• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi, Airlangga Hartarto Tetap Menjabat Menko Perekonomian: Legacy Hukum Tebang Pilih Berlanjut di Era Prabowo

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
October 30, 2024
in Crime, News
0
Relawan Pro Jokowi (Projo) Lupakan Ganjar, Bertekad Dukung Prabowo – Airlangga Sebagai Pasangan Bacapres – Bacawapres

Foto: Prabowo Subianto dan Airlangga Hartanto (Dok: Kemenko Perekonomian)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews – Kejaksaan Agung menetapkan Thomas “Tom” Lembong sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula mentah. Lembong dituduh mengeluarkan izin impor gula kepada perusahaan swasta tanpa rekomendasi dari Kementerian Perdagangan, yang seharusnya menjadi wewenang Bulog. Akibat perizinan tersebut, negara dirugikan sekitar Rp400 miliar.

Sementara itu, kasus serupa dengan nilai kerugian lebih besar, yakni kasus dugaan korupsi minyak goreng yang ditangani oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, tidak ditindaklanjuti secara hukum. Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp6,47 triliun.

Pada saat itu, pemerintah menetapkan kebijakan bahwa produsen minyak goreng wajib memasok 20% dari total produksi CPO ke pasar domestik. Namun, tergiur oleh harga internasional, beberapa perusahaan memilih untuk mengekspor seluruh produksi mereka, mengabaikan kebutuhan dalam negeri. Kebijakan ini diduga terjadi dengan sepengetahuan Kementerian Koordinator Ekonomi yang dipimpin Airlangga.

Meskipun Airlangga pernah dipanggil oleh Kejaksaan Agung untuk memberikan keterangan, kasus tersebut kemudian tenggelam setelah Airlangga dan Partai Golkar menyatakan dukungan mereka untuk pasangan Prabowo-Gibran di Pemilu 2024. Publik mengkritik penanganan kasus ini sebagai cerminan tebang pilih dalam penegakan hukum, dengan mengesankan bahwa aparat hukum dijadikan alat politik untuk menguntungkan kelompok tertentu.

Pengamat hukum Ahmad Khozinudin menilai bahwa praktik tebang pilih ini bukanlah fenomena baru di era pemerintahan Presiden Jokowi, melainkan terus berlanjut di bawah kepemimpinan Prabowo. “Jika Tom Lembong merupakan bagian dari koalisi KIM yang mendukung Prabowo, bisa jadi kasus ini tidak akan dibawa ke pengadilan. Faktanya, Airlangga yang memiliki potensi kerugian negara jauh lebih besar malah tetap aman di jabatannya,” ujar Khozinudin.

Dalam pandangan Khozinudin, hukum di Indonesia telah dijadikan produk politik yang lebih mengutamakan kepentingan kelompok penguasa ketimbang prinsip keadilan. Menurutnya, aparat penegak hukum yang berada di bawah kendali eksekutif pasca-amandemen UU KPK cenderung menerapkan standar ganda dalam menegakkan hukum.

Hukum yang “Menebang” Lawan Politik, Menjaga Teman Dekat

Khozinudin menyayangkan bahwa hukum kerap kali digunakan untuk menjatuhkan lawan politik, sementara dugaan pelanggaran oleh sekutu dibiarkan tanpa tindak lanjut. Ia mencontohkan, pengabaian pada kasus Airlangga seolah memberi kesan bahwa keadilan di Indonesia terkesan tajam ke lawan, tumpul ke kawan.

“Ketidakadilan bukan hanya terjadi pada ulama dan aktivis yang dikriminalisasi karena menyampaikan pendapat, tetapi juga ketika penegakan hukum diperlakukan sebagai alat politik. Baik di era Jokowi maupun Prabowo, semuanya sama-sama tidak adil,” tegasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kyai Ponpes di Cihara Lebak Diduga Cabuli Santriwati, 2 Korban Datangi Polda Banten

Next Post

Setelah Lembong di Penjara Anies Menyusul?

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara
Birokrasi

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?
Birokrasi

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Next Post
Setelah Lembong di Penjara Anies Menyusul?

Setelah Lembong di Penjara Anies Menyusul?

Pengadilan Tinggi Jepang Nyatakan Larangan Pernikahan Sesama Jenis Tidak Konstitusional

Pengadilan Tinggi Jepang Nyatakan Larangan Pernikahan Sesama Jenis Tidak Konstitusional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist