• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Istana Dikritik Setelah Cabut Kartu Liputan Wartawan CNN yang Menanyakan Program MBG

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
September 28, 2025
in Birokrasi, News
0
Istana Dikritik Setelah Cabut Kartu Liputan Wartawan CNN yang Menanyakan Program MBG
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Fusilatnews – 28 September 2025 — Sebuah insiden menarik perhatian publik dan media ketika Istana Kepresidenan mencabut kartu liputan seorang wartawan CNN Indonesia setelah yang bersangkutan mempertanyakan Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kronologi Kejadian (berdasar sumber terbuka)

  1. Presiden Prabowo baru saja kembali ke Indonesia usai kunjungan ke luar negeri, termasuk Jepang dan Kanada, serta menyinggung agenda diplomatik di PBB.
  2. Saat sesi dengan awak media di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, seorang wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, mengajukan pertanyaan terkait apakah Presiden memberikan instruksi khusus kepada lembaga terkait (seperti Badan Gizi Nasional) terkait program MBG, utamanya menyusul laporan kasus keracunan di sejumlah daerah pengimplementasian.
  3. Menurut laporan, tim Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden menyatakan keberatan atas pertanyaan tersebut karena menurut mereka di luar “agenda kunjungan”. Pada 27 September 2025, sekitar pukul 19.15 WIB, BPMI disebutkan mengambil kembali kartu identitas pers istana milik Diana dari kantor CNN Indonesia.
  4. Pencabutan kartu itu memicu kritik keras dari organisasi pers. PWI Pusat menegaskan bahwa tindakan semacam itu dapat menghambat kebebasan pers yang dilindungi konstitusi (Pasal 28F UUD 1945) dan UU Pers.
  5. Dewan Pers juga menyatakan telah menerima pengaduan dan meminta agar Istana memberikan penjelasan agar tidak menghalangi tugas jurnalistik di lingkungan Istana.
  6. Pihak Istana hingga berita ini diturunkan belum memberikan klarifikasi rinci mengenai dasar pencabutan atau apakah tindakan itu berasal dari presiden, atas inisiatif staf, atau karena sensitivitas seputar proyek MBG.
  7. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyebut bahwa mereka tengah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari kejelasan.

Potensi Dampak dan Persoalan

  • Kebebasan Pers vs. Kekuasaan Kenyamanan
    Tindakan pencabutan kartu liputan bisa dipandang sebagai upaya membatasi pertanyaan kritis terhadap kebijakan publik, terutama soal program MBG yang menyangkut kesejahteraan rakyat. Kritik menyebut bahwa ini bisa menciptakan efek jera: wartawan menjadi enggan menanyakan hal-hal sensitif.
  • Apakah Ini Kebijakan Presiden?
    Belum ada pernyataan langsung dari Presiden Prabowo terkait insiden ini. Ada kemungkinan tindakan tersebut berasal dari aparat di lingkungan Istana yang merasa bahwa pertanyaan itu “di luar agenda.” Jika demikian, tanggung jawab institusional tetap berada di level tertinggi karena Istana adalah lembaga eksekutif terpusat.
  • Kepercayaan Publik
    Dalam situasi demokrasi, publik tentu mempertanyakan: apakah pemerintah siap menghadapi pertanyaan kritis ataukah memilih menutup akses ketika dijungkir karena kebijakan yang kontroversial?
  • Aspek Legal
    UU Pers mengatur bahwa “setiap orang berhak melakukan pekerjaan jurnalistik” dan “tidak boleh dibatasi secara sewenang-wenang.” Pelanggaran terhadap kebebasan pers dapat dikenakan sanksi pidana (penjara atau denda) jika terbukti ada unsur penghalangan yang disengaja. (detiknews)

Kesimpulan dan Catatan Redaksi

Insiden ini sedang memicu perdebatan tentang sejauh mana akses pers di lingkungan eksekutif boleh dibatasi, khususnya ketika pertanyaan itu menyasar isu publik yang penting seperti program pangan atau kesehatan masyarakat. Pemerintah perlu menjelaskan dengan transparan: apakah pencabutan tersebut adalah tindakan yang disetujui Presiden, atau semata reaksi berlebihan dari staf Istana.

Sementara itu, media dan masyarakat harus tetap mengawal agar kebebasan pers tetap dijunjung tinggi. Kredibilitas institusi publik bergantung pada kemampuan mereka menerima kritik, bukan menghindarinya.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hukuman Mati bagi Presiden: Kajian Ilmiah atas Kasus Jokowi

Next Post

TITIK LEMAH DAN SOLUSI KETAHANAN PANGAN

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

APBN Tidak Cukup Hanya Efisien, Ada Kata “Efektif”
Birokrasi

APBN Tidak Cukup Hanya Efisien, Ada Kata “Efektif”

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Next Post
Perekonomian Semakin Memburuk ,  Gula Mendekati Rp 20.000 Harga Sembako Lainnya Ikutan Melonjak

TITIK LEMAH DAN SOLUSI KETAHANAN PANGAN

Dr Usman Umar: Dunia Krisis Etika!

Dr Usman Umar: Dunia Krisis Etika!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

REALISME TUNTUTAN MAHASISWA

June 14, 2026
Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist