• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Layanan Publik

194 Juta Warga Indonesia Masuk Kategori Miskin Versi Bank Dunia – 68,25 Persen

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
June 10, 2025
in Layanan Publik, News
0
Bank Dunia Sebut Banyak Negara Terancam Utang
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Fusilatnews – Jumlah penduduk miskin Indonesia melonjak tajam menjadi 194,6 juta jiwa setelah Bank Dunia memperbarui standar garis kemiskinan global melalui June 2025 Update to the Poverty and Inequality Platform (PIP). Angka ini setara dengan 68,25 persen dari total penduduk Indonesia pada 2024, yang tercatat sebanyak 285,1 juta jiwa.

Lonjakan ini terjadi karena Bank Dunia mengganti metode penghitungan dari Purchasing Power Parities (PPP) 2017 menjadi PPP 2021. Perubahan tersebut menaikkan ambang batas kemiskinan global untuk negara berpendapatan menengah atas – seperti Indonesia – dari 6,85 dolar AS menjadi 8,30 dolar AS per orang per hari.

“Revisi PPP mencerminkan data terbaru mengenai garis kemiskinan nasional yang menyiratkan revisi ke atas lebih dari yang disarankan oleh perubahan harga murni,” tulis Bank Dunia dalam dokumen resminya.

Kontras dengan Data Resmi BPS

Perhitungan Bank Dunia ini berbanding terbalik dengan klaim Badan Pusat Statistik (BPS), yang menyebut jumlah penduduk miskin Indonesia per September 2024 hanya 24,06 juta jiwa atau 8,57 persen dari populasi.

Perbedaan mencolok ini disebabkan oleh perbedaan metodologi. BPS menggunakan pendekatan kebutuhan dasar (Cost of Basic Needs/CBN), bukan PPP. Garis kemiskinan versi BPS dihitung berdasarkan pengeluaran minimum untuk kebutuhan makanan dan non-makanan, serta disesuaikan dengan struktur konsumsi rumah tangga.

Garis kemiskinan nasional per kapita versi BPS pada September 2024 tercatat Rp 595.242 per bulan. Dengan rata-rata rumah tangga miskin terdiri dari 4,71 orang, maka pengeluaran minimum satu keluarga miskin adalah sekitar Rp 2,8 juta per bulan. Namun, nominal ini sangat bergantung pada lokasi. Misalnya, di Jakarta mencapai Rp 4,2 juta, sedangkan di NTT hanya sekitar Rp 3,1 juta.

Siapa yang Harus Dipercaya?

Perbedaan drastis antara standar internasional dan domestik memunculkan pertanyaan besar tentang validitas data kemiskinan di Indonesia. Jika merujuk pada PPP 2021 Bank Dunia, hampir 7 dari 10 warga Indonesia hidup dalam kemiskinan, sebuah gambaran yang kontras dengan narasi pemerintah tentang keberhasilan ekonomi.

Sementara pemerintah melalui BPS mengklaim metode mereka lebih merefleksikan kebutuhan riil masyarakat Indonesia, para pengamat menilai pendekatan global seperti yang digunakan Bank Dunia memberikan perspektif komparatif lintas negara, terutama dalam mengukur ketimpangan dan efektivitas kebijakan sosial.

Celios: Ukuran BPS Sudah Tak Relevan

Pusat Studi Ekonomi dan Hukum Indonesia (Celios) sebelumnya telah mengkritik metode BPS yang dianggap tak lagi mampu menangkap kompleksitas kemiskinan modern. Biaya hidup yang terus meningkat, inflasi yang menekan, dan daya beli yang stagnan dianggap tak tercermin dalam penghitungan BPS.

Dengan standar baru Bank Dunia, ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia terlihat jauh lebih parah dari yang digambarkan oleh data resmi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Amit-amit, Jangan Sampai Presiden Prabowo Dibunuh

Next Post

Mengapa Indonesia Tetap Mengimpor LPG Meski Kaya Gas Alam

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Yaqut Dirawat di RS Polri, KPK Pantau Ketat Kondisi Kesehatan Mantan Menteri Agama
Crime

Yaqut Dirawat di RS Polri, KPK Pantau Ketat Kondisi Kesehatan Mantan Menteri Agama

June 26, 2026
Negara Pelihara Penyiksaan atas Nama Perang Lawan Narkoba
Law

Negara Pelihara Penyiksaan atas Nama Perang Lawan Narkoba

June 26, 2026
Menuju Indonesia Bangkrut: Ketika Mahasiswa Menyerukan Reformasi Jilid Kedua
Feature

Menuju Indonesia Bangkrut: Ketika Mahasiswa Menyerukan Reformasi Jilid Kedua

June 26, 2026
Next Post

Mengapa Indonesia Tetap Mengimpor LPG Meski Kaya Gas Alam

Rekrutmen Tamtama untuk Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan Merusak Profesionalisme dan Roadmap Reformasi TNI

Rekrutmen Tamtama untuk Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan Merusak Profesionalisme dan Roadmap Reformasi TNI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama
Economy

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

by Karyudi Sutajah Putra
June 24, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Indonesia menargetkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) komersial perdananya tahun 2032. Rusia siap bekerja sama. Duta...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Penahanan Roy Suryo dan Tifa adalah Pelanggaran HAM? Ke Mana Pigai?

Penahanan Roy Suryo dan Tifa adalah Pelanggaran HAM? Ke Mana Pigai?

June 27, 2026
Safari Politik Jokowi Dimulai, Mengapa Partai Lain Terlihat Tenang? Ancaman The Zero-Sum Game

Safari Politik Jokowi Dimulai, Mengapa Partai Lain Terlihat Tenang? Ancaman The Zero-Sum Game

June 27, 2026
Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

June 27, 2026
Melawan Pengkhianatan Jokowi, Membela Marwah Soekarno

PDIP Tidak Bisa Lepas dari Tanggung Jawab Moral atas Lahirnya Jokowi

June 27, 2026
SAFARI POLITIK JOKOWI: UNTUK MASA DEPAN ANAK, ATAU MASA DEPAN DIRINYA SENDIRI?

SAFARI POLITIK JOKOWI: UNTUK MASA DEPAN ANAK, ATAU MASA DEPAN DIRINYA SENDIRI?

June 26, 2026
Razman Nasution: Sisi Lain Seorang Petarung yang Kini Mendekam di Cipinang

Razman Nasution: Sisi Lain Seorang Petarung yang Kini Mendekam di Cipinang

June 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Penahanan Roy Suryo dan Tifa adalah Pelanggaran HAM? Ke Mana Pigai?

Penahanan Roy Suryo dan Tifa adalah Pelanggaran HAM? Ke Mana Pigai?

June 27, 2026
Safari Politik Jokowi Dimulai, Mengapa Partai Lain Terlihat Tenang? Ancaman The Zero-Sum Game

Safari Politik Jokowi Dimulai, Mengapa Partai Lain Terlihat Tenang? Ancaman The Zero-Sum Game

June 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist