungan pada faktor eksternal. Perubahan iklim ekstrem dan gejolak geopolitik global memengaruhi pasokan serta harga komoditas pangan strategis.

Solusi yang Ditempuh Pemerintah

  1. Meningkatkan produktivitas pertanian melalui teknologi inovatif dan ramah lingkungan, termasuk pemanfaatan pupuk serta pertanian organik.
  2. Perlindungan lahan pertanian dengan pengendalian alih fungsi lahan agar ketersediaan lahan produktif tetap terjaga.
  3. Pengembangan infrastruktur pertanian, mulai dari irigasi, transportasi, hingga energi, guna mengurangi kerugian pascapanen dan meningkatkan efisiensi.
  4. Pemberdayaan petani melalui pelatihan, akses teknologi informasi, dan pendidikan pertanian agar petani lebih mandiri serta memahami dinamika pasar.
  5. Adaptasi perubahan iklim lewat pengembangan varietas tanaman tahan iklim dan penyediaan asuransi pertanian.
  6. Pengurangan food waste melalui edukasi publik dan penguatan infrastruktur pengolahan limbah pangan.
  7. Pendekatan sistemik dengan melibatkan petani, akademisi, perusahaan agribisnis, serta masyarakat dalam membangun ekosistem pangan berkelanjutan.

Ketahanan pangan bukan sekadar soal mampu memproduksi, tetapi juga memastikan setiap rakyat Indonesia bisa mengakses pangan sehat dengan harga yang terjangkau. Tantangan besar menanti, mari kita ikuti perkembangannya!

[Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat]


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Istana Dikritik Setelah Cabut Kartu Liputan Wartawan CNN yang Menanyakan Program MBG

Next Post

Dr Usman Umar: Dunia Krisis Etika!

fusilat

fusilat

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Dr Usman Umar: Dunia Krisis Etika!

Dr Usman Umar: Dunia Krisis Etika!

Kecam Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia, PPWI Desak Presiden Pecat Kepala BPMI

Kecam Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia, PPWI Desak Presiden Pecat Kepala BPMI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

REALISME TUNTUTAN MAHASISWA

June 14, 2026
Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...