• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

Ali Syarief by Ali Syarief
June 23, 2026
in Birokrasi, Feature, Law
0
UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ali Syarief

Pengesahan Undang-Undang Kepolisian yang baru kembali memunculkan pertanyaan klasik dalam politik Indonesia: apakah sebuah regulasi dibuat untuk memperkuat institusi, atau justru untuk mengakomodasi kepentingan individu tertentu?

Pertanyaan itu mengemuka setelah revisi UU Polri menaikkan batas usia pensiun anggota kepolisian, termasuk memberikan ruang yang lebih panjang bagi seorang Kapolri untuk tetap menjabat. Secara formal, pemerintah menyatakan perubahan tersebut dilakukan demi kepentingan organisasi, peningkatan profesionalisme, serta penyesuaian dengan kebutuhan institusi keamanan yang semakin kompleks. Namun dalam politik, persepsi publik sering kali lebih kuat daripada penjelasan resmi.

Dan persepsi yang berkembang saat ini adalah satu: UU Polri baru tampak seperti karpet merah bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Politik Selalu Tentang Momentum

Tidak ada aturan yang lahir di ruang hampa. Setiap produk hukum selalu lahir dalam konteks politik tertentu.

Ketika usia pensiun Kapolri diperpanjang pada saat Kapolri yang sedang menjabat akan segera memasuki batas usia pensiun lama, publik tentu berhak bertanya. Mengapa perubahan itu dilakukan sekarang? Mengapa bukan beberapa tahun lalu? Mengapa tidak menjadi bagian dari reformasi menyeluruh terhadap sektor keamanan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sah dalam negara demokrasi.

Secara teoritis, kenaikan usia pensiun dapat dibenarkan. Banyak negara juga melakukan hal serupa demi mempertahankan pengalaman dan kapasitas pimpinan institusi. Namun persoalannya bukan pada substansi semata, melainkan pada momentum politik yang menyertainya.

Ketika sebuah aturan menghasilkan manfaat langsung bagi pejabat yang sedang menjabat, sulit menghindari kesan bahwa regulasi tersebut dibuat dengan tujuan yang sangat spesifik.

Reformasi atau Personalisasi Kekuasaan?

Sejak Reformasi 1998, salah satu agenda utama bangsa ini adalah membangun institusi yang lebih kuat daripada individu. Negara tidak boleh bergantung pada satu figur, betapapun hebatnya figur tersebut.

Dalam semangat itulah mekanisme regenerasi kepemimpinan menjadi penting. Regenerasi bukan sekadar pergantian orang, melainkan cara memastikan organisasi tetap sehat, kompetitif, dan tidak terjebak pada kultus individu.

Karena itu, ketika ruang perpanjangan jabatan semakin diperluas, muncul kekhawatiran bahwa institusi justru bergerak ke arah sebaliknya: memperpanjang dominasi figur tertentu.

Pertanyaannya sederhana. Jika memang banyak jenderal berkualitas di tubuh Polri, mengapa regenerasi harus ditunda?

Bukankah salah satu ukuran keberhasilan seorang pemimpin adalah kemampuannya melahirkan penerus?

Hak Prerogatif Presiden

Pendukung revisi UU ini berargumen bahwa perpanjangan jabatan tidak otomatis terjadi. Presiden tetap memiliki hak prerogatif untuk mempertahankan atau mengganti Kapolri.

Secara hukum, argumen itu benar.

Namun politik tidak hanya berbicara tentang apa yang mungkin dilakukan, melainkan juga tentang insentif yang diciptakan oleh sebuah aturan.

UU baru telah membuka pintu yang sebelumnya tertutup. Dan ketika pintu itu terbuka, publik secara wajar akan menduga bahwa ada kemungkinan seseorang memang dipersiapkan untuk melewatinya.

Karena itu, perdebatan bukan lagi soal legalitas, melainkan soal etika politik dan tata kelola pemerintahan.

Bayang-Bayang Jokowi Masih Ada

Yang menarik, polemik ini muncul di tengah kuatnya persepsi bahwa sejumlah institusi strategis negara masih dipenuhi figur-figur yang lahir dan tumbuh pada era kekuasaan Presiden Joko Widodo.

Listyo Sigit sendiri merupakan salah satu pejabat yang identik dengan periode tersebut. Ia dipercaya memimpin Polri sejak 2021 dan menjadi salah satu pilar penting stabilitas politik selama masa pemerintahan Jokowi.

Di era Presiden Prabowo Subianto, publik sebenarnya menunggu tanda-tanda lahirnya konfigurasi kekuasaan yang baru. Pergantian elite merupakan salah satu indikator bahwa sebuah pemerintahan benar-benar memiliki arah dan karakter sendiri.

Karena itu, jika perpanjangan masa jabatan Kapolri benar-benar terjadi, sebagian kalangan akan melihatnya sebagai sinyal bahwa kesinambungan politik lebih dipilih dibandingkan dengan regenerasi kepemimpinan.

Menguji Komitmen Reformasi

Pada akhirnya, persoalan ini bukan tentang suka atau tidak suka kepada Listyo Sigit Prabowo. Ia bisa saja dinilai berhasil oleh sebagian pihak dan dikritik oleh pihak lain. Itu hal yang wajar.

Yang lebih penting adalah prinsip yang sedang diuji.

Apakah Indonesia masih berpegang pada semangat reformasi yang menempatkan institusi di atas individu?

Ataukah kita mulai memasuki fase baru di mana aturan-aturan negara semakin lentur untuk mengakomodasi kebutuhan para pemegang jabatan?

UU Polri yang baru mungkin sah secara hukum. Namun legitimasi politiknya akan terus diperdebatkan selama publik melihat adanya penerima manfaat yang terlalu jelas dari perubahan tersebut.

Dan selama pertanyaan itu belum terjawab secara meyakinkan, revisi UU Polri akan terus dipandang bukan sekadar reformasi kelembagaan, melainkan karpet merah yang digelar untuk memperpanjang langkah seorang Kapolri menuju masa jabatan yang lebih panjang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion
Cross Cultural

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026
Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas
Law

Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

June 22, 2026
Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan
Law

Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

June 22, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Law

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

by Karyudi Sutajah Putra
June 22, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (19/6/2026), terkesan seperti menangkap teroris....

Read more
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
MBG dan Adu Domba Rakyat

MBG dan Adu Domba Rakyat

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026
Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

June 22, 2026
Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

June 22, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...