• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tragedi 1 Oktober di Malang: Copot Kapolda Jatim! 

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 2, 2022
in Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

JAKARTA – Jika beberapa individu sudah berkumpul menjadi massa, maka akan kehilangan logika. Demikian teori psikologi massa yang kita kenal. 

Itulah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usai pertandingan sepakbola BRI Liga 1 2022/2023 antara tuan rumah Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022). Kedua tim memang musuh bebuyutan. Singo Edan takluk atas Bajul Ijo dengan skor 3:2. Aremania pun mengamuk! 

Aremania yang tak puas karena tim kesayangannya kalah di kandang sendiri, sesuatu yang tak pernah terjadi dalam 23 tahun terakhir, merangsek ke tengah lapangan untuk mencari pemain dan ofisial. Polisi pun jadi sasaran amuk massa. Polisi kemudian menyemburkan gas air mata. Suporter panik. Mereka lari tunggang-langgang. 

Akhirnya, tragedi itu pun terjadi. Banyak suporter terinjak-injak suporter lain dan sesak napas karena kehabisan oksigen saat hendak keluar dari stadion. Sebanyak 127 orang yang kesemuanya Aremania meregang nyawa, 2 di antaranya polisi. Sebanyak 180 orang lainnya sedang dirawat di rumah sakit.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta berdalih, polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata karena terpaksa demi melindungi pemain dan ofisial dari amuk massa yang mulai tak terkendali.

Kerusuhan yang terjadi itu bermula dari hilangnya akal sehat massa suporter. Apalagi, seperti suporter Persebaya yang dikenal “bonek” (bondo nekat), Aremania pun dikenal sangat militan. Mereka musuh bebuyutan.

Lalu, siapa yang harus bertanggung jawab atas Tragedi 1 Oktober di Malang ini?

Yang pertama tentu saja oknum-oknum suporter yang memicu kericuhan. Ini tentunya sanksinya pidana. Terutama yang memprovokasi massa dengan membawa bendera Persebaya yang sudah dicoret-coret ke tengah lapangan.

Kedua, klub atau Arema FC yang terbukti gagal melakukan pembinaan terhadap suporter. Pembinaan suporter adalah tanggung jawab klub. Sebab suporter adalah pemain ke-12 dalam sepakbola. Ini sanksinya bisa administratif, bisa pula pidana kalau memang ada kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. 

Ketiga, panitia pelaksana yang gagal melakukan antisipasi. Ini sanksinya tidak cukup administratif, tapi juga sanksi pidana bila memang ada kelalaian yang menyebabkan meninggalnya orang lain.

Keempat, aparat keamanan yang dengan ceroboh langsung menembakkan gas air mata. Sanksinya, pertama sekali adalah copot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dan Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta. Hal ini supaya penyelidikan dan penyidikan bisa dilakukan secara objektif, transparan dan independen. Jika ditemukan indikasi pidana, maka polisi pun harus diproses secara hukum. 

Apalagi FIFA dalam regulasinya tentang Keselamatan dan Keamanan Stadion melarang penggunaan gas air mata atau gas pengendali massa lainnya di stadion. Larangan itu tertuang dalam Bab III Pasal 19 tentang Steaward, tulis sebuah sumber.

Selain mencopot Kapolres Malang dan Kapolda Jatim, BRI Liga 1 2022/2023 juga harus dihentikan sampai penyidikan atas kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang ini tuntas. PT Liga Indonesia Baru selaku operator tak cukup menghentikan kompetisi hanya 1 pekan, tetapi sampai penyidikan atas Tragedi 1 Oktober 2022 di Malang benar-benar tuntas dilakukan. Jangan sampai tragedi di Malang ini menjadi preseden buruk dan merembet ke tempat-tempat lain.

Korban sebanyak 127 orang bukan jumlah sedikit. Apalagi ini menyangkut nyawa manusia. Siapa pun yang berkontribusi atas hilangnya nyawa manusia, harus diminta pertanggungjawaban. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jurus Mabuk Program Kompor Listrik

Next Post

Buntut 127 Suporter di Malang Tewas,  IPW Desak Kapolri Cabut Izin Liga dan Ketua Umum PSSI Mundur

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Buntut 127 Suporter di Malang Tewas,  IPW Desak Kapolri Cabut Izin Liga dan Ketua Umum PSSI Mundur

Buntut 127 Suporter di Malang Tewas,  IPW Desak Kapolri Cabut Izin Liga dan Ketua Umum PSSI Mundur

Tragedi Kelam Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Ungkap Ini

Tragedi Kelam Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Ungkap Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist