Saat ini BP Batam terus melakukan sosialisasi kepada warga untuk segera mendaftarkan rumah yang terdampak pembangunan Rempang Eco-city. Sosialisasi juga dilakukan dalam bentuk menyebarkan stiker dan spanduk pemberitahuan lokasi tempat pendaftaran yang berada di kampung.
Jakarta – Fusilatnews – Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) mencatat sekitar 87 rumah sudah mendaftar untuk direlokasi.pada Kamis siang, (14 /9) Suasana Pulau Rempang, Kota Batam, terlihat kondusif
Di beberapa ruas jalan menuju Kantor Camat Sembulang terlihat beberapa petugas gabungan mendatangi rumah-rumah warga. Begitu juga beberapa petugas lalu-lalang di sepanjang jalan. Beberapa mobil kepolisian juga melintas.
Saat ini BP Batam terus melakukan sosialisasi kepada warga untuk segera mendaftarkan rumah yang terdampak pembangunan Rempang Eco-city. Sosialisasi juga dilakukan dalam bentuk menyebarkan stiker dan spanduk pemberitahuan lokasi tempat pendaftaran yang berada di kampung.
Lokasi pendaftaran terdapat di Kantor Koramil RSKI, di kantor Camat di Kelurahan Rempang Cate.
Terlihat suasana kantor Camat Sembulang, petugas gabungan melakukan apel bersama. Mulai dari aparat polisi, TNI dan Ditpam BP Batam.
“Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Ada 10 tim yang kami turunkan ke masyarakat, masing-masing 12 orang,” kata Kasatgas Tim Percepatan Pembangunan Rempang Eco-city, Harlas Buana, Kamis, (14/9)
Sosialisasi disampaikan kepada masyarakat terkait rencana pengembangan kawasan, lokasi relokasi, hak yang didapatkan warga. “Tim kita ada dari, BP Batam, TNI dan Polri,” ujar Harlas.
Harlas mengatakan, pendaftaran rumah akan dibuka sampai tanggal 20 September 2023. “Target sosialisasi sampai tanggal 20 September, yang sudah mendaftar sekitar 87 Kepala Keluarga, target sekitar 650 KK di kawasan Sembulang ini,” katanya.
Tidak hanya menyebar spanduk dan pamflet pemberitahuan, Harlas mengatakan tim terpadu juga datang ke rumah-rumah warga menjelaskan rencana pembangunan. “Selain itu ada juga dengan mengumpulkan warga dan menjelaskan tentang rencana pembangunan ini,” katanya.
beberapa aparat terus berjaga di pos-pos terpadu Rempang Eco-city. Terdapat lima posko, posko 1 di Jembatan 4 Tanjung Kertang, posko 2 di Simpang Rempang Cate, posko 3 di Rest Area Sri Rezeki Simpang Sembulang, posko 4 simpang dapur 6 dan posko 4 di Kantor Camat Galang.Seperti diketahui BP Batam menargetkan pengosongan wilayah Pulau Rempang harus dilakukan sebelum 28 September 2023.

























