Jakarta – FusilatNews – Memasuki H-10 hingga H-1 Idul Fitri 1446H/Lebaran 2025, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.785.432 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek. Periode ini berlangsung dari Jumat hingga Minggu (21-30 Maret 2025).
Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) di empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni:
- GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa)
- GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung)
- GT Cikupa (menuju arah Merak)
- GT Ciawi (menuju arah Puncak)
“Total volume lalin yang meninggalkan Jabotabek ini naik 27,5 persen dibandingkan lalin normal (1.400.789 kendaraan) dan naik 1,8 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2024 (1.753.217 kendaraan),” ujar Lisye dalam keterangan resminya pada Senin (31/3/2025).
Distribusi Arus Lalu Lintas
Lisye menjelaskan bahwa distribusi lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek terbagi dalam tiga arah utama:
- Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 987.652 kendaraan (55,3%)
- Arah Barat (Merak): 472.318 kendaraan (26,4%)
- Arah Selatan (Puncak): 325.462 kendaraan (18,3%)
Berikut rincian distribusi lalu lintas:
1. Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)
- Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama 665.728 kendaraan (+141,5% dari lalin normal)
- Bandung melalui GT Kalihurip Utama 321.924 kendaraan (+1,2% dari lalin normal)
- Total kendaraan ke arah Timur: 987.652 kendaraan (+65,2% dari lalin normal)
2. Arah Barat (Merak)
- Melalui GT Cikupa 472.318 kendaraan (-2,5% dari lalin normal)
3. Arah Selatan (Puncak)
- Melalui GT Ciawi 325.462 kendaraan (-1,0% dari lalin normal)
Peningkatan Lalu Lintas di H-1
Hingga Minggu (30/3/2025), volume lalin yang meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol utama mencapai 220.875 kendaraan, meningkat 22,3 persen dibandingkan lalin normal (180.559 kendaraan).
“Jasa Marga mencatat lonjakan lalu lintas kendaraan menuju arah Timur, terutama Trans Jawa. GT Cikampek Utama mengalami lonjakan tertinggi dengan 98.452 kendaraan, naik 210,1 persen dari lalin normal (31.742 kendaraan),” ungkap Lisye.
One Way di KM 70 Jakarta-Cikampek Resmi Diakhiri
Setelah puncak arus mudik Idul Fitri 1446H pada Sabtu (29/3/2025), rekayasa lalu lintas one way di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga KM 414 resmi diakhiri. Penutupan ini dihadiri oleh:
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
- Kakorlantas Polri Agus Suryo Nugroho
- Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani
- Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono
- Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur
- Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti
Imbauan Jasa Marga bagi Pemudik
Lisye mengingatkan pemudik untuk mengantisipasi perjalanan selama libur Idul Fitri 1446H dengan baik. Jasa Marga memberikan beberapa imbauan, antara lain:
- Memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima
- Mengunduh aplikasi Travoy untuk informasi jalan tol terkini
- Mengecek kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik
- Mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan
- Mewaspadai rekayasa lalu lintas yang diberlakukan atas diskresi Kepolisian
Informasi lalu lintas terkini serta permintaan layanan jalan tol dapat diakses melalui:
- One Call Center Jasa Marga 24 jam di 14080
- Media sosial X (@PTJASAMARGA)
- Aplikasi Travoy (iOS & Android)


























