Operator taman hiburan mengatakan bahwa roller coaster otomatis akan berhenti jika sensor yang diinstal dalam mesin mendeteksi ketidaknormalan. Namun, penyebab pasti macetnya wahana ini masih belum diketahui.
Osaka – Fusilatnews – Sebuah roller coaster Flying Dinosaur di taman hiburan di Osaka, Jepang, mengalami gangguan tekhnis yang berakibat berhenti tiba-tiba di atas ketinggian 30 meter.
Akibatnya, 32 orang wisatawan tergantung terbalik pada Kamis, (14/12).
Kejadian ini terekam dalam video dan tersebar di platform X (dulu Twitter).
Dalam video tersebut, terlihat beberapa penumpang dalam kereta tergantung terbalik dan sedang dalam proses evakuasi petugas.
Roller coaster itu berhenti pada pukul 10.55 waktu setempat dan evakuasi dikabarkan memakan waktu selama sekitar 45 menit,
Tidak ada penumpang wahana yang jatuh dan terluka. Semuanya dievakuasi petugas dan dibawa ke tempat aman melalui tangga darurat.
The Strait Times melansir, para penumpang terlihat dalam keadaan baik-baik saja.
Operator taman hiburan mengatakan bahwa roller coaster otomatis akan berhenti jika sensor yang diinstal dalam mesin mendeteksi ketidaknormalan. Namun, penyebab pasti macetnya wahana ini masih belum diketahui.
Kasus roller coaster yang macet bukan pertama kali ini terjadi. Sebelumnya, pernah terjadi hal serupa di sejumlah taman bermain negara lain.
Di China pada Juni lalu, kelompok wisatawan yang berisi 11 orang harus tergantung dalam keadaan terbalik di roller coaster karena adanya pemadaman listrik yang menyebabkan kekacauan di sebuah taman hiburan di Provinsi Hebei.
Sebulan setelahnya, delapan wisatawan termasuk tujuh di antara anak-anak di Amerika Serikat, terjebak selama delapan jam di roller coaster yang tiba-tiba berhenti karena masalah teknik.
Sumber : VNExpress, Jumat (15/12).
























