• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Unjuk Gigi, KPK “Ngamuk”

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 19, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Unjuk Gigi, KPK “Ngamuk”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Entah karena dan untuk apa. Mungkin untuk unjuk gigi karena sekian lama dianggap underdog dan dipandang sebelah mata. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini “ngamuk”. Betapa tidak?

Dalam waktu dua sehari, Rabu-Kamis (17-18/12/2025), KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan penggeledahan di sejumlah tempat.

Antara lain di Banten dan Jakarta, di mana KPK menangkap 9 orang, yakni 1 orang oknum jaksa, 2 orang oknum pengacara, dan 6 orang pihak swasta. Namun, kasus ini diserahkan KPK ke Kejaksaan Agung yang telah lebih dulu menerbitkan Sprindik (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan).

KPK juga mengamankan uang tunai Rp 900 juta dalam OTT ini. Namun belum ada detail keterangan mengenai kasus yang ditangani KPK dan Kejagung ini.

KPK juga menangkap 10 orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, di antaranya Bupati Ade Kuswara Kunang.

Pun, KPK melakukan OTT di Kalimantan Selatan. Dalam OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara ini, KPK menangkap 6 orang.

KPK juga melakukan penggeledahan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Penggeledahan menyasar kantor dan rumah dinas Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto. Penggeledahan ini terkait kasus penangkapan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid beberapa waktu lalu.

Tiga hari sebelumnya, Senin (15/12/2025), KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto di Kota Pekanbaru. Penggeledahan ini terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Sebelum ini, KPK sudah melakukan 10 kali OTT sepanjang tahun 2025.

Mengapa KPK terlihat “ngamuk” seperti banteng “ketaton” (terluka)? Mungkin karena lembaga antirasuah ini telah kalah pamor dari Kejagung, karena kasus yang ditangani KPK banyak yang “ecek-ecek”, sementara kasus yang ditangani Kejagung banyak yang “kelas kakap”. Akibatnya, KPK dianggap underdog dan dipandang sebelah mata.

KPK juga gagal dalam melakukan perburuan terhadap kader PDI Perjuangan Harun Masiku. Calon anggota DPR RI dari partai banteng ini terlibat dalam kasus suap terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Harun kabur sejak 2019 atau sudah enam tahun lamanya.

Sekalinya berhasil menyeret Hasto Kristiyanto ke pengadilan terkait kasus Harun Masiku, ketika dihukum 3,5 tahun penjara, Presiden Prabowo justru memberikan amnesti atau pengampunan hukum kepada Sekretaris Jenderal PDIP itu.

Tak sedikit pula kasus yang mangkrak di KPK, antara lain kasus korupsi raksasa di Petral dan SKK Migas.

KPK juga tak berani menyentuh kasus dugaan korupsi Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan keluarganya. Bahkan untuk sekadar memanggil Bobby Nasution, menantu Jokowi yang menjadi Gubernur Sumatera Utara, KPK pun tak berani. Maklum, Pimpinan KPK saat ini adalah pilihan wong Solo itu.

KPK pun terlihat kurang percaya diri. Sebab itu, mereka banyak unjuk gigi demi memulihkan kepercayaan publik. Sebelum ini, KPK juga “show of force” dengan memamerkan uang sejumlah Rp 300 miliar dalam kasus korupsi PT Taspen. Sayangnya, uang yang sebelumnya dikira hasil sitaan itu diduga dipinjam dari bank.

Benarkah serangkaian aksi OTT KPK tersebut merupakan langkah KPK unjuk gigi setelah kepercayaan publik anjlok hingga ke titik nadir? Biarlah waktu yang bicara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perbedaan Prinsip Proses Persidangan Perkara Pidana dan Perdata

Next Post

Bukan Tuhan yang Kejam—Tapi Tafsir Manusia yang Kehilangan Rahman dan Rahim”

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang
Feature

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut
Crime

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris
Crime

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Next Post
Bukan Tuhan yang Kejam—Tapi Tafsir Manusia yang Kehilangan Rahman dan Rahim”

Bukan Tuhan yang Kejam—Tapi Tafsir Manusia yang Kehilangan Rahman dan Rahim”

Pemerintahan Prabowo: Serius Berkuasa, Namun Belum Serius Memerintah?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD
Feature

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

by Karyudi Sutajah Putra
January 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan partai politik-partai politik pendukungnya, yang mewacanakan...

Read more
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

January 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...