• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Wajah-wajah Islam: Satu Ruh dalam Ragam Warna

Ali Syarief by Ali Syarief
April 6, 2025
in Cross Cultural, Feature
0
Wajah-wajah Islam: Satu Ruh dalam Ragam Warna
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews Islam, pada dirinya sendiri, tak dapat dikenali wajahnya. Ia seakan kabut yang memutih di ufuk fajar: samar namun mengandung cahaya. Hanya ketika ia dirangkai dengan kalimat lain, barulah terlihat bentuknya. Barulah dapat dipahami ruh dan arah langkahnya. Islam Saudi Arabia, Islam Iran, Islam Malaysia, Islam Indonesia, Islam Brunei—semuanya menyebut satu nama yang sama, namun memperlihatkan wajah yang berlainan.

Maka kita pun bertanya dalam hening: apakah Islam itu satu, ataukah ia banyak?

Islam itu satu. Satu dari sisi tauhid. Satu dalam kalimat syahadah. Satu dalam kitab yang diturunkan, dan satu dalam Nabi yang diutus. Namun ia menjadi banyak dalam tafsir. Ia menjadi beragam dalam pengejawantahan. Islam yang satu turun ke bumi manusia, dan bumi itu beragam rupa: tanah Arab yang kering, bumi Persia yang filosofis, tanah Melayu yang lemah lembut, hingga Nusantara yang penuh warna dan harmoni. Maka Islam pun mengambil warna tanah tempat ia dipijakkan.

Perbedaan wajah itu bukan perpecahan, melainkan bentuk dari keluwesan. Bukan cela, melainkan hikmah. Di Saudi Arabia, Islam hadir dalam corak yang ketat dan kaku. Di Iran, Islam berpadu dengan syi’isme yang filosofis dan kadang mistik. Di Malaysia dan Brunei, Islam tampil dalam format negara, dengan semacam sinergi antara kekuasaan dan kesucian. Di Indonesia, Islam menyatu dengan budaya, berwujud dalam gamelan dan syair, tahlilan dan silaturrahim.

Namun wajah-wajah itu tetaplah cermin dari satu ruh yang sama.

Cobalah kita merenung dalam perkara kecil: bersiwak. Dalam sunnah Nabi, siwak adalah bagian dari fitrah dan kebersihan. Dalam pemahaman yang ortodoks, bersiwak adalah menggunakan dahan pohon arak, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah ﷺ. Namun di zaman modern, bersiwak bisa berarti menyikat gigi dengan sikat dan odol. Esensinya tetap: menjaga kebersihan mulut. Tetapi bentuknya bisa berubah. Maka kita paham bahwa yang hakiki adalah maqasid, tujuan syariat, bukan semata-mata bentuk lahirnya.

Islam yang ortodoks menjaga bentuk, Islam yang modern menjaga esensi. Keduanya tidak harus bertentangan, selama keduanya tetap dalam rambu wahyu.

Jangan cepat-cepat menghakimi saudaramu yang berbeda dalam cara. Sebab bisa jadi mereka berjalan pada jalan yang sama, hanya melalui lorong yang berlainan. Islam adalah samudera luas. Siapa yang mengambil setetes darinya, tidak berhak mengklaim bahwa ia telah menggenggam semuanya.

Di sinilah letak rahmat Islam. Ia datang bukan untuk membaku-bekukan manusia, tapi untuk membimbing mereka dengan hikmah. Islam itu cahaya, dan cahaya akan menyinari segala rupa—tanpa membakarnya.

Maka, jangan buru-buru mengenali Islam dari wajahnya. Lihatlah isi hatinya. Timbanglah dengan ilmu, ukur dengan adab. Sebab Islam yang sejati akan menampakkan wajahnya bukan dalam klaim, tapi dalam akhlak, dalam kasih sayang, dalam rahmat bagi seluruh alam.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sedikitnya 55 persen pemudik sudah kembali ke Jakarta.

Next Post

Israel Bon Gaza Saat Kemarahan Meningkat  Menyusul  Pembunuhan 15 Petugas Medis

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
Israel Bon Gaza Saat Kemarahan Meningkat  Menyusul  Pembunuhan 15 Petugas Medis

Israel Bon Gaza Saat Kemarahan Meningkat  Menyusul  Pembunuhan 15 Petugas Medis

Bupati Indramayu Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Kemendagri Siapkan Pemanggilan

Bupati Indramayu Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Kemendagri Siapkan Pemanggilan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist